Mantan asisten pelatih Timnas Indonesia di era kepemimpinan Shin Tae-yong, Nova Arianto akhirnya urung untuk menjadi pendamping dari John Herdman.
Hal ini tak lepas dari keputusan dari pihak federasi, yang mana lebih mengharapkan eks pelatih Timnas Indonesia U-17 tersebut untuk fokus dalam membangun Pasukan Muda Indonesia di level U-20.
“Nova sudah kami plot kan jadi pelatih Timnas Indonesia U-20. Karena kan dia punya tanggung jawab yang cukup besar, karena kan agendanya U-20 ini kan ke depan juga banyak, sehingga dia lebih fokus ke searah sana,” kata Sumardji, ketua Badan Tim Nasional sepertimana dikutip dari laman Suara.com (9/1/2026).
Sebagai penggemar Timnas Indonesia, tentu sedikit banyak kita akan bertanya, tak dimasukkannya nama coach Nova dalam daftar calon asisten pelatih Timnas Indonesia bakal menjadi sebuah kerugian, atau justru malah menjadi sebuah keuntungan?
Jika ada yang bertanya demikian, menurut pandangan saya pribadi, jawaban dari pertanyaan tak disodorkannya Nova Arianto sebagai asisten pelatih John Herdman justru akan menjadi sebuah keuntungan, baik untuk diri pribadi coach Nova ataupun bagi Timnas Indonesia U-20.
Alasannya cukup sederhana, karena sampai sejauh ini, coach Nova terbilang sudah cukup matang dalam melatih tim dengan taktik dan strategi yang didapatkannya dari sang mentor, Shin Tae-yong.
Bukan hanya berhasil membuat permainan Timnas Indonesia U-16 ataupun U-17 enak untuk dinikmati, coach Nova juga terbilang mampu untuk menyelami karakter dari para pemain yang direkrutnya untuk membangun skuat.
Meskipun bermodalkan nama-nama amatir di kancah persepakbolaan Indonesia, coach Nova berhasil membuat para pemain muda dalam tim yang dibesutnya berkibar di pentas dunia.
Berdasarkan analisis karakter permainan yang jitu, coach Nova bisa menempatkan para pemain yang dibawanya di posisi yang tepat, sehingga pada akhirnya membuat pemain yang bersangkutan mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya di lapangan.
Terlebih lagi, dengan tak masuknya coach Nova dalam jajaran asisten pelatih dari John Herdman nanti, para penggemar sepak bola nasional masih memiliki kesempatan untuk melepaskan rasa rindu mereka kepada permainan Timnas Indonesia ala Shin Tae-yong.
Karena bagaimapun, harus kita akui bahwa masih banyak para pendukung setia Timnas Indonesia yang menikmati permainan Pasukan Garuda era Shin Tae-yong, meskipun sang pelatih telah digantikan oleh dua sosok berbeda semenjak awal tahun 2025 lalu.
Sehingga, ketika coach Nova dikabarkan tak akan menjadi asisten pelatih John Herdman di Timnas Indonesia, maka hal itu akan menjadi sebuah keuntungan tersendiri, karena setidaknya gaya bermain yang dia dapatkan dari coach Shin dulu tak akan "terkontaminasi" dengan gaya bermain yang diusung oleh John Herdman yang harus dia asisteni nanti.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS