Dilepas FC Utrecht, Ada 3 Alasan yang Seharusnya Bisa Bikin Ivar Jenner Memilih Tetap di Eropa

Sekar Anindyah Lamase | M. Fuad S.T.
Dilepas FC Utrecht, Ada 3 Alasan yang Seharusnya Bisa Bikin Ivar Jenner Memilih Tetap di Eropa
Ivar Jenner saat memperkuat Timnas Indonesia di laga melawan Irak (Instagram/ivarjnr)

Nama gelandang muda berbakat milik Timnas Indonesia, Ivar Jenner belakangan ini berubah menjadi suatu komoditas hangat di dunia sepak bola dalam negeri.

Seperti yang diinformasikan oleh laman Suara.com, Ivar Jenner yang memilih berpisah dengan pihak klubnya, FC Utrecht, kini menjadi buruan klub-klub dari liga domestik.

Meskipun belum terkonfirmasi resmi, namun laman Suara.com mengabarkan bahwa setidaknya dua klub mapan di Liga Indonesia, yakni Dewa United dan Persija Jakarta 

Namun, jika kita menyelami apa yang kini dimiliki oleh Ivar sebagai modal, setidaknya ada 3 hal yang seharusnya bisa membuat sang pemain tetap bertahan di pentas sepak bola Eropa.

Apa sajakah itu? Mari kita ulas bersama!

1. Usia Masih Muda

Hal pertama yang seharusnya membuat Ivar tetap memilih untuk berkarier di persepakbolaan Benua Eropa adalah karena usianya masih muda. Berdasarkan data yang ada di laman transfermarkt.com, Ivar sendiri saat ini masih berada di umur 22 tahun, yang mana tentu saja jalan petualangannya masih terlampau panjang untuk dihabiskan di Indonesia Super League.

Dengan usia yang masih muda seperti itu, kesempatan untuk berkembang masih sangat besar sehingga akan sayang "eman" jika memilih untuk kembali ke liga sepak bola tanah leluhurnya.

2. Memiliki Ilmu Persepakbolaan yang Cukup Mumpuni

Menurut data dari laman transfermarkt.com, Ivar Jenner sendiri masuk di akademi FC Utrecht pada tahun 2016 lalu. Sehingga, ketika Ivar berpisah dengan klub terakhirnya tersebut, dirinya sudah menimba ilmu sepak bola di salah satu klub mapan Liga Belanda itu dalam rentangan waktu kurang lebih sepuluh tahun.

Belum lagi jika ditambahkan dengan ketika dirinya menimba ilmu sepak bola di Akademi Ajax Amsterdam, tentu proses belajar sepak bolanya jauh lebih lama lagi.

Dengan bekal ilmu sepak bola yang mumpuni seperti itu, tentu saja Ivar masih memiliki daya tawar tersendiri untuk mendapatkan klub di benua Eropa. Andaipun tak bisa mendapatkan klub di tier pertama, maka klub di tier kedua pun pasti banyak yang meminati jasanya.

3. Iklim Sepak Bola Indonesia Belum Tentu Cocok dengan Ivar Jenner

Sebagai seorang pesepak bola yang sedari kecil mengenyam ilmu persepakbolaan di Benua Eropa, tentunya hanya akan ada 2 hal jika Ivar memilih untuk hijrah ke Indonesia. Yang pertama adalah dengan skill khas Eropanya dia akan menjadi pemain yang OP, atau yang kedua akan tampil flop imbas gagal beradaptasi dengan iklim sepak bola Indonesia.

Patut digarisbawahi, tidak semua pemain yang pernah berkarier di Eropa akan selalu menjadi bintang ketika berlabuh di Indonesia. Contoh terbarunya tentu saja dapat kita lihat dalam diri Rafael Struick, yang mana sedari kecil tumbuh di lingkungan yang sepak bolanya otentik Eropa, namun ketika memutuskan untuk bergabung ke Dewa United seolah kehilangan sentuhan-sentuhan magisnya.

Nah, jika sudah ada fakta-fakta begini, sebaiknya Ivar Jenner tetap memilih di Eropa atau pulang ke Tanah Air nih? Bagaimana menurut teman-teman Sobat Bola Yoursay?

CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak