Bagi sebagian orang, masa sekolah selalu membekaskan kenangan tersendiri. Setiap momen yang terjadi pada masa sekolah, akan selalu menjadi bagian dari kenangan seseorang. Baik itu momen yang menyenangkan, maupun momen yang kurang mengenakkan, atau momen yang diciptakan secara individu, maupun momen yang terjadi secara bersama-sama karena diprogramkan oleh sekolah.
Nah, di film berjudul Yoru No Pikuniku (Night Time Picnic) produksi Jepang ini, kita akan disuguhi sebuah momen yang mengesankan, dan tak terjadi di sekolah-sekolah lain. Iya, SMA dalam film ini, memiliki sebuah tradisi unik, dimana para siswa kelas akhir yang bersekolah di SMA tersebut akan diajak untuk melakukan sebuah perjalanan sepanjang 80 kilometer dalam waktu 24 jam.
Film yang diangkat dari novel dengan judul yang sama karya penulis Rika Onda ini sejatinya sudah rilis pada tahun 2006 lalu. Namun karena mengangkat sebuah kisah unik tentang masa-masa SMA, maka tak ada salahnya jika ditonton pada masa kini karena bisa menjadi ajang untuk membuka kenangan masa-masa SMA kita dulu.
Seperti yang telah saya tuliskan, plot utama dalam film ini adalah tentang perjalanan siswa kelas akhir SMA untuk menempuh perjalanan 80 km dengan waktu 24 jam. Namun, dalam film ini disisipi oleh kisah pelik antara Takako Koda (diperankan oleh Mikako Tabe) dan juga You Nishiwaki (diperankan oleh Takuya Ishida).
Selama mereka bersekolah di SMA yang sama, keduanya tak pernah saling bertegur sapa, apalagi sampai berbicara dengan intens. Padahal, teman-teman mereka menilai bahwa keduanya memiliki banyak kecocokan satu sama lain, dan menyangka bahwa keduanya sama-sama memiliki perasaan terhadap satu sama lain.
Namun, ternyata ada rahasia besar di antara mereka berdua yang tak diketahui oleh teman-teman seangkatan. Sejatinya, Takako Koda dan juga You Nishiwaki adalah saudara tiri. Namun, mereka berdua tak pernah berbicara satu sama lain karena merasa sama-sama canggung.
Di momen perjalanan malam tersebut, segala uneg-uneg yang terpendam di antara mereka berdua pun di ungkapkan kepada satu sama lain. Ingin tahu uneg-uneg apa yang dibicarakan oleh mereka? semuanya ada di film ini ya teman-teman.
Oh iya, meskipun film ini mengajak kita untuk menyelami hubungan aneh antara dua saudara tiri ini, namun jangan salah, ada banyak hal-hal unik dan kejadian-kejadian menarik yang menghiasi perjalanan 80 kilometer para siswa ini lho. Kira-kira, pada mampu menyelesaikan perjalanan sepanjang ini tidak ya?
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
-
Ulasan Film Sunyi: Budaya Senioritas Berujung Neraka di Sekolah Unggulan
-
Cocok Ditonton Saat Libur Lebaran, 5 Rekomendasi Film Indonesia Bertema Mudik
-
6 Destinasi Wisata Terbaik di Kota Wisata Cibubur
-
5 Rekomendasi Film yang Cocok Ditonton Bareng Keluarga saat Libur Lebaran 2022, Lengkap dengan Jadwal Tayang
Ulasan
-
Suicide Awareness Month: 5 Novel yang Mengajarkan Pentingnya Support System
-
Memaknai Cinta Bagi Orang Dewasa di Novel Hingga Ujung Cakrawala
-
Ujian Hubungan Jangka Panjang: Mengapa "Before Midnight" Adalah Film Paling Jujur Tentang Pernikahan
-
Distraksi Patah Hati: Belajar Melepaskan dan Terluka Sewajarnya
-
Bukan Hanya Romance: Bagaimana Trilogi 'Before' Memotret Realisme Hubungan
Terkini
-
Hotel Inhumans Rilis Lagu Tema untuk Musim Kedua, Tayang Perdana 4 Oktober
-
Menjaga Daya Kritis Gen Z, Suara.com dan Bulaksumur UGM Gelar Gen Z Impact
-
5 Parfum Floral-Musk Terbaik untuk Wanita, Wangi Lembut tapi Memikat!
-
Terapi Gratis Anti-Stres: Keajaiban Memeluk Pohon yang Jarang Disadari
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026