John Herdman 'Blusukan' ke Liga 2, Berencana Orbitkan Pemain Baru?

Sekar Anindyah Lamase | Rana Fayola R.
John Herdman 'Blusukan' ke Liga 2, Berencana Orbitkan Pemain Baru?
Pelatih timnas Indonesia, John Herdman, menjawab pertanyaan para pewarta saat ditemui di Persija Training Ground, Depok, Jawa Barat, Selasa (27/1/2026). (ANTARA/Rauf Adipati/aa)

Dunia sepak bola tanah air sedang diramaikan dengan aksi blusukan pelatih anyar Timnas Indonesia. John Herdman tertangkap kamera sedang memantau talenta-talenta lokal di kompetisi Liga 2, sebuah langkah yang memicu spekulasi apakah pria asal Inggris ini akan segera orbitkan pemain baru untuk memperkuat skuad Garuda dalam waktu dekat.

Kehadiran Herdman di kasta kedua tersebut bertujuan untuk mencari permata tersembunyi. Pada Sabtu kemarin, ia hadir langsung di Stadion Pakansari, Bogor, untuk menyaksikan laga Championship Grup A yang mempertemukan Garudayaksa melawan Persekat Tegal.

Laga tersebut berlangsung sengit dan berakhir dengan kemenangan tipis 2-1 untuk tuan rumah, Garudayaksa. Gol kemenangan dicetak oleh Alfin Kelilauw dan Adittia Gigis, sementara tim tamu sempat membalas lewat aksi Hamdi Sula.

Bagi Herdman, memantau kompetisi di bawah kasta tertinggi adalah sebuah kewajiban bagi seorang pelatih nasional. Ia ingin memahami secara menyeluruh struktur dan kualitas pemain yang tersedia di seluruh lapisan liga Indonesia.

"Sangat penting untuk memahami apa yang ada di bawah divisi pertama (Super League) di sini. Penting untuk mengetahui pemain muda mana yang sedang muncul," ungkap John Herdman sebagaimana dilaporkan Antara News pada Minggu (15/2026).

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa di level ini, gairah pemain muda untuk naik kelas sangat terasa. Intensitas dan perjuangan mereka menjadi poin menarik yang ingin ia pelajari lebih dalam sebagai bagian dari adaptasinya.

"Di level ini Anda bisa melihat banyak pemain yang jauh lebih muda. Pemain yang tengah berjuang untuk mendorong dirinya ke level selanjutnya," tambah pelatih yang sukses membawa Kanada ke Piala Dunia tersebut.

Kunjungan ke Stadion Pakansari ini menjadi momen pertama bagi Herdman memantau Liga 2 secara langsung. Sebelumnya, ia diketahui lebih banyak menghabiskan waktu dengan menonton pertandingan di level Super League atau Liga 1.

Warisan Shin Tae-yong dan Harapan dari Pemain Senior

Langkah Herdman yang mulai melirik pemain muda ini sebenarnya senada dengan fondasi yang telah dibangun oleh pendahulunya. Sejak 2019, Shin Tae-yong memang dikenal gemar mengorbitkan puluhan pemain baru dan muda untuk membentuk generasi profesional.

Strategi tersebut terbukti sukses membawa Indonesia menembus Piala Asia U-23 2024 hingga babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Kini, tantangan tersebut berada di pundak Herdman untuk melanjutkan tren positif tersebut.

Kehadiran sang pelatih di tribun penonton sempat mengejutkan para pemain di lapangan, termasuk pemain senior Garudayaksa, Andik Vermansah. Pemain berusia 34 tahun itu mengaku sempat tidak percaya melihat sosok Herdman di sana.

"Wah, lihat siapa ini? Tidak mungkin saya," canda Andik saat menyadari kehadiran sang pelatih. Ia sadar bahwa usianya yang sudah tidak muda lagi membuatnya kecil kemungkinan untuk dipanggil kembali ke timnas.

Namun, Andik menaruh harapan besar agar Herdman bisa menemukan talenta muda dari klubnya. Secara spesifik, ia merekomendasikan pencetak gol pembuka dalam laga tersebut, Alfin Kelilauw, untuk diberi kesempatan.

"Saya berharap dari tim Garudayaksa, terus terang banyak pemain-pemain muda yang berbakat. Seperti contohnya Alfin Faiz Kelilauw sangat mempunyai prospek yang sangat bagus menurut saya. Insya Allah ingin saya Alfin bisa ke timnas suatu saat nanti," ujar Andik penuh harap.

Saat ini, fokus utama Herdman memang sedang tertuju pada persiapan FIFA Series 2026 yang akan digelar pada 23-31 Maret mendatang. Di ajang tersebut, Indonesia dijadwalkan akan menghadapi Saint Kitts dan Nevis serta berpotensi bertemu Bulgaria.

Meskipun mulai memantau bibit baru di Liga 2, kabarnya untuk panggung perdana nanti Herdman masih akan melakukan evaluasi terhadap skuad lama. Ia ingin fokus pada pemahaman awal strateginya sebelum benar-benar memasukkan nama-nama baru.

Pecinta sepak bola nasional tentu sangat menantikan sentuhan magis Herdman di SUGBK nanti. Dukungan suporter yang masif diharapkan mampu menciptakan atmosfer kandang yang "angker" bagi lawan-lawan Indonesia di masa depan.

CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak