Ada banyak orang yang tak sabar untuk menikah. Bahkan, memilih menikah muda, padahal belum ada persiapan yang memadai. Dikira, menikah itu hanya akan mendapatkan yang indah-indah saja?
Padahal, pernikahan merupakan sebuah perjalanan panjang yang mesti kamu tempuh bersama pasangan. Dan selama menikah, kehidupanmu pasti akan berubah dari waktu masih lajang.
Sehingga, ada banyak ketidaknyamanan yang mesti kamu siap terima ketika memutuskan untuk berumah tangga. Seperti jenis ketidaknyamanan berikut ini!
1. Tak bisa bebas seperti dulu
Saat menikah, apalagi ketika kamu sudah memiliki anak, maka jangan egois. Bersikap seolah-olah kamu masih lajang. Nongkrong nggak kenal waktu, main games berjam-jam, dan berbagai sikap tak dewasa lainnya.
Bila sudah menikah, kamu harus siap bahwa kini, hidupmu nggak sama lagi. Ada tanggung jawab yang turut menyertai. Tanggung jawab terhadap pasangan, serta anak-anak yang kalian miliki. Jadi, kalau masih mau senang-senang layaknya masih bujang atau perawan, mending jangan nikah dulu. Kamu belum siap!
2. Mesti bersikap lebih terbuka
Mungkin kamu tipe orang yang tertutup. Kalau ada apa-apa, selalu disimpan sendiri. Nah, bila sudah menikah, sikap seperti ini harus diubah.
Dalam hubungan, komunikasi itu salah satu kunci sukses berumah tangga. Bagaimana pasangan bisa mengerti jalan pikiran atau apa yang kamu rasakan, kalau kamu sulit bersikap terbuka.
3. Menyeimbangkan waktu antara keluarga dan karier
Ketika sudah menikah, otomatis waktumu akan terbaik untuk keluarga. Maka dari itu, wajib terima kenyataan, sehingga kamu mesti luangkan waktu untuk mereka.
Jangan disamakan ketika kamu masih lajang. Memilih keputusan karier secara bebas. Itu nggak bisa kamu lakukan lagi. Jika keputusan dalam berkarier akan berpengaruh terhadap hubungan, mesti didiskusikan dulu dengan pasangan.
4. Menerima kekurangan pasangan
Saat menikah, kamu pasti akan menemukan berbagai kebiasaan buruk pasangan yang mungkin kamu nggak sreg. Di sinilah tantangan berumah tangga. Bagaimana kamu bisa memilah mana yang mesti kamu toleransi dan disikapi dengan sabar, dan mana yang mesti kamu koreksi.
Kalau tiap kekurangan pasangan kamu kritisi, bisa bikin pasangan sebal dan benci, lho. Akhirnya, hubungan pernikahan pun jadi sering terjadi konflik.
Gimana, sudah siap dengan ketidaknyamanan saat menikah?