alexametrics

Ini 4 Nasihat Buat Kamu yang Terlalu Mudah Percaya dengan Orang Lain

Rizki Putra
Ini 4 Nasihat Buat Kamu yang Terlalu Mudah Percaya dengan Orang Lain
Ilustrasi berkenalan. (pexels.com/Allan Mas)

Akan terasa lebih menyenangkan kalau bisa percaya dengan orang lain, karena bisa mempermudah dalam melakukan banyak hal. Namun, tidak segampang itu untuk melakukannya. Kamu pasti tahu, banyak orang yang terlihat baik dari luar, namun memiliki niat jahat untuk memanfaatkanmu.

Kalau sudah dikhianati, pastinya bikin kamu akan kecewa untuk bisa menaruh kepercayaan pada orang lain. Maka dari itu, simak 4 nasihat bagi kamu yang mudah memberikan kepercayaan kepada orang lain.

1. Jangan mudah terpukau pada kesan pertama bertemu dengan orang lain

Banyak orang yang melakukan berbagai cara untuk membuat kesan pertamanya memukau, agar bisa mengambil hati seseorang. Mungkin, dengan tampilan yang menarik, atau mencoba sebagai orang berkarisma, agar bisa dipercaya oleh seseorang.

Jangan mudah terpukan denga hal tersebut, kamu belum melihat watak aslinya. Tidak ada jaminan orang yang berpenampilan baik bisa dikatakan orang yang memiliki niatan baik kepadamu. Makanya, jangan sesekali mempercayakan seutuhnya kepada orang yang baru kamu kenal.

2. Sengaja bersikap baik karena menginginkan sesuatu hal darimu

Memang kita bisa tertipu karena kelakuan baik orang lain, namun sebenarnya dia mengharapkan sesuatu darimu. Ketulusan seseorang bisa dilihat ketika dia tidak pamrih atas apa yang telah dia berikan kepada seseorang.

Makanya, jangan buru-buru mengambil kesimpulan langsung untuk memberikan kepercayaan padanya. Memang harus lebih waspada untuk lebih menelaah orang yang memang memiliki niat tulus, maupun pamrih.

3. Memanipulasi emosi demi mendapatkan kepercayaanmu

Sebagian orang akan terenyuh ketika melihat seseorang yang sedang bersedih, atau marah kepadamu. Karena merasa bersalah kalau tidak bisa membantunya, tidak heran kalau langsung memberikan suatu kepercayaan kepadanya.

Padahal, orang tersebut sengaja melakukannya untuk memanipulasi pikiran, agar setuju dengan keputusan yang dia ambil. Maka dari itu, kamu bisa lihat orang lain disaat mereka melakukan kesalahannya. Kalau tetap mengulangi kesalahan yang sama kembali, bisa dipastikan bahwa dia tidak memiliki niatan untuk meminta maaf padamu.

4. Jangan menceritakan ke orang lain tentang kelemahanmu

Memang, disaat bisa saling curhat dengan orang lain, bisa menambah kedekatan dengannya. Mungkin kamu tidak sengaja mencerikan masa lalumu ataupun kelemahanmu terhadap sesuatu hal.

Tentu akan jadi bumerang bagimu, karena bisa saja sebagai bahan untuknya ketika bertengkar dengamu. Tidak heran kalau dia bisa menusukmu dari belakang. Maka dari itu, tidak semua hal bisa kamu ceritakan kepada orang lain untuk bisa dipercaya olehmu.

Berdasarkan ulasan di atas, memang terlalu mudah mempercayakan sesuatu hal kepada orang lain perlu diperhatikan, dan bukan hal yang baik juga. Tentu bisa jadi bahan untuk mereka melakukan kejahatan padamu. Makanya, mulailah selektif memberikan kepercayaan pada orang lain.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak