Hakikatnya, siapa pun bisa menjadi orang hebat. Tentu dengan catatan dia memiliki niat atau tekad kuat serta upaya pantang menyerah untuk mewujudkan apa yang menjadi cita-cita dalam hidupnya.
Orang yang berhasil meraih ranking satu di sekolah misalnya. Bisa dibilang, dia termasuk orang hebat karena telah berusaha sungguh-sungguh belajar dan juga berdoa agar segala usahanya diberi kemudahan dan keridaan dari Allah SWT.
Orang yang berhasil membangun bisnis dan memiliki banyak karyawan juga termasuk ke dalam kategori orang hebat. Begitu juga orang tua yang berhasil mendidik anak-anaknya dengan baik dan memiliki akhlak terpuji, juga termasuk orang tua hebat yang layak diteladani oleh para orang tua di mana pun berada.
Saya sangat yakin kalau setiap orang ingin menjadi orang yang hebat dan sukses. Tentu ada banyak faktor yang bisa dipelajari dan amalkan agar setiap orang berhasil menjadi hebat dan bermanfaat bagi orang-orang sekitarnya.
“Ingin jadi orang hebat? Ubah cara berpikir.” Begitulah penjelasan menarik yang saya temukan dalam buku ‘Jadilah Orang Hebat’ (Kumpulan Petuah Pembangun Jiwa) karya Suherman. Para motivator dunia mengatakan bahwa yang membedakan orang sukses dan orang yang tidak sukses dalam meraih kehidupan, terletak dalam cara berpikir.
Cara berpikir di sini berkaitan erat dengan kreativitas. Orang-orang kreatif cara berpikirnya selalu berbeda. Setiap kejadian, persoalan, atau sesuatu yang sudah ada, dia selalu mengamati dari sisi yang berbeda. Dengan begitu, dia akan menemukan kemungkinan, berupa gagasan atau ide, untuk penyempurnaan atau solusi apa yang sebaiknya dia lakukan. Dengan demikian, dia akan menggiring pikirannya untuk selalu berimprovisasi (hlm. 47).
Keyakinan yang kuat juga bisa menjadi pondasi bagi kita untuk menjadi orang hebat. Misalnya, merasa yakin bahwa kita bisa meraih impian, diiringi doa dan upaya yang maksimal serta terus belajar dari mereka yang lebih berpengalaman.
Tidak ada yang mengetahuai rahasia kekuatan keyakinan. Keyakinan bekerja menggerakkan kekuatan potensi pada manusia. Jika Anda meyakini, “Saya bisa melakukannya,” maka “Bagaimana cara saya melakukannya?” akan berkembang dengan sendirinya. Intinya, upaya meraih sukses akan muncul seiring dengan keyakinan yang ada pada seseorang untuk mendapatkan sesuatu yang diimpikannya (hlm. 89).
Buku karya Suherman yang diterbitkan oleh penerbit Metagraf (Solo) ini layak dijadikan sebagai bahan motivasi bagi Anda yang ingin sukses dan menjadi orang hebat. Semoga ulasan ini bermanfaat.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Dari Batagor Bang Agus Hingga Pindang Bandeng: Menelusuri Ragam Kuliner di Jakarta
-
Review Buku Fobia Cewek: Kumpulan Kisah Lucu dari Pesantren hingga Jadi Penulis
-
Cinta Itu Fitrah, Tapi Sudahkah Kamu Menaruhnya di Tempat yang Tepat?
-
Berhenti Takut Merasa Sepi! Ini Rahasia Mengubah Kesendirian Menjadi Penyembuhan Diri
-
Menyorot Tradisi Membaca Buku di Negara Jepang di Buku Aneh Tapi Nyata
Artikel Terkait
-
Mengenalkan Tokoh Punakawan Lewat Buku Anak Bertajuk 'Wayang Sebelum Tidur'
-
Ulasan Buku 'Pengarang Tidak Mati': Syarat Mutlak bagi Seorang Sastrawan
-
Ulasan Buku Cerita Kepiting yang Pintar: Hukuman bagi Pelanggar Janji
-
Mengenalkan Alat Musik Lewat Cerita dalam Buku Bertajuk Seruling yang Tertinggal
-
Buku How to Win Friends and Influence People: Kiat Memengaruhi Orang Lain
Ulasan
-
Membaca Al-Asbun Karya Pidi Baiq: Ketika Keisengan Menjelma Filosofi Hidup
-
Penebusan Dosa Sang Mantan Pecandu: Review Jujur Serial Fantasi Epik 'Agent from Above'
-
Menghilangkan Penat dan Stress dengan Berwisata Alam di Pancar Wonotirto
-
Review Anime Farmagia, Pemberontakan Para Petani Melawan Tirani
-
Children of Heaven: Angkat Tema Kemiskinan dengan Pendekatan yang Humanis
Terkini
-
Dilema Kaum Rebahan di Tengah Gejolak Ekonomi: Chill atau Mulai Bergerak?
-
Laptop Asus ROG Zephyrus G14, Senjata Baru Gamer dan Content Creator Profesional
-
Jejak Sampah di Balik Tombol 'Checkout': Sudah Siapkah Berhenti Jadi Konsumen Pasif?
-
5 Tips Jitu Memilih Pelembap Wajah yang Pas untuk Hasil Lembap Optimal
-
Jangan Cuma Rendang! Sulap Daging Kurban Jadi 4 Hidangan Nusantara yang Lebih Menggoda