Setiap orang memiliki potensi luar biasa untuk dikembangkan. Tugas kita adalah berusaha untuk menggali berbagai potensi yang ada di dalam diri, lalu berusaha untuk mewujudkannya dalam tindakan nyata.
Potensi manusia, sebagaimana diungkap dalam buku “It’s Showtime!” besar atau luasnya itu tidak terbatas. Potensi manusia benar-benar luar biasa sebenarnya. Tuhan bahkan telah menegaskan hal itu dengan memutuskan bahwa manusia adalah pemimpin dunia.
BACA JUGA: Review Buku Guru Posting Berdiri Murid Update Berlari, Potret Sekolah Ideal
Apa yang kita yakini di dalam benak kita adalah kunci penting dari seluruh prestasi atau pencapaian hidup kita, termasuk di dunia kerja. Semua yang telah kita peroleh serta hadapi saat ini, besar maupun kecil, adalah hasil dari apa yang kita pikir, lihat, dengar, rasakan, dan alami di dalam benak kita. Keyakinan kitalah yang menentukan batas potensi diri kita (hlm. 58).
Dalam hidup ini, sejatinya setiap orang sedang berlomba-lomba dalam meraih sesuatu yang dimpikannya. Tugas setiap orang adalah berusaha menampilkan hal terbaik dalam dirinya. Oleh karenanya, berusaha menjadi pribadi yang baik dari hari ke hari menjadi PR kita bersama.
Penting dipahami bahwa setiap orang memiliki prestasinya masing-masing. Manusia yang satu dengan lain sebenarnya saling melengkapi dan inilah alasan mengapa kita harus berusaha saling menghormati dan menghargai satu sama lain.
BACA JUGA: Review Buku 'Di Tengah Kegelapan Inuvik', Menghadapi Masa Lalu yang Buruk
Perihal prestasi manusia, tentu sangat beragam bentuknya. Dalam buku terbitan Grasindo (Jakarta) ini dijelaskan, prestasi tidak melulu identik dengan kepandaian. Prestasi lebih identik dengan determinasi, disiplin, dan kemampuan mengelola diri sendiri. Ada demikian banyak orang yang pintar secara akademis, tetapi tidak terlalu cemerlang di dunia karier. Banyak juga orang yang biasa-biasa saja secara akademis, tetapi berhasil memperoleh prestasi gemilang di tempat kerja.
Tentu saja, ada mereka yang pintar secara akademis dan cemerlang di tempat kerja. Sekali lagi, itu semua membuktikan satu hal: semua bisa berprestasi apabila bersedia memberikan upaya lebih. Sesederhana itu (hlm. 14).
Buku motivasi yang ditulis oleh Kukuh Wahyu Aji, Guguh Unggul Satriadi, dan Nugroho Nusantoro ini sangat menarik dijadikan sebagai bahan pelecut semangat bagi para pembaca.
Harapan saya, buku ini dapat membantu siapa saja untuk terus berupaya menggali potensi diri yang tidak terbatas. Selamat membaca semoga kita berhasil meraih sukses di bidang masing-masing.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Review Buku Guru Posting Berdiri Murid Update Berlari, Potret Sekolah Ideal
-
Review Buku 'Di Tengah Kegelapan Inuvik', Menghadapi Masa Lalu yang Buruk
-
Ulasan Buku Deception Point Karya Dan Brown, Intrik Politik dan Kecanggihan Teknologi
-
Ulasan Buku Bomber Mafia Karya Malcolm Gladwell: Malam Terpanjang pada Perang Dunia II
-
6 Tips Sederhana agar Hubungan Anda dan Pasangan Tetap Awet dan Bahagia: Nomor 4 Paling Susah Dilakukan?
Ulasan
-
Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat: Mengapa Terlalu Berusaha Justru Menjauhkan Bahagia?
-
Nostalgia Ramadan: Keabadian Lagu 'Cinta Rasul' Sulis dan Haddad Alwi
-
Review Buku Puasa Para Nabi: Mengurai Hikmah Bulan Ramadan
-
New Wisata Wendit: Ikon Legendaris Malang yang Cocok Jadi Destinasi Liburan Keluarga
-
Penghakiman Sosial dalam Cerpen Malam Terakhir Karya Leila S. Chudori
Terkini
-
Pertemuan di Masjid Kota
-
Di Balik Nasi Sisa Sahur: Refleksi Emak-Emak tentang Ramadan dan Kesederhanaan
-
Kisah Perjalanan YouthID: Saat Anak Muda Menembus Batas, Mendengar Suara Disabilitas di Aceh
-
Tayang 28 Maret Nanti, Intip Sinopsis Anime Agents of the Four Seasons
-
Taecyeon 2PM Dikabarkan Akan Menikah Bulan April, Agensi Beri Tanggapan