Lintang Siltya Utami | Tarassa Q.
Tahun itu Berlalu Begitu Cepat #1 (Gramedia)
Tarassa Q.

Ada masa dalam hidup yang mungkin sudah lama ditinggalkan, tetapi tidak benar-benar pernah pergi. Kenangan tentang seseorang, perasaan yang tidak sempat diselesaikan, atau keputusan yang dahulu dianggap biasa dapat terus mengikuti seseorang hingga bertahun-tahun kemudian. Gagasan tentang masa lalu yang sulit dilepaskan inilah yang menjadi salah satu daya tarik utama novel Tahun Itu Berlalu Begitu Cepat Vol 1 (Fleet of Years) karya Jiu Yehui.

Cerita mempertemukan Zhang Nan dan Fang Hui ketika keduanya berada di Australia sebagai mahasiswa asing. Sejak awal, Zhang Nan tertarik pada Fang Hui bukan semata-mata karena kehadirannya, melainkan karena perempuan itu memiliki sisi yang sulit ditebak. Rasa ingin tahu tersebut perlahan berkembang menjadi ketertarikan ketika mereka semakin sering berada dalam lingkaran pertemanan dan lingkungan yang sama.

Namun, hubungan mereka tidak langsung membawa pembaca menuju kisah romantis sederhana. Setelah masa perkuliahan di Australia berakhir, Zhang Nan kembali ke Beijing sendirian untuk memulai kehidupannya sebagai pekerja. Meskipun Fang Hui tidak lagi berada di dekatnya, kenangan mengenai perempuan tersebut tetap tertinggal dalam pikirannya.

Di sinilah cerita kemudian bergerak ke masa lalu Fang Hui. Zhang Nan menjadi seseorang yang bersedia mendengarkan kisah-kisah yang selama ini tersimpan dalam diri Fang Hui. Melalui ceritanya, pembaca diajak kembali ke masa SMA Fang Hui di Beijing, sebuah periode yang dipenuhi persahabatan, cinta, konflik, dan pengalaman emosional yang membekas.

Kisah Fang Hui dan Chen Xun menjadi bagian penting yang perlahan menjelaskan bagaimana pengalaman masa remaja dapat meninggalkan pengaruh panjang terhadap kehidupan seseorang.

Volume pertama ini menggunakan Zhang Nan sebagai pusat penceritaan. Ia bukan sekadar tokoh yang mengamati kehidupan Fang Hui, tetapi juga seseorang yang berusaha memahami perempuan tersebut melalui serpihan masa lalunya. Dari sudut pandangnya, nostalgia, kesedihan, dan berbagai hal yang sengaja disembunyikan Fang Hui muncul secara bertahap.

Bagi saya, menyelesaikan buku ini bukan pengalaman membaca yang singkat. Dengan jumlah halaman sekitar 400, novel ini membutuhkan waktu cukup panjang untuk dituntaskan. Pada bagian awal, perkembangan hubungan antartokohnya bahkan sempat membuat saya kehilangan minat.

Zhang Nan terasa terlalu larut dalam ingatan dan perasaannya sendiri sehingga dinamika cerita terkadang berjalan lambat. Namun, setelah konflik mulai terbentuk dengan lebih jelas, saya perlahan dapat memahami alasan di balik sikap dan keputusan para tokohnya.

Justru dari perjalanan tersebut, saya mulai melihat bahwa novel ini bukan hanya berbicara tentang kisah cinta, tetapi juga mengenai bagaimana seseorang berdamai dengan masa lalu. Setelah menutup halaman terakhir volume pertama, saya mendapatkan kesan bahwa kenangan dan cinta pertama yang belum memperoleh akhir yang jelas dapat berubah menjadi bayangan panjang. Masa lalu yang tidak diselesaikan bisa memengaruhi cara seseorang menjalani hubungan dan menentukan pilihan pada masa kini.

Kisah Fang Hui juga menunjukkan bahwa luka masa remaja tidak selalu hilang hanya karena waktu terus berjalan. Pengalaman bersama Chen Xun membentuk bagian dari dirinya dan turut menentukan bagaimana ia menghadapi kehidupan setelahnya. Novel ini sekaligus mengingatkan bahwa terlalu lama menyimpan rahasia atau menutup diri dapat membuat seseorang kesulitan membangun hubungan yang benar-benar terbuka.

Pada akhirnya, judul Tahun Itu Berlalu Begitu Cepat terasa semakin bermakna. Masa muda, kesempatan, dan orang-orang yang pernah begitu dekat dapat berlalu sebelum kita benar-benar menyadari nilainya. Ketika semuanya telah menjadi kenangan, yang tersisa terkadang hanyalah kerinduan dan pertanyaan tentang apa yang seharusnya dilakukan secara berbeda.

Meski saya sempat merasa bosan selama membacanya, konflik yang semakin dalam akhirnya berhasil membuat saya penasaran. Saya pun justru berakhir ingin segera mengetahui kelanjutan kisah para tokohnya dalam volume berikutnya.

Identitas Buku

Judul: Tahun itu Berlalu Begitu Cepat#1
Penulis: Jiu Yehui
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Bahasa: Indonesia
ISBN: 9786020672410