Salah satu kunci kesuksesan meraih cita-cita adalah memiliki rasa percaya diri yang kuat atau tinggi. Percaya diri yang tinggi di sini tentu dalam artian yang positif, bukan menjurus pada hal negatif. Misalnya, sangat percaya bahwa cita-citanya akan segera tercapai.
Percaya diri yang tinggi tentu saja harus dibarengi dengan perbuatan atau aksi nyata. Jadi, ketika memiliki cita-cita, jangan hanya berbekal kepercayaan yang tinggi saja, tetapi juga harus dibarengi dengan usaha yang sungguh-sungguh dan pantang menyerah untuk meraihnya.
Namun realitanya, tidak semua orang memiliki rasa percaya diri yang tinggi. Bahkan orang yang semula memiliki rasa optimistis yang tinggi dalam menjalani hidup ini, kadang bisa tiba-tiba berubah menjadi pesimistis atau merasa tidak percaya diri karena sebuah keadaan yang tak mengenakkan. Misalnya mendapat ujian yang berat.
Yang jelas, rasa percaya diri itu memang harus dibangun atau dilatih sejak dini. Tak ada kata terlambat untuk memulainya. Untuk memotivasi kita agar memiliki rasa percaya diri yang tinggi, kita bisa membaca buku berjudul ‘Membangun Kepercayaan Diri yang Kuat’ karya Windu Sariningrum yang diterbitkan oleh CV. Garuda Mas Sejahtera (Surabaya).
Menurut penjelasan Windu Sariningrum, salah satu langkah penting dalam membangun kepercayaan diri yang kuat adalah menerima diri sendiri dengan positif. Ini melibatkan proses yang dalam dan kadang-kadang menantang untuk merangkul siapa kita sebenarnya, dengan semua kelebihan dan kekurangan yang kita miliki.
Menerima diri sendiri dengan positif bukan berarti mengabaikan aspek-aspek yang perlu ditingkatkan dalam diri kita. Sebaliknya, itu berarti mengadopsi sikap yang penuh kasih sayang dan penghargaan terhadap diri kita sendiri, bahkan saat kita berusaha untuk tumbuh dan berkembang. Ini berarti melihat kekurangan kita sebagai bagian yang tak terpisahkan dari keunikan kita dan memperlakukannya sebagai peluang untuk belajar dan tumbuh (hlm. 16).
Hal berikutnya yang dapat meningkatkan rasa percaya diri kita adalah berusaha mengembangkan keterampilan. Windu menjelaskan, ketika kita berbicara tentang keterampilan yang membantu membangun kepercayaan diri, kita harus memahami bahwa ini tidak hanya tentang keterampilan teknis atau praktis, tetapi juga tentang kemampuan interpersonal, emosional, dan bahkan spiritual yang memainkan peran penting dalam pembentukan citra diri kita.
Bicara tentang keterampilan, tentu ada begitu banyak ragamnya dan kita bisa memilihnya sesuai dengan minat kita. Dalam buku ini diungkap, saah satu jenis keterampilan yang sangat berkontribusi pada pembangunan kepercayaan diri adalah keterampilan komunikasi.
Kemampuan untuk berkomunikasi secara efektif tidak hanya memungkinkan kita untuk mengekspresikan diri kita dengan jelas dan percaya diri, tetapi juga untuk membangun hubungan yang sehat dengan orang lain (hlm. 20).
Nah, bagi Anda yang ingin meningkatkan kepercayaan diri untuk meraih kesuksesan dalam hidup, ada baiknya menjadikan buku ini sebagai salah satu buku panduan yang bermanfaat. Selamat membaca.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Lika-liku Menjadi Tukang Ojek Online: Catatan Harian Bang Ojol
-
Unpopular Opinion: Kita Butuh Cancel Culture yang Lebih Kejam untuk Figur Publik Bermasalah
-
Self Reward sebagai Bentuk Perayaan atau Pemborosan?
-
Fenomena 'Beli Teman' dan Jasa Teman Jalan: Solusi Kesepian atau Modus Terselubung?
-
Dilema Perayaan Kemerdekaan dan Iuran Besar yang Memberatkan Warga
Artikel Terkait
-
Ulasan Buku Jarrib! Dahsyatkan Diri dengan Kekuatan Mencoba: Jangan Takut Gagal
-
Setiap Orang Ingin Hidup Bahagia dalam Buku "Happines Laboratory"
-
Pria Urban Wajib Tahu: Rahasia Tampil Percaya Diri dengan Parfum yang Tepat
-
Novel Sebuah Janji untuk Istriku: Kisah Suami Sejati Pemegang Janji Setia
-
Review Kumcer Juragan Haji: Impian Mak Siti Ingin Tunaikan Ibadah di Makkah
Ulasan
-
Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur
-
4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!
-
Review Film Agensi Rumah Tangga: Saat Isu Kerasnya PHK Dibalut Komedi Segar
-
The House with Nobody in It: Rumah Kosong yang Ternyata Tidak Sepi
-
Ulasan The Detective Is Already Dead Vol 1-4: Dialog Menggigit, Eksekusi Plot Bikin Menjerit
Terkini
-
Mekanisme Reshuffle Kabinet: Hak Prerogatif atau Batas Konstitusi?
-
Sinopsis Haiwaan, Film Kriminal Dibintangi Saif Ali Khan dan Akshay Kumar
-
Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!
-
Menolak Lupa September Hitam: Membedah Rentetan Pelanggaran HAM Indonesia
-
Minyak Sawit Lebih Efisien, Tapi Hutan Bukan Harga yang Boleh Dikorbankan