Demam Berdarah: Gejala, Penyebab, Diagnosis, dan Pengobatan

Hernawan | radiansyah radiansyah
Demam Berdarah: Gejala, Penyebab, Diagnosis, dan Pengobatan
Ilustrasi demam (Pixabay/victoria_borodinovia)

Demam berdarah adalah salah satu penyakit bakteri yang berkembang. Pada beberapa orang, gejalanya radang tenggorakan atau dikenal sebagai scarlatina. Demam berdarah juga memiliki ruam merah yang berwarna terang, menutupi sebagian besar tubuh. Demam berdarah juga hampir selalu disertai dengan rasa sakit pada tenggorakan dan disertai dengan demam tinggi.

Menyadur dari Mayo Clinic, demam berdarah paling sering terjadi pada anak-anak yang berusia 5 hingga 15 tahun. Meskipun demam berdarah pernah dianggap sebagai salah satu penyakit serius bagi anak-anak, tetapi perawatan antibiotik telah membuatnya tingkat keparahannya berkurang. Namun, jika tidak diobati, demam berdarah dapat menyebakan kondisi yang jauh lebih seriuh, sampai dapat mempengaruhi jantung, ginjal, dan bagian tubuh lainya.

Gejala Demam Berdarah

Adapun untuk tanda dan gejala yang menyebabkan demam berdarah adalah sebagai berikut:

  • Ruam merah: Ruam terlihat seperti terbakar akibat sinar matahari dan terasa seperti habis diamplas. Ini juga bisanya dimulai dengan wajah atau leher, lalu menyebar ke lengan dan kaki. Jika tekanan diterapkan pada kulit yang memerah, itu akan menjadi pucat.
  • Garis merah: Lipatan kulit di sekitar selangkangan, ketiak, sikut, lutut, dan leher biasanya menjadi lebih merah daripada ruam yang berada di sekitarnya.
  • Wajah memerah: Wajah mungkin akan tampak memerah dengan bagian yang agak pucat di sekitar mulut
  • Lidah berwarna merah stroberi: Lidah umumnya terlihat berwarna merah stroberi dan bergelombang, dan sering tertutup lapisan putih pada awal penyakit.
  • Ruam dan kemerahan yang berada di wajah dan lidah biasanya akan berlangsung sekitar seminggu setelah tanda dan gejala ini mereda. Kulit yang terkena ruam akan mengelupas lalu tanda lainya munculnya gejala.
  • Demam dengan suhu badan 38,3 C atau lebih tinggi lagi dan sering disertai dengan rasa mengigil.
  • Tenggorokan sangat sakit dan merah, terkadang dengan bercak putih atau kekuningan.
  • Kesulitan untuk menelan
  • Pembesaran pada kelenjar di leher yang lembut saat disentuh
  • Mual atau muntah
  • Sakit kepala.

Penyebab Demam Berdarah

Demam berdarah disebabkan oleh jenis bakteri yang sama dan dapat menyebabkan radang tenggorokan. Pada demam berdarah, bakteri akan melepaskan racun yang dapat menghasilkan ruam dan lidah memerah.

Infeksi ini dapat menyebar dari orang ke orang melalui tetesan yang dikeluarkan ketika orang-orang yang terinfeksi batuk atau bersin. Masa dari inkubasi waktu antara paparan dan penyakit biasanya dua hingga empat hari.

Demam berdarah disebabkan oleh nyamuk aedes aegepty dan aedes albopictus. Biasanya virus dengue dari keduanya masuk lewat aliran darah.

Faktor Risiko

Anak-anak yang berusia antara 5 hingga 15 tahun lebih mungkin akan terkena demam berdarah dibandingkan dengan orang lain. Kuman demam berdarah dapat menyebar lebih mudah di antara orang-orang dalam kontak yang dekat, seperti anggota keluarga atau teman sekelas.

Komplikasi

Jika demam berdarah teresebut tidak dapat diobati, bakteri dapat menyebar ke:

  • Amandel
  • Paru-paru
  • Kulit
  • Ginjal
  • Darah
  • Telinga tengah

Jarang terjadi jika demam berdarah dapat menyebabkan demam rematik, suatu kondisi serius yang dapat mempengaruhi:

  • Jantung
  • Sendi
  • Sistem saraf
  • Kulit

Pencegahan

Hingga saat ini, belum ada vaksin yang dapat mencegah demam berdarah. Strategi pencegahan terbaik untuk demam berdarah sama seperti tindakan pencegahan standar terhadap infeksi yaitu:

  • Cuci Tangan
  • Jangan berbagi peralatan makan atau makanan
  • Tutup mulut dan hidung saat batu dan bersin

Diagnosa

Selama pemeriksaan oleh dokter anak Anda akan diperiksa:

  • Melihat kondisi tenggorokan, amandel, dan lidah pada anak Anda
  • Merasakan leher pada anak Anda untuk dapat menentukan apakah kelenjar getah bening membesar
  • Menilai penampilan dan tekstur ruam.

Jika dokter mencurigai strep adalah salah satu penyebab penyakit pada anak Anda, ia juga akan menyeka amandel dan bagian belakang tenggorokan.

Test untuk bakteri strep penting karena jumlah kondisi dapat menyebabkan tanda dan gejala demam berdarah. Penyakit ini mungkin memelukan perawatan yang berbeda. Jika tidak ada bakteri strep, maka ada faktor lain yang dapat menyebabkan penyakit tersebut.

Pengobatan Demam Berdarah

Jika anak Anda mengalami demam berdarah, dokter akan memberikan resep antibiotik. Pastikan anak Anda menyelesaikan pengobat sepenuhnya.

Kegagalan dalam mengikuti  pengobatan mungkin tidak sepenuhnya dapat menghilangkan infeksi dan akan meningkatkan risiko anak Anda mengalami komplikasi.

Namun yang pasti, demam berdarah harus cepat ditangani dan diperiksakan ke dokter.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak