Impian atau cita-cita merupakan hal yang sangat urgen yang harus dimiliki oleh setiap orang. Alasannya, karena hidup tanpa memiliki cita-cita akan terasa hampa, kosong, seperti tidak memiliki tujuan. Hidup pun akan terasa tidak bersemangat. Ibarat kata, hidup hanya sekadar hidup.
Tentu saja ada alasan-alasan mengapa manusia perlu memiliki mimpi. Dalam buku ‘Matahari Sukses’ (Habis Gelap Terbitlah Terang, Kiat Mewujudkan Impian) karya Abu Aly (penerbit Elex Media Komputindo, Jakarta) dibeberkan sederet alasan perlunya memiliki mimpi.
Salah satunya karena mimpi adalah harapan pada keinginan (atau kehidupan) yang lebih tinggi. ‘Berani’ bermimpi artinya ‘berani’ membayangkan sesuatu yang ideal bakal terjadi di masa depan.
Mimpi menimbulkan energi baru. Energi muncul karena ada motivasi kuat (dorongan dari dalam diri) untuk maju. Pada waktunya, mengikuti hukum kekekalan energi, motivasi kuat dari seseorang akan diubah menjadi energi mekanik. Hingga kaki dan tangan orang itu bertenaga, bersemangat baja, memiliki tenaga ekstra seolah tak terbatas—untuk merealisasikan mimpi-mimpi indahnya (hlm. 6).
Alasan berikutnya mengapa kita harus memiliki mimpi yang dipaparkan dalam buku ini adalah karena hidup dengan mimpi adalah hidup yang ‘ramai’.
Orang dituntut menjadi kreatif akibat kepepet. “Rumus” ini sahih diterapkan pada banyak contoh; mereka yang aktif-kreatif berbuat banyak dalam mewujudkan keinginan yang diimpikannya.
Satu usaha dicoba; serangkaian usaha terus-menerus dilakukan ; tak pernah sepi dari inisiatif dan ikhtiar yang tak pernah pudar; itulah inti hidup yang ‘ramai’.
Untuk mewujudkan mimpi tentu saja kita harus memiliki ilmu pengetahuan. Jangan lupa untuk sering belajar kepada mereka yang telah berpengalaman, banyak membaca, berusaha untuk terus mencoba, dan tidak takut dengan kegagalan.
Orang yang selalu takut dengan kegagalan akan semakin menjauhkannya dari kesuksesan. Takut gagal sama artinya tidak memiliki keberanian untuk mencoba.
Bagaimana kita akan bisa sukses kalau belum apa-apa sudah merasa takut dan enggan untuk mencoba? Sejatinya, semakin sering mencoba dan semakin sering mengalami kegagalan, justru akan semakin mengantarkannya pada tangga kesuksesan.
Nah, bagi Anda yang sedang berjuang meraih mimpi, buku ini bisa dijadikan sebagai salah satu panduan yang dapat membuat Anda lebih bersemangat dalam mewujudkan apa yang menjadi cita-cita Anda. Selamat membaca.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Bedah Buku 'Sebilah Lidah': Ketika Puisi Menelanjangi Sisi Gelap Manusia Modern
-
Lika-liku Menjadi Tukang Ojek Online: Catatan Harian Bang Ojol
-
Unpopular Opinion: Kita Butuh Cancel Culture yang Lebih Kejam untuk Figur Publik Bermasalah
-
Self Reward sebagai Bentuk Perayaan atau Pemborosan?
-
Fenomena 'Beli Teman' dan Jasa Teman Jalan: Solusi Kesepian atau Modus Terselubung?
Artikel Terkait
-
Menelisik Peran Kiai dan Kaum Santri terhadap NKRI dalam Buku Klik Santri
-
Ulasan Novel Narasi 2021:Perjalanan Mengikhlaskan dan Menghidupkan Harapan
-
Belajar dari Sembilan Orang Tua Hebat yang Berhasil Mendidik Anak
-
Ulasan Buku Bila Kau Cinta, Datanglah pada Orang Tuaku: Jaga Marwah Wanita!
-
Petualangan Emosional dalam 'Gemuruh': Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Ulasan
-
Ulasan On Your Wedding Day: Ketika Melepaskan Menjadi Cara untuk Mencintai
-
Atasi Burnout Lewat Buku When Your Life Keeps Moving but Your Energy Stops
-
Review The Diplomat Season 1: Hadirkan Plot Twist Penutup yang Mengejutkan!
-
Hargai Diri Sendiri dan Berhentilah Tersakiti: Menempatkan Kebahagiaan di Atas Ekspektasi Orang Lain
-
Review Dead-End Job: Horor Korea yang Menyindir Kejamnya Dunia Kerja
Terkini
-
Atasi Tekstur Kasar: 5 Refining Serum untuk Kulit Wajah Mulus
-
Saat Buzzer Lupa Bahwa Suara Rakyat Adalah Suara Nurani
-
Intens dan Powerful! TREASURE Pertegas Identitas Hip-hop di Lagu Shock
-
Dune 3 hingga Avengers: Doomsday, Ini 5 Tontonan yang Rilis di Akhir Tahun 2026
-
Full Count Tayang 2027, Kim Rae Won dan Park Hoon Bersaing Jadi Manajer