facebook

Benarkah Madu Dapat Menyembuhkan Segala Penyakit? Simak Penjelasannya

Putri Erni Endrawati R
Benarkah Madu Dapat Menyembuhkan Segala Penyakit? Simak Penjelasannya
Ilustrasi madu lebah.[Pixabay]

Halo, sobat Suara.com, siapa sih yang tidak mengenal madu. Hewan ini sangat istimewa karena mampu menghasilkan suatu produk yaitu madu, yang memiliki segudang manfaat. Selain manfaatnya, banyak dari kita yang menyukai madu karena rasanya yang manis. Benar, kan?

Madu merupakan minuman yang memiliki kandungan gula alami yang telah disebutkan secara khusus dalam Alquran, tepatnya di QS An-Nahl. Madu juga telah digunakan sejak zaman dahulu hingga saat ini dengan berbagai kepentingan, seperti menjadikannya sebagai sumber nutrisi maupun pengobatan.

Madu kerap kali dikenal sebagai minuman yang mujarab. Tak salah jika madu termasuk salah satu minuman yang diabadikan dalam Alquran. Dalam terjemahan QS An-Nahl ayat 69, Ibnu Katsir -seorang ahli tafsir- mengatakan bahwa madu mengandung obat bagi manusia dari penyakit yang dirasakan.

Tak hanya itu, para pakar kesehatan juga mengatakan bahwa madu memiliki kandungan berupa gula alami dan air. Kandungan tersebut sangatlah dibutuhkan oleh tubuh kita sebagai sumber energi untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

Berbagai penelitian tentang manfaat madu telah banyak ditemukan. Selain memiliki banyak manfaat, ternyata madu juga aman dikonsumsi bagi semua kalangan usia. Mungkin banyak dari kalian yang telah mencobanya. Hmm, tak heran jika banyak dari kita yang gemar mengkonsumsi madu.

Lalu, sebenarnya apa saja sih manfaat madu? Yuk, kita simak penjelasannya.

1. Madu sebagai obat luka

Selain memiliki kandungan gula alami, madu juga mengandung enzim yaitu oksidase glukosa yang akan menghasilkan zat yang bersifat sebagai antiseptik dalam tubuh kita.

Antiseptik dalam madu ini dapat menghambat pertumbuhan bakteri serta menjaga luka agar tetap bersih dan tidak terinfeksi. Makanya tak salah, jika kita sering menggunakan madu untuk mengobati luka.

2. Madu sebagai terapi penyakit jantung

Pada zaman dahulu, Ibnu Sina -seorang ahli dalam bidang kedokteran- selalu menyarankan kepada orang yang menderita penyakit jantung untuk mengkonsumsi madu bersama buah delima dalam kadar secukupnya.

Kandungan gula alami pada madu ternyata dapat membuat otot pada jantung kita semakin kuat dengan menggantikan energi yang telah terpakai secara terus menerus dalam aktivitas sehari-hari yang kita lakukan, serta dapat memperbaiki otot jantung yang telah rusak. Sehingga tak bahaya jika ada keluarga atau kerabat kita yang menderita penyakit jantung ingin mengkonsumsi madu.

3. Madu sebagai terapi bagi pecandu minuman beralkohol

Tak hanya penyembuhan luka dan penyakit jantung saja, ternyata madu juga dapat menyembuhkan kondisi tubuh bagi orang yang sering meminum alkohol atau dikenal dengan minuman keras (miras) yang bisa saja kondisi tubuhnya sudah sangat memburuk.

Tahukah kamu? Madu ini dapat meningkatkan imunitas pada hati dan keaktifan dari kerja jantung kita. Selain itu, madu juga memiliki kandungan vitamin B. Sehingga saat kita sering mengkonsumsinya, zat berbahaya yang ada dalam tubuh kita dapat dihilangkan.

Madu selalu memberikan manfaat kepada setiap orang yang mengkonsumsinya. Tetapi, ternyata masih banyak juga dari kita yang tidak menyukai madu. Hmm, dari beberapa manfaatnya diatas yakin tidak ingin mencoba?

Yuk, mulai sekarang kita bisa mencoba untuk mengkonsumsi madu agar dapat terhindar dari berbagai macam penyakit. Selain itu, kita juga dapat mengajak keluarga dan kerabat kita untuk mengkonsumsi madu. Selamat mencoba!

Referensi:

1. Safarsyah, A. I. (2018). Hadis Nabi SAW Tentang Obat Dalam Tinjauan Ilmu Kedokteran Modern. Studi Ilmu Al-Quran Dan Al-Hadits, 165-188.

2. Zaidi, M., Nurrohmah, N., Kudriah. (2021). Madu Dalam Al-Qur'an (Studi Penafsiran Qs. An-Nahl: 68-69). Al Muhafidz: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, 121-135.

3. Ramadhan, M. I. (2015). Pengobatan Madu Dalam Al-Qur'an. Desa Bakka: IAIN PALOPO.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak