facebook

5 Fakta Respiratory Airway Secretory, Sel Tubuh Manusia yang Baru Ditemukan

Ary Yulianto
5 Fakta Respiratory Airway Secretory, Sel Tubuh Manusia yang Baru Ditemukan
ilustrasi sel darah manusia (Pixabay.com/qimono)

Ilmu tentang anatomi tubuh saat ini bisa kita pelajari dari sebuah dengan sangat mudah. Para ilmuwan telah mempelajari dan melakukan penelitian tentang segala hal yang berhubungan dengan anatomi tubuh mulai dari sel, jaringan, organ, dan sistem organ.

Hasil penelitian dipublikasikan dan dirangkum sedemikian rupa sehingga terciptalah sebuah buku yang berisi tentang ilmu anatomi tubuh. Buku ini dijadikan referensi bagi setiap orang atau pelajar yang ingin mempelajari tentang anatomi manusia.

Namun tahukah kalian, jika baru-baru ini telah ditemukan suatu sel tubuh manusia yang baru dan selama ini tidak diketahui keberadaannya. Para ilmuwan menemukan sel baru ini pada paru-paru manusia. Selain ditemukan di paru-paru, fakta menarik apa lagi dari ditemukannya sel baru ini?

Melansir laman Livescience, berikut adalah lima fakta Respiratory Airway Secretory.

1. RAS (Respiratory Airway Secretory)

Sel pada tubuh manusia yang baru ditemukan bernama Respiratory Airway Secretory atau disingkat dengan RAS. Sel ini terletak di saluran kecil bercabang yang dikenal dengan nama bronkiolus dan berujung pada alveoli, yaitu berupa kantung udara kecil yang berfungsi untuk menukar oksigen dan karbon dioksida dengan aliran darah.

2. Mirip dengan sel punca

Sel RAS diketahui memiliki kesamaan dengan sel punca. Sel punca adalah sel yang belum memiliki fungsi khusus, oleh karena itu sel ini mampu mengubah, menyesuaikan, dan memperbanyak diri sesuai lokasi sel tersebut berada. Dengan demikian sel RAS mampu berdiferensiasi menjadi jenis lain dalam tubuh dan dapat memperbaiki sel alveoli yang rusak dan berubah menjadi sel baru.

3. Ditemukan secara tidak sengaja

Fakta ditemukannya sel RAS pada tubuh manusia ternyata ditemukan secara tidak sengaja. Pada awalnya peneliti ingin mempelajari lebih dalam tentang perbedaan paru-paru manusia dengan paru-paru tikus pada tingkat sel. Hal ini dilakukan karena paru-paru tikus digunakan sebagai model untuk sistem pernapasan manusia. Meskipun memiliki kesamaan, namun ada beberapa perbedaan diantara keduanya.

Oleh karena itu, peneliti ingin mendapatkan pemahaman yang lebih baik terkait perbedaan ini pada tingkat sel. Pada saat peneliti mengambil sampel jaringan paru-paru dari donor manusia yang sehat, dan setelah menganalisis gen pada sel individu tersebut, ditemukanlah sel RAS yang selama ini belum diketahui keberadaannya.

4. RAS juga ditemukan pada musang

Selain pada paru-paru manusia, ternyata sel RAS juga ditemukan di paru-paru musang. Oleh karena itu, sistem pernapasan manusia bisa dikatakan lebih mirip dengan sistem pernapasan musang dibandingkan dengan sistem pernapasan tikus. Oleh karena itu, para peneliti beranggapan bahwa sebagian besar mamalia berukuran sama atau lebih besar cenderung memiliki sel RAS di paru-paru mereka.

5. Fungsi sel RAS

Posisinya yang terletak di paru-paru, sel RAS memiliki dua fungsi utama. Pertama, sel RAS mengeluarkan molekul yang berfungsi menjaga lapisan cairan di sepanjang bronkiolus, dan mencegah saluran udara kecil dari kolaps, serta memaksimalkan efisiensi paru-paru. Kedua, sel RAS berfungsi sebagai sel progenitor untuk sel alveolus tipe 2 (AT2), yaitu jenis alveolus khusus yang berfungsi untuk mensekresi bahan kimia yang sebagian digunakan untuk memperbaiki alveolus yang rusak.

Demikianlah 5 fakta Respiratory  Airway Secretory yang baru saja ditemukan oleh para ilmuwan. Dengan ditemukannya sel baru ini, para peneliti berpendapat  bahwa memungkinkan dilakukan pengembangan metode penyembuhan penyakit paru-paru yang terkait dengan efek buruk rokok.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak