facebook

Ketahui Kualitas Tidur dengan 7 Pertanyaan Ini, Sudah Merasakannya?

Winda Luthfia
Ketahui Kualitas Tidur dengan 7 Pertanyaan Ini, Sudah Merasakannya?
Ilustrasi bangun tidur (unsplash.com/@brucemars)

Ingin tahu apakah kebersihan dan rutinitas tidurmu memengaruhi kesehatanmu? Tanyakan beberapa pertanyaan berikut ini kepada dirimu sendiri untuk mengetahuinya.

Berapa jam rata-rata waktu tidurmu setiap malam?

Waktu tidur yang baik setiap malam, adalah 7 jam atau lebih. Meskipun tidak selalu memiliki waktu tidur yang sama setiap malam, kamu disarankan agar hampir setiap hari dalam seminggu tidur dengan waktu yang baik itu. 

Jika kamu menerapkan waktu tidur tersebut, maka kamu akan memiliki peluang lebih sehat daripada orang-orang yang kekurangan jam tidur. Dilansir laman Healthline, para ahli mengatakan 7 jam adalah target waktu tidur untuk orang dewasa, yaitu yang berusia 18-60 tahun.

Apakah kamu tertidur kurang dari 7 jam setiap hari?

Menurut Journal of Clinical Sleep, tidur kurang dari 7 jam setiap malam secara terus menerus, dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, seperti obesitas, penyakit jantung, stroke, depresi, penambahan berat badan, dan diabetes.

Kurangnya waktu tidur setiap hari juga sering dikaitkan dengan risiko kecelakaan yang lebih besar, peningkatan rasa sakit, gangguan fungsi dan kinerja kekebalan tubuh, serta peningkatan risiko kesalahan saat melakukan pekerjaan.

Apakah kamu mudah untuk tertidur?

Jika kamu menjawab "selalu", maka kami sungguh beruntung. Mengonsumsi kafein, alkohol, atau makanan tertentu saat akan tidur dapat memengaruhi waktumu tertidur. Menatap layar gadget sebelum tidur atau minum obat tertentu juga dapat membuatmu tetap terjaga.

Hal apakah yang dapat membantu meningkatkan kualitas tidurmu?

Berikut adalah beberapa hal yang dapat membantumu untuk meningkatkan kualitas tidur :

  • Membaca atau mendengarkan musik sebelum tidur
  • Membuat kamar tidurmu nyaman untuk tidur dengan suhu yang stabil, suasana yang tenang, nyaman, gelap, dan minim gangguan
  • Mengikuti rutinitas tidur teratur yang mencakup pada waktu bangun dan tidur pada waktu yang sama, setiap hari

Memiliki kebiasaan tidur yang baik adalah hal yang dapat kamu lakukan untuk meningkatkan kualitas tidurmu. Selain poin-poin di atas, sleep hygiene juga mencakup menghindari makan besar sebelum tidur, berolahraga di pagi hari, mengurangi tingkat stres, serta mengeluarkan barang elektronik yang tidak perlu dari kamar tidur.

Apakah kamu sering terbangun beberapa kali di malam hari?

Sering terbangun beberapa kali saat tidur pada malam hari bukanlah suatu hal yang baik. Meskipun benar, bahwa mungkin kamu terbangun sebentar sekali atau dua kali di malam hari, akan tetapi jika kamu terbangun hingga beberapa kali — terutama jika menjadikanmu kesulitan untuk tidur di lagi atau padahal kamu merasa lelah karena telah beraktivitas pada siang hari — hal tersebut tidak bisa lagi kamu abaikan.

Apakah kamu selalu mematikan ponsel 15 menit sebelum tidur?

Sering melihat layar ponsel sebelum tidur akan memengaruhi siklus tidurmu. Hal ini karena cahaya biru yang dipancarkan ponselmu dapat mengalihkan perhatianmu. Selain itu, menatap layar terlalu dekat saat mendekati waktu tidur juga dapat merusak jam internalmu.

Selain itu, fakta sebuah studi tahun 2015, menemukan bahwa menggunakan perangkat elektronik pemancar cahaya sebelum tidur dapat menunda waktumu untuk tertidur, mengurangi jumlah tidur normalmu, dan mengurangi kebugaranmu keesokan paginya. Agar dapat tertidur lebih cepat, matikan semua perangkat elektronik setidaknya 1 hingga 2 jam sebelum kamu ingin tertidur (Chang, Anne-Marie, et al).

Manakah dari faktor gaya hidup berikut ini, yang dapat mengganggu kesehatan tidurmu?

Berikut adalah beberapa faktor yang dapat mengganggu kualitas tidurmu:

  • Makan terlalu banyak kalori sebelum tidur
  • Kebiasaan merokok
  • Minum alkohol atau kafein

Jika ingin kualitas tidurmu baik, maka kamu harus menghindari hal-hal diatas.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak