alexametrics

4 Kunci Hidup Tenang, Fokus pada Diri Sendiri!

Xandra Junia Indriasti
4 Kunci Hidup Tenang, Fokus pada Diri Sendiri!
Ilustrasi perempuan (pexels.com/Tuấn Kiệt Jr.)

Bukan hidup namanya jika tidak ada masalah. Sebenarnya, gangguan seperti ini dapat membuatmu lebih mengenal arti dari bertahan dan kesabaran. Namun, tentu kamu tetap butuh ketenangan agar tidak mengalami stres.

Nah, di bawah ini ada 4 hal yang dianggap sebagai kunci agar hidup tenang dan jauh dari overthinking (pikiran berlebih).

1. Fokus pada Diri Sendiri

Fokus merupakan salah satu keadaan yang tidak mudah untuk dilakukan, termasuk terhadap diri sendiri. Pasti di tengah waktunya akan menemukan berbagai rintangan yang mungkin dapat menggagalkan usaha memusatkan diri tersebut.

Satu akibat dari kurangnya fokus terhadap diri sendiri adalah kehidupan yang agak sulit mencapai ketenangan. Pasalnya, kamu akan terus melihat sekitar. Misal, pencapaian yang orang lain peroleh. 

Dengan begitu, kamu lebih sering merasa gelisah, bahkan bisa berujung stres. Apalagi saat pencapaian mereka lebih tinggi dari apa yang sudah kamu gapai. Intinya, kamu menganggap kehidupan ini merupakan sebuah kompetisi. 

Misal, saat teman sudah mendapat jabatan tinggi atau menikah dengan jodohnya. Kamu mulai panik dan seringkali memikirkan hal tersebut sampai mengganggu aktivitas.

Padahal, hidup adalah tentang kamu, bukan dia atau mereka. Jadi, tidak perlu berlomba-lomba untuk menjadi yang terbaik. Fokus saja terhadap diri sendiri tanpa membandingkannya dengan orang lain. 

2. Tidak Berekspetasi Tinggi

Optimis sangat diperlukan dalam menyikapi apapun. Gunanya agar kamu dianggap percaya diri akan kemampuan yang dimiliki. Namun, jangan berlebihan karena dapat membuatmu terlalu berharap dan berujung kecewa.

Tidak jarang seseorang yang penuh percaya diri akan berekspetasi tinggi terhadap sesuatu yang ia yakini. Parahnya lagi, ia sering mempublikasikannya ke banyak orang sebelum tahu hasilnya.

Padahal berperilaku seperti ini justru dapat menimbulkan kecemasan berlebih, khususnya usai sesuatu yang diharapkan tersebut terjadi. Saat tidak sesuai, kamu menjadi gelisah dan terus memikirkan kesalahan apa yang membuatnya gagal.

Kamu bahkan memperburuk keadaan dengan membodoh-bodohi diri sendiri, hingga berbagai pekerjaan tertunda karenanya. Selain itu, kamu juga akan sibuk memikirkan pandangan orang lain yang sudah menganggapmu berhasil.

Untuk itu, usahakan agar tidak berekspetasi tinggi dalam hal apapun, termasuk pada bidang yang dikuasai. Apalagi langsung  membicarakannya kepada khalayak umum sebelum ada hasilnya. 

3. Cuek pada Hal Tertentu

Gangguan mental seperti stres, kecemasan berlebih, dan depresi bisa disebabkan oleh banyaknya pikiran akan hal yang mungkin sebetulnya tidak diperlukan. Pada dasarnya, manusia memang diberi perasaan sehingga kalimat yang oleh sebagian orang dianggap biasa saja, namun tidak baginya.

Kita memang tidak bisa mengubah pola pikir dan perilaku seseorang. Jadi, yang perlu dilakukan adalah mengubah dirimu menjadi cuek atau bodo amat terhadap sesuatu yang tidak penting. Jangan biarkan rasa itu menguasai hati, pikiran, dan tubuhmu lagi. Dengan begitu, kamu akan terhindar dari gangguan mental tersebut.

Bersikap cuek terhadap hal-hal menyakitkan bukanlah sesuatu yang buruk. Justru, dapat menjadi cara agar hidupmu lebih tenang tanpa menambah beban pikiran.

4. Memiliki Rencana Hidup

Rencana memang seringkali gagal dilakukan karena manusia tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Namun, setidaknya orang yang merencanakan segala sesuatu di hidupnya akan jauh lebih tenang.

Misal dari hal-hal kecil, seperti kegiatan di akhir pekan. Saat sudah tak sabar ingin segera berlibur, kamu yang tidak ada rencana sebelumnya akan fokus dengan hal tersebut, termasuk saat jam-jam produktif. 

Kamu cemas tidak dapat bagian tiket dan yang lainnya hingga mengganggu konsentrasi di waktu kerja. Oleh karena itu, cobalah untuk menata kehidupan dengan perencanaan agar lebih tenang.

Itulah keempat tips yang dianggap sebagai kunci agar dapat hidup tenang. Kira-kira, mana nih yang menurutmu sulit untuk dilakukan?

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak