Bicara tentang wajah, setiap orang tentu memiliki wajah yang berbeda-beda. Satu dengan yang lain memiliki perbedaan, meskipun ada juga yang memiliki kesamaan, misalnya karena terlahir kembar. Namun, meskipun terlahir kembar, biasanya karakter atau watak satu sama lain berbeda.
Kesimpulannya, setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Tak hanya bentuk wajah yang beragam tapi juga bagian-bagian penting yang terdapat di seputar wajah kita juga memiliki perbedaan.
Misalnya, ada orang yang memiliki hidung bangir dan ada yang pesek. Ada yang dikaruniai alis tebal dan banyak juga yang memiliki alis mata yang tipis. Tugas kita adalah mensyukuri apa pun karunia pemberian Tuhan dan berusaha menjaga perilaku kita.
Bicara tentang alis yang beragam, dalam buku “Rahasia di Balik Bentuk Wajah” ini dijelaskan, bahwa alis mata dapat memberikan petunjuk mengenai tenaga-tenaga kreatif, mental, seksualitas, dan motivasi yang Anda miliki. Alis juga dapat digunakan sebagai petunjuk bagaimana seseorang berinteraksi dengan keluarga, orang lain, dan masyarakat.
Semakin besar dan tebal alis mata, maka semakin bersemangat, kuat, agresif, aktif, dan dinamis pemiliknya. Sebaliknya, alis mata yang tipis menunjukkan seseorang yang sensitif dan memiliki kesehatan yang tidak begitu kuat.
Rambut yang tumbuh dengan arah yang berbeda-beda menunjukkan pemikiran yang tidak pernah beristirahat, seseorang yang perlu bantuan untuk bisa berkonsentrasi (halaman 33).
Dwi Sunar Prasetyono menjelaskan, jika seseorang memiliki alis mata berjauhan, ini mengindikasikan orang tersebut suka kebebasan. Ia umumnya memiliki pribadi yang independen, tidak suka diatur atau mengatur. Sifat-sifat dasar yang ia miliki, seperti mudah beradaptasi, suka bergaul, dan bertenggang rasa, sangat membantu dirinya dalam berinteraksi dengan masyarakat.
Melalui buku 'Rahasia di Balik Bentuk Wajah' karya Dwi Sunar Prasetyono ini, kita dapat mengetahui beragam bentuk wajah manusia beserta karakter masing-masing. Tentu kita tak perlu mengamini semua keterangan dalam buku ini.
Anggaplah apa yang dipaparkan dalam buku ini sebagai wawasan tambahan dan menjadi salah satau upaya bagi kita untuk lebih waspada dan menjadi manusia lebih baik di masa mendatang.
Baca Juga
-
Rangkaian Kisah Penuh Hikmah dalam Buku Berguru pada Saru
-
Pentingnya Memiliki Prinsip Hidup dalam Buku Menjadi Diri Sendiri
-
Menjalani Hidup dengan Tenang dalam Buku Hujan Bahagia
-
Menciptakan Kehidupan yang Harmonis dalam Buku Komunikasi Bebas Konflik
-
Sebuah Upaya Menghindari Penyakit: Buku 'Jagalah Sehatmu Sebelum Sakitmu'
Artikel Terkait
-
Review Novel 'Kokokan Mencari Arumbawangi': Nilai Tradisi di Dunia Modern
-
Perjalanan Menemukan Kebahagiaan dalam Ulasan Novel The Burnout
-
7 Manfaat Kesehatan Mengejutkan dari Membaca Buku Setiap Hari
-
Mengapa Sperma Salmon Jadi Tren Perawatan Anti-Aging Terbaru?
-
Novel Homicide and Halo-Halo: Misteri Pembunuhan Juri Kontes Kecantikan
Ulasan
-
Webtoon My Reason to Die: Kisah Haru Cinta Pertama dengan Alur Tak Terduga
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Review Novel 'Kokokan Mencari Arumbawangi': Nilai Tradisi di Dunia Modern
-
Ulasan Film 4PM, Ketika Premis Sederhana Dieksekusi dengan Membahana
-
First Impression Series 'Leap Day': Saat Ulang Tahun Jadi Kutukan Mematikan
Terkini
-
3 Tahun Hiatus, Yook Sung Jae Beberkan Alasan Bintangi 'The Haunted Palace'
-
Hanya 4 Hari! Film Horor Pabrik Gula Capai 1 Juta Penonton di Bioskop
-
4 Drama Korea Terbaru di Netflix April 2025, Dari Thriller hingga Romansa!
-
AI Ghibli: Inovasi atau Ancaman Para Animator?
-
6 Rekomendasi Tempat Wisata Viral di Bandung, Cocok untuk Liburan Keluarga