Geomorfologi merupakan suatu kajian yang membahas terkait bentuk permukaan bumi dengan segala prosesnya yang terjadi yang menyebabkan adanya perbedaan bentuk. Proses yang terjadi dapat disebabkan oleh tenaga yang berasal dari dalam bumi (endogen), tenaga yang berasal dari luar bumi (eksogen), maupun tenaga ekstraterestrial. Beberapa konsep dasar yang perlu dipahami dalam kajian geomorfologi adalah sebagai berikut :
1. Proses pembentukan bentang lahan sama sepanjang waktu hanya intensitasnya saja yang membedakan.
Seperti yang telah dijelaskan proses pembentuk muka bumi dapat terjadi karena adanya gaya endogen, eksogen maupun gaya ekstraterestrial. Pada dasarnya proses tersebut terjadi sepanjang waktu dalam waktu yang relatif sama. Misalnya pada proses erosi, yang merupakan proses yang sejak lama sudah terjadi namun bisa saja erosi yang terjadi sekarang intensitasnya lebih kuat, itulah yang membedakannya.
Apabila erosi saat ini tidak dikendalikan dengan baik dapat membawa dampak negatif seperti dapat mempengaruhi kesuburan tanah sehingga dapat menyebabkan lahan kritis serta menyebabkan unsur tanah tidak kuat lagi yang berpotensi memunculkan daerah rawan longsor.
2. Proses geomorfologi memegang peran penting dalam menghasilkan bentuk lahan
Dalam kajian geomorfologi kurang lebih terdapat delapan satuan bentuk lahan yang umum yaitu struktural, vulkanik, denudasional, fluvial, karst, marine, aeolin, dan glasial. Beberapa satuan bentuk lahan tersebut tentunya dibentuk baik akibat proses endogen maupun eksogen.
3. Struktur geologi suatu daerah memiliki peran penting dalam menghasilkan relief
Struktur geologi atau struktur batuan sangat bervariasi, contohnya pada struktur batuan sedimen maka relief dari struktur batuan sedimen cenderung terlihat datar seperti daerah-daerah di sekitar Pantura. Berbeda halnya dengan struktur sedimen yang terbentuk oleh aktivitas tektonik, bisa jadi akan menghasilkan relief yang bergelombang.
4. Iklim sangat berpengaruh pada pembentukan suatu bentang alam
Tiga dari delapan jenis satuan bentuk lahan sangat bergantung pada iklim yaitu fluvial, aeolin, dan glasial. Fluvial terbentuk salah satunya diakibatkan oleh curah hujan yang relatif tinggi. Aeolin sangat bergantung pada kondisi curah hujan yang rendah juga angin yang dapat membentuk bentuk lahan tersebut. Glasial terutama di daerah yang memiliki empat musim, sangat tergantung pada proses atau fase suhu dan juga kondisi penyinaran matahari. Jika suhu relatif dingin otomatis air akan membeku.
5. Siklus geomorfik yang kompleks pada suatu lahan lebih sering dijumpai dari pada yang tunggal
Mengacu pada delapan jenis satuan bentuk lahan yang umum terjadi jika kita aplikasikan pada suatu daerah katakanlah daerah Bandung Raya maka dapat dilihat dalam suatu anatomi Bandung Raya sendiri terdapat lebih dari satu satuan bentuk lahan yang terbentuk seperti karst, fluvial, dan sebagainya. Hal tersebut menyatakan bahwa siklus geomorfik yang kompleks sering terjadi pada suatu wilayah.
6. Makhluk hidup berpengaruh terhadap perubahan dan pembentukan bentang alam
Hal ini sudah tidak asing sebab antara makhluk hidup dan alam memiliki hubungan yang erat dan mampu mempengaruhi satu sama lainnya. Contohnya lumut yang dapat mengubah bentuk lahan secara perlahan melalui proses pelapukan. Begitu pula dengan hewan dan manusia yang dapat mengubah segala hal.
Itulah beberapa konsep dasar yang perlu diketahui dalam kajian geomorfologi, semoga bermanfaat.
Tag
Baca Juga
-
Dari Novel ke Film: The Housemaid Sebuah Thriller Psikologis yang Mencekam
-
Obsesi Kekuasaan dan Keserakahan Manusia atas Alam dalam Novel Aroma Karsa
-
Advokasi Gender dalam Novel Perempuan yang Menangis Kepada Bulan Hitam
-
Ulasan Novel Lelaki Harimau: Kekerasan Rumah Tangga hingga Trauma Generasi
-
5 Fakta Menarik Novel Animal Farm Jelang Adaptasi Film di Tahun 2026
Artikel Terkait
Ulasan
-
Ulasan Film Na Willa: Nostalgia Hangat yang Bikin Rindu Masa Kecil
-
Film Dream Animals: The Movie, Hewan Lucu Selamatkan Dunia Camilan
-
Review S Line: Garis Merah yang Menguak Rahasia Terdalam Manusia
-
Film Back to the Past: Sekuel Wuxia Modern yang Solid dan Menghibur
-
Film Magellan: Slow Cinema Terindah Tentang Kehancuran
Terkini
-
Seiyu Awards 2026 Umumkan Pemenang, VA Denji Chainsaw Man Bawa Pulang Piala
-
WFH demi Hemat BBM: Solusi Visioner atau Sekadar Geser Beban ke Rakyat?
-
Dear Pemudik, Jika Lelah Jangan Paksakan Diri Berkendara
-
Keadilan yang Harus Dipaksa: Catatan di Balik Gugatan UU Pensiun 1980
-
Vivo V70 Resmi Hadir: Upgrade Kecil yang Terasa Lebih Flagship