Hati adalah salah satu organ yang sangat istimewa dalam tubuh manusia. Hati kita, bila selalu dikondisikan dengan baik, maka akan membantu kebaikan tingkah laku kita. Oleh karenanya, bila ingin perilaku kita baik, maka berusahalah untuk selalu menjaga hati agar tetap dalam kondisi baik dan positif.
Dalam buku ‘Mulai dari Hati, Menjaga yang Bening, Memperbaiki yang Berkarat’ dipaparkan bahwa hakikatnya, manusia mampu mengenal Allah hanya dengan hatinya, tidak dengan anggota tubuh yang lain. Hatilah yang mempunyai peran paling penting dalam hubungan makhluk dengan penciptanya. Dialah yang dekat kepada Allah, dialah yang beramal karena Allah, dialah yang berjalan menuju Allah, dialah yang lebih diutamakan oleh Allah, dan dialah yang mengenal apa-apa yang ada di sisi Allah.
Hati merupakan penggerak aktivitas dan amal manusia. Dialah yang mengatur setiap detik perlakuan manusia, seperti raja yang memerintah rakyatnya, majikan yang menyuruh pembantunya, atau manusia yang menggunakan alatnya. Oleh karenanya, hati merupakan kunci diterima amal apabila ia mampu konsisten dalam ibadahnya kepada Allah (hlm. 8).
Dapat disimpulkan bahwa hati menjadi pusat dari segala amal perbuatan. Hati jugalah yang membantu mengantarkan manusia agar saling menyayangi satu sama lain. Hati yang penuh kasih sayang, akan memiliki kepekaan sosial yang tinggi.
Ada sebuah hadis riwayat Bukhari dan Muslim, yang dapat kita jadikan renungan bersama. Rasulullah Saw. bersabda, “Yang namanya kaya bukanlah dengan banyaknya harta (atau banyaknya kemewahan dunia). Tetapi, yang namanya kaya adalah hati yang selalu merasa cukup” (hlm. 26).
Hati yang merasa cukup, salah satu cirinya adalah hati yang selalu bersyukur dan menerima segala ketentuan dari-Nya. Hati yang tidak iri dan dengki dengan rezeki orang lain.
Menjaga hati agar selalu terjaga kebersihannya memang bukan hal mudah. Tapi harus terus kita upayakan. Perihal hati yang bersih, dalam hadis riwayat Ibn Majah dan Thabrani, dijelaskan, “Apakah yang dimaksud dengan orang yang bersih hatinya? Rasulullah menjawab: ‘Dia adalah orang yang bertakwa (takut) kepada Allah, yang suci hatinya, tidak ada dosa dan kedurhakaan di dalamnya, serta tidak ada pula dendam dan hasad” (hlm. 44).
Buku ‘Mulai dari Hati, Menjaga yang Bening, Memperbaiki yang Berkarat’ (Quanta, 2018) karya Riki Suardi ini dapat dijadikan sebagai bacaan yang akan memotivasi kita agar berusaha menjaga hati agar tetap dalam kondisi baik dan tidak berkarat. Hati yang berkarat adalah hati yang sudah tidak mau lagi menerima hal-hal baik atau selalu ingin menentang perintah-Nya.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Bedah Buku 'Sebilah Lidah': Ketika Puisi Menelanjangi Sisi Gelap Manusia Modern
-
Lika-liku Menjadi Tukang Ojek Online: Catatan Harian Bang Ojol
-
Unpopular Opinion: Kita Butuh Cancel Culture yang Lebih Kejam untuk Figur Publik Bermasalah
-
Self Reward sebagai Bentuk Perayaan atau Pemborosan?
-
Fenomena 'Beli Teman' dan Jasa Teman Jalan: Solusi Kesepian atau Modus Terselubung?
Artikel Terkait
-
Ulasan Buku Spirit of Life, 25 Inspirasi dan Motivasi Penggugah Jiwa
-
Review Lagu NMIXX Sonar (Breaker), Usung Topik tentang Meraih Impian
-
Delapan Hal Tentang Cowok yang Jarang Terungkap di Mata Cewek, Setuju?
-
Ulasan Buku Hello Karya Tere Liye, Kisah Cinta Setara Walau Berbeda Kasta
-
Ulasan Buku 'Beauty Undercover for Muslimah', Pentingnya Menjaga Penampilan
Ulasan
-
Membongkar Mitos: Benarkah Pemimpin Harus Galak dan Toksik Agar Perusahaan Sukses?
-
Mencermati Arti Kehidupan: Buku Seorang Wanita yang Ingin Menjadi Pohon
-
Investasi Praktis dan Ramah Pemula Lewat New BIONS by BNI Sekuritas
-
Seni Mengenang dan Mengikhlaskan dalam Drama The Rainbow in Our Memory
-
Mengupas Luka Batin Masa Kecil Lewat Buku 'Seorang Anak yang Bersembunyi di Balik Topeng Superhero'
Terkini
-
Prekuel John Wick Digarap dalam Versi Animasi, Keanu Reeves Ikut Bergabung
-
Kisah Heroik HMS Ark Royal: Sang 'Lucky Ship' Penentu Kemenangan di Teater Atlantik
-
Ironi Maskulinitas: Cowok Nangis Dibully, tapi Pelaku Catcalling Malah Dimaklumi?
-
Mengenal Gerakan #CuekinBuzzer: Jurus Netizen Bungkam Akun Provokator
-
Harga Sebuah Stempel