The Rules of Life karya Templar Richard, adalah buku non fiksi tentang self improvement. Isinya pun tidak terlalu tebal, hanya 226 halaman, membuat buku ini nyaman untuk dibaca.
Buku terbitan Erlangga ini berisi tentang aturan dalam hidup karena hidup memang butuh rambu-rambu. Buku ini mengingatkan saya untuk mengingat kembali aturan kehidupan jika memang ingin meraih kebahagiaan dan kesuksesan. Namun sukses yang dimaksud di sini bukan lah dalam segi materi, melainkan dalam bersosial.
Penulis memaparkan aturan kehidupan yang sangat quote-able dengan bahasa yang mudah dipahami. Kalimatnya pun mengalir dan rasanya ingin terus membalik halaman buku ini.
Buku ini begitu menyentuh perasaan. Tanpa menggurui, pembaca dipandu untuk mengetahui bagaimna cara mempengaruhi orang lain, bagaimana membangun hubungan dengan teman, pasangan, dan orang tua.
Buku ini juga membuat seseorang bisa lebih mengenal dirinya sendiri. Lalu apa pengaruh diri kita pada dunia, dan kesan apa yang kita tinggalkan pada sekitar.
Aturan hidup itu memang tidak mudah tapi bukan berarti kita tidak bisa mengikutinya. Karena jika aturan hidup itu mudah, pasti semua orang akan bisa meraih kebahagiaan dan sukses dalam bersosialisasi. Namun nyatanya, masih banyak orang yang kesulitan dalam bersosial. Seperti misalnya tidak mudah mengatur emosinya.
Namun meski begitu, jangan pernah menyerah untuk bangkit dan memperbaiki hidup. Karena dalam buku ini akan dijabarkan 5 bidang aturan.
Pertama, yaitu aturan untuk diri sendiri. Kedua, aturan berpasangan. Ketiga, aturan tentang keluarga dan teman. Keempat, aturan sosial. Terakhir, aturan dunia.
Namun semua ini hanya panduan. Setiap aturan bisa disesuaikan dengan kondisi masing-masing individu, pola asuhan, usia, dan situasi.
Masing-masing kita memang buku "The rules of life" untuk menjadi pengingat. Karena meski sudah mengetahui teorinya, terkadang kita lupa dan butuh diingatkan agar tetep berada di jalan yang lurus.
Buku ini menyampaikan aturan kehidupan yang bersifat universal, jelas dan sederhana. Jika kamu memang menginginkan kesukesan dan kebahagiaan, jangan pernah menyerah untuk berpegang pada aturan ini walau sering terasa sulit.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Realitas Kompleks Kehidupan Anak-Anak dalam Novel 'Na Willa'
-
Jawab Semua Rasa Penasaranmu Melalui Buku Ensiklopedi Palestina Bergambar
-
Tuhan Telah Mengatur Rezeki Manusia dalam Buku 'Agar Dimudahkan Rezeki'
-
Seni Mencintai Menurut Erich Fromm
-
Memaknai Kebahagiaan Lewat Hal-Hal Sederhana di Buku Happiness Is Homemade
Ulasan
-
Buku Sibling Rivalry, Mengurai Trauma Masa Kecil dan Persaingan Antarsaudara
-
Dear Muslim Child: Buku Inspiratif untuk Tumbuhkan Percaya Diri Anak Muslim
-
Mencicipi Nasi Telur Mang One Jambi: Telur Garing, Nasi Daun Jeruk, dan Sensasi Paru Mercon
-
Ulasan Novel Supernova Akar, Petualangan Bodhi Mencari Jati Diri
-
Review You and Everything Else: Saat Persahabatan Jadi Sumber Luka Dalam
Terkini
-
Di Depan Penyakit, Tak Ada Nasionalisme yang Lebih Penting dari Kesembuhan
-
Kirsten Dunst Gabung Sekuel The Housemaid, Intip Sinopsis dan Jadwal Tayang
-
Mau Tampil Gentle? Intip 4 OOTD Dandy Smart Casual ala Kang Hoon
-
5 Coffee Shop 24 jam untuk Kamu yang Bosan Nugas di Kos
-
Yurizal, BPJS, dan Harga Sebuah Empati