Bagi sebagian orang mungkin akan langsung merasa enggan bila diminta untuk mempelajari ilmu pengetahuan tentang akuntansi yang terasa njelimet dan memusingkan. Hal ini dapat dimaklumi karena akuntansi berkaitan erat dengan tabel-tabel dan penghitungan yang harus dilakukan secara cermat dan sistematis.
Secara umum, pengertian akuntansi adalah suatu proses mencatat, meringkas, mengklasifikasikan, mengolah, dan menyajikan data transaksi, serta berbagai aktivitas yang berhubungan dengan keuangan, sehingga informasi tersebut dapat digunakan oleh seseorang yang ahli di bidangnya dan menjadi bahan untuk mengambil suatu keputusan (Wikipedia).
Dalam kata pengantar buku berjudul Panduan Lengkap dan Praktis Akuntansi Jasa, Dagang, dan Perbankan Akifa P. Nayla menjelaskan bahwa secara riil, buku ini sangat berbeda dibanding buku-buku sejenis yang banyak dijual di pasaran. Sebab, buku ini ditulis untuk dijadikan sebagai pedoman, bukan sekadar bahan bacaan.
Oleh karena itu, buku ini sangat cocok digunakan sebagai panduan dalam mempelajari ilmu akuntansi di perguruan tinggi. Selain itu, patut digunakan sebagai acuan seorang akuntan dalam bekerja di perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang jasa, perdagangan, ataupun perbankan (halaman 5-6).
Akifa P. Nayla memaparkan bahwa dalam ilmu akuntansi, dikenal dua macam sistem pencatatan persediaan barang dagang, yakni sistem fisik (periodic system) dan sistem kontinu (perpetual system). Dua sistem ini mempunyai pedoman akuntansi yang berbeda.
Berkaitan dengan sistem fisik (periodic system), pedoman akuntansi meliputi hal-hal antara lain: tidak terdapat akun persediaan (akun persediaan dihapuskan), pembelian barang dagangan akan dicatat pada kolom debit pada akun pembelian, piutang usaha akan dicatat pada kolom debit pada akun penjualan barang dagangan, dan lain-lain (halaman 96).
Pencatatan persediaan barang yang kedua menggunakan sistem kontinu (perpetual system). Sistem ini mempunyai pedoman akuntansi yang berbeda dengan sistem fisik (periodic system). Di antara pedoman akuntansi dari sistem kontinu misalnya: pembelian barang dagangan akan dicatat pada kolom debit pada akun persediaan, beban angkut pembelian akan dicatat pada kolom debit akun persediaan, dan lain-lain (halaman 99).
Buku yang disusun oleh Akifa P. Nayla, SE., Akt. dan diterbitkan oleh penerbit Laksana Yogyakarta ini semoga dapat membantu para mahasiswa dan orang-orang yang terjun di dunia perakuntansian. Semoga ulasan ini bermanfaat.
Baca Juga
-
Dari Batagor Bang Agus Hingga Pindang Bandeng: Menelusuri Ragam Kuliner di Jakarta
-
Review Buku Fobia Cewek: Kumpulan Kisah Lucu dari Pesantren hingga Jadi Penulis
-
Cinta Itu Fitrah, Tapi Sudahkah Kamu Menaruhnya di Tempat yang Tepat?
-
Berhenti Takut Merasa Sepi! Ini Rahasia Mengubah Kesendirian Menjadi Penyembuhan Diri
-
Menyorot Tradisi Membaca Buku di Negara Jepang di Buku Aneh Tapi Nyata
Artikel Terkait
Ulasan
-
Review Film Pemikat Jiwa: Pelet, Ego, Obsesi, dan Cinta Laknat
-
Layak Tonton atau Lewatkan? Kupas Tuntas Film Moana Live Action 2026
-
Lebih dari Sekadar Kungfu: Mengapa Tai Chi Master adalah Film Jet Li yang Paling Ngenes?
-
Ulasan "Limited Time", Novel Korea dengan Kisah Remaja yang Menyentuh
-
Drama Study Group, Ketika Hierarki Sekolah Ditentukan oleh Kekuatan Fisik
Terkini
-
Di Balik Sorot Lampu Stadion: Jayden Adams dan Bukti Bahwa Pesepak Bola Juga Manusia Biasa
-
Wonderwall, Oasis, dan Mimpi Inggris Menjuarai Piala Dunia 2026
-
Urban Eco Journey: Cara Seru Trash Ranger Rayakan Ulang Tahun Sambil Menyelamatkan Bumi
-
Cuaca Makin Terik! Lakukan 5 Langkah Ini Agar Kulit Tak Cepat Kusam dan Menua
-
Kereta Api Bukan Dapur Berjalan! Alasan Logis Mengapa Stopkontak KAI Haram untuk Rice Cooker