Wajib Bantai Ratchaburi 4 Gol, Persib Bandung Bakal Dihadapkan dengan Unfinished Task?

Sekar Anindyah Lamase | M. Fuad S.T.
Wajib Bantai Ratchaburi 4 Gol, Persib Bandung Bakal Dihadapkan dengan Unfinished Task?
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak (dok. AFC)

Tugas berat menanti Persib Bandung di leg kedua babak 16 besar guliran Asian Champions League Two alias ACL Two musim 2025/2026.

Di pertarungan lanjutan fase gugur pada kompetisi kasta kedua antar klub di level Benua Asia tersebut, tim berjuluk Maung Bandung itu dituntut untuk bisa membantai sang lawan, Ratchaburi FC dengan skor yang cukup besar.

Dilansir laman Suara.com (18/2/2026), imbas kekalahan 0-3 pada leg pertama babak 16 besar lalu, anak asuh Bojan Hodak itu diwajibkan untuk menang dengan skor minimal empat gol tanpa balas agar bisa melaju ke fase berikutnya.

Jika melihat kondisi yang saat ini tengah dihadapi oleh Persib Bandung, tentunya skor minimal itu terbilang cukup berat. Pasalnya, meskipun Tim Pangeran Biru itu dipenuhi dengan para pemain berkualitas, namun mengalahkan tim sekelas Ratchaburi bukanlah sebuah pekerjaan yang mudah.

Lebih-lebih dengan skor yang telak seperti itu. Meskipun masih sangat mungkin untuk dilakukan, namun hal itu juga berpotensi untuk menempatkan Persib Bandung pada sebuah tugas yang mungkin tak bisa mereka selesaikan.

Jika meminjam istilah yang ada dalam mitologi Hercules, pekerjaan yang dilakukan oleh Persib Bandung di laga melawan Ratchaburi ini bisa disebut sebagai sebuah "unfinished task" alias tugas yang tak terselesaikan.

Bukan karena Hercules atau Persib Bandung tak mampu untuk menyelesaikan tugas-tugas itu, namun lebih karena mereka mendapatkan tugas tambahan yang sulitnya tak kira-kira dan membuat mereka menjadi semakin ketagihan ketika berhasil menyelesaikan beban berat itu.

Ilustrasinya seperti ini, ketika nantinya Persib Bandung berhasil menundukkan Ratchaburi FC di leg kedua babak 16 besar ini dengan segala syarat yang telah dibebankan seperti memenangi pertandingan dengan empat gol tanpa balas, maka ke depannya, baik Persib maupun para pendukungnya akan terus merasa ketagihan dan ingin melakukan hal yang serupa.

Perlu digarisbawahi, dalam berbagai literatur disebutkan bahwa maksud dari "unfinished task" di sini bukan karena karena tugas yang dibebankan belum sepenuhnya selesai, namun lebih ke kondisi di mana seseorang berhasil menyelesaikan tugas berat, dan terus merasa tertantang untuk melakukannya lagi dan lagi.

Hal ini sama dengan Hercules ketika berhasil menyelesaikan tugas berat yang ke-11. Ketika dirinya sukses menaklukkan tugas pertama hingga ke-11, Hercules langsung kepikiran untuk segera menyelesaikan tugas-tugas selanjutnya hingga ke-12nya imbas euforia kesuksesan yang didapatkannya setelah penyelesaian tugas 

Sehingga, akan sangat mungkin akan muncul sebuah perasaan di mana seseorang ingin menyelesaikan tugas-tugas lain yang memiliki level lebih berat dari tugas-tugas sebelumnya.

Jadi, inilah yang bisa jadi akan dihadapi oleh Persib Bandung. Ketika Pangeran Biru sukses untuk menyelesaikan tugas 16 besar melawan Ratchaburi ini dengan baik, sudah pasti mereka akan menunggu tugas berikutnya untuk mereka selesaikan dan terus berulang hingga tugas terakhir di partai final nanti.

Semoga saja unfinished task Persib Bandung ini bukan sebuah tugas yang tak terselesaikan namun menjadi tugas yang menimbulkan ketagihan akan kemenangan ya!

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak