Beberapa waktu yang lalu, KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo menyampaikan bahwa suku cadang untuk perawatan pesawat latih tempur BAE Hawk 100/200 yang dimiliki oleh TNI-AU saat ini mulai mengalami kelangkaan. Melansir dari akun Twitter X resmi Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, @kemhan_RI, TNI-AU akan segera memensiunkan pesawat yang dibeli sejak dekad 1980-1990an tersebut dan diharapkan akan digantikan dengan pesawat latih tempur yang lebih baru.
Mengutip dari laman janes.com, TNI-AU hingga tahun 2024 ini mengoperasikan 22 unit jet latih tempur BAE Hawk varian 209 dan 7 unit BAE Hawk 109. Direncanakan, pesawat BAE Hawk tersebut akan digantikan dengan pesawat tempur Dassault Rafale yang dipesan oleh Indonesia sebanyak 42 unit.
Mulai Digunakan Oleh TNI-AU Sejak Dekade 1980-an
Jet latih tempur BAE Hawk memang merupakan salah satu jet tempur yang cukup berumur dalam jajaran alutsista TNI-AU. Melansir dari laman aviahistoria.com, jet ini mulai dioperasikan oleh TNI pada dekad 1980-an dengan varian BAE Hawk Mk.53 yang dibeli langsung dari Inggris. Pesawat ini dibeli guna menggantikan L-29 Delfin buatan Cekoslovakia yang kian menua pada masa itu.
Suksesnya pengoperasian Hawk Mk.53 di Indonesia, TNI-AU kemudian membeli kembali pesawat tempur tersebut pada dekade 1990-an. Kali ini pesawat yang dibeli adalah varian 109 yang merupakan varian latih tempur dan varian 209 yang merupakan varian latih tempur dan serang ringan. Jet tempur BAE Hawk yang dioperasikan oleh TNI juga pernah turun dalam berbagai misi pengawasan teritorial dan juga disebut-sebut sempat digunakan dalam misi penumpasan GAM di Aceh.
Mampu Terbang Dengan Kecepatan Mach 1.2
Guna mendukung perannya sebagai jet latih tempur dan serang ringan, pesawat jet tempur BAE Hawk ditenagai oleh 1 unit mesin Rolls-Royce Turbomeca Adour Mk 871 non-afterburning turbofan. Melansir dari laman militarytoday.com, mesin ini mampu menerbangkan pesawat yang tergolong ringan tersebut dengan kecepatan hingga 1.037 km/jam atau sekitar mach 1.2.
Pesawat yang mampu membawa 1 atau 2 orang pilot tergantung dari variannya ini mampu mencapai jarak jelajah sekitar 892 km. Persenjataan utama dari pesawat tempur ini adalah sepucuk meriam otomatis Aden 30 mm. Selain itu, pesawat ini mampu membawa berbagai jenis rudal serang darat, rudal anti serangan udara, bom berpemandu maupun bom standar dan juga mampu membawa tanki bahan bakar cadangan dan sistem pelacakan terintegrasi.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Piala Dunia 2026: Cetak Rekor, Erling Haaland Kian dekat Raih Gelar Topskor
-
Fenomena Kiper 'Pahlawan' di Piala Dunia 2026: Dari Fase Grup Langsung Dilirik Klub Elite
-
Portugal Unjuk Gigi Lumat Uzbekistan! Inikah Tahun Kejayaan Ronaldo di Piala Dunia Terakhirnya?
-
Piala Dunia 2026: Cetak Brace, Cristiano Ronaldo Panaskan Perburuan Topskor
-
Piala Dunia 2026: Nestapa Timnas Turki, Gagal karena Kutukan Hakan Sukur?
Artikel Terkait
-
Tiga Tahun Kudeta, PBB Desak Junta Myanmar Hentikan Kekerasan: Ribuan Orang Disiksa hingga Dibunuh!
-
Tewaskan 4 Ribu Lebih Warga, Status Darurat Myanmar Diperpanjang 6 Bulan
-
Spesifikasi Meriam Ares UT30MK2 yang Terpasang di IFV Pandur II Milik TNI
-
Romantisnya Raffi Ahmad Dahulukan Keselamatan Nagita Slavina Saat Dirubung Fans Bikin Meleleh
-
Akan Dialihkan Kepada Bakamla, Ini Spesifikasi Frigate Ahmad Yani-class
Ulasan
-
Cinta untuk Perempuan yang Tidak Sempurna: Teman Teduh Memeluk Kerapuhan
-
Ditempa Sang Waktu: Berapapun Seringnya, Patah Hati itu Tetap Sakit!
-
Ulasan Film Tanah Runtuh: Tragedi Kemanusiaan Poso yang Menguras Air Mata
-
The Bodyguard From Beijing: Film Jet Li yang Bikin Masa Kecil Kita Berdebar-debar
-
Ulasan The Auditors, Kisah Seru Tim Audit yang Bekerja Layaknya Detektif
Terkini
-
Dibintangi Jenna Ortega, Sony Pictures Rilis Trailer Film Klara and the Sun
-
Prediksi Uruguay vs Spanyol: Taktik Bielsa dan De la Fuente Demi Juara Grup
-
Ledakan Pengangguran: Membaca Persoalan di Balik Ketergantungan pada MBG
-
Film Kriminal Korea Scandal Rampung Syuting, Siap Tayang 2027
-
Meski Pulang dengan Satu Poin, Qatar Tetap Layak Dilabeli Badut Asia di Pentas Piala Dunia Kali Ini