Masa depan karier sepak bola profesional Ivar Jenner belakangan ini tengah mendapatkan ujian yang cukup pelik. Setelah berproses bersama FC Utrecht semenjak tahun 2016 lalu, sang pemain kini menghadapi situasi yang cukup berat, di mana dirinya kini berstatus tanpa klub.
Seperti yang diinformasikan oleh laman Suara.com (3/2/2026), Ivar Jenner yang mengalami perpisahan dengan klubnya bahkan dikabarkan kian mendekat ke Liga Indonesia. Meksipun belum sepenuhnya terkonfirmasi resmi, namun berbagai kabar dari media menuliskan pemain tengah yang kini berusia 22 tahun tersebut telah menjalin kontak dengan salah satu klub peserta Indonesia Super League, Dewa United.
Memang, dari sisi profesionalisme, misal pun Ivar Jenner pindah ke Liga Indonesia dan bergabung ke Dewa United, hal itu tak akan menjadi sebuah masalah.
Namun, jika benar hal itu terjadi, maka sebagai penggemar sepak bola nasional dan pendukung kawakan dari Timnas Indonesia, maka saya patut menyayangkan keputusan yang diambil oleh Ivar Jenner itu.
Dengan usianya yang masih terbilang muda, yang mana baru berusia awal 20an tahun, tentunya Ivar masih memiliki banyak kesempatan untuk melanglang buana di kompetisi sepak bola negara-negara Eropa. Terlebih, dengan bekal ilmu sepak bola yang selama 10 tahun dipelajarinya di FC Utrecht, tentunya Ivar masih memiliki amunisi untuk bersaing dengan talenta-talenta lain di Benua Biru, khususnya di liga Belanda.
Memang, patut untuk diakui, Ivar sejauh ini masih kesulitan untuk bisa menembus tim-tim dengan level elit di pentas Eredivisie sekelas FC Utrecht. Sehingga, akan sangat mungkin jika dirinya juga tak akan dilirik oleh tim-tim lain yang selevel atau lebih tinggi dibanding Utrecht seperti Ajax, Feyenoord, atau PSV Eindhoven.
Namun di sisi lain, kans Ivar untuk merapat ke tim-tim medioker atau kelas bawah di Eredivisie juga tak sepenuhnya tertutup. Tim-tim semenjana seperti Groningen, Heracles Almelo, Volendam, Telstar, NAC Breda atau mungkin Fortuna Sittard yang juga menjadi klub Justin Hubner sang kompatriot di Timnas Indonesia, bisa saja menjadi pelabuhan lanjutan baginya.
Atau jika misal pun klub-klub Eredivisie tak berminat, juga tak ada salahnya bagi Ivar untuk memilih klub kasta kedua di Liga Belanda atau liga-liga lainnya di Benua Eropa.
Karena bagaimanapun, level kasta kedua di liga sepak bola benua Eropa, masih dapat dikatakan memiliki tingkatan yang lebih baik dan lebih kompetitif jika dibandingkan dengan kondisi Indonesia Super League saat ini.
Jadi, untuk saat ini, akan sangat lebih baik jika Ivar Jenner tetap meneruskan karier sepak bolanya di benua Eropa. Karena meskipun menjadi pemain cadangan atau bermain di tingkatan kedua liga, namun hal itu masih lebih menawarkan kualitas dan pengembangan skill bermainnya ketimbang kompetisi dalam negeri saat ini.
Mari kita doakan, semoga saja Ivar Jenner lebih memilih untuk melanjutkan karier persepakbolaannya di Benua Biru.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS