facebook

12 Cara Memperbaiki Hubungan setelah Adanya Perselingkuhan

Winda L.
12 Cara Memperbaiki Hubungan setelah Adanya Perselingkuhan
Ilustrasi pasangan (Unsplash.com/@fwed)

Saat kamu atau pasanganmu berselingkuh, tidak serta-merta hubungan asmara kalian harus berakhir saat itu juga. Meskipun mengakui perselingkuhan pada pasangan akan membuat sakit hati bahkan kemarahan, kamu dan pasangan tetap bisa mempertahankan hubungan, jika kalian berdua memang menginginkannya.

Akan tetapi, upaya memperbaiki hubungan setelah perselingkuhan ini hanya bisa terjadi jika kamu benar-benar menyesali keputusanmu untuk berselingkuh. Dan kamu juga harus memastikan, kalau pengakuanmu itu juga dengan alasan yang benar, bukan hanya untuk meringankan rasa salah pada dirimu sendiri saja.

Haruskah kamu menyelamatkan hubunganmu dengan pasangan?

Setelah kamu berselingkuh, kamu mungkin akan bertanya-tanya apakah kamu masih bisa mempertahankan hubunganmu dengan pasangan? Sebenarnya, perselingkuhan datang dalam berbagai bentuk. Misalnya saja untuk mengakhiri hubungan dengan berbuat curang. Sementara yang lain mungkin memiliki alasan lain. Namun, terlepas dari alasan tersebut, beberapa hubungan akan dapat diselamatkan bahkan beberapa akan berpikir jika lebih baik mengakhirinya.

Ada beberapa alasan mengapa sebuah hubungan tidak bisa bertahan jika di dalamnya terdapat perselingkuhan. Seringkali pengkhianatan akan terlalu menyakitkan bagi kedua pasangan yang pernah berkomitmen, dan kemungkinan banyak yang memilih untuk lebih baik berpisah.

Bagaimana cara menyelamatkan hubungan setelah adanya perselingkuhan?

Ada beberapa langkah yang dapat kamu ambil untuk membangun kembali hubunganmu dengan pasanganmu jika kalian memang masih menginginkan untuk bersama.

1. Merenungkan bagaimana perasaanmu

Meluangkan waktu untuk diri sendiri maupun pasangan dan memproses semua emosi yang meliputi perlu kamu lakukan. Jika kamu yang berselingkuh, coba tanyakan dirimu sendiri apakah kamu menyesal telah berselingkuh? Apakah kamu siap untuk dimintai pertanggungjawaban? Apakah kamu ingin memperbaiki hubungan dengan pasangan?

Atau jika pasanganmu yang telah berselingkuh, tanyakan pada dirimu apakah kamu ingin mempertahankan hubungan atau menyudahinya saja? Bisakah kamu jujur mengenai perasaanmu kepada pasangan setelah apa yang mereka lakukan padamu?

2. Berhenti untuk curang

Jika kamu dan pasangan ingin membangun kembali komitmen, penting untuk kalian agar berhenti untuk berbuat curang. Misalnya saja kamu harus membuat batasan dengan rekan kerja, berbicara seperlunya, dan bersosialisasi seperlunya di luar pekerjaan.

3. Menerima konsekuensi

Tidak peduli dengan alasanmu atau pasangan berselingkuh, jika kamu dan pasangan ingin kembali bersama maka kalian harus saling bertanggung jawab untuk membangun komitmen dan bertanggung jawab atas apa yang kalian kerjakan. Minta maaflah kepada pasangan jika kamu berselingkuh dan mencuranginya, terima segala konsekuensi dari perbuatan yang telah kamu lakukan.

4. Membuat keputusan

Jika kamu dan pasangan menginginkan agar hubungan tetap berlanjut dan melanjutkan untuk mewujudkan tujuan kalian bersama maka buatlah keputusan dengan pasanganmu dengan membangun kembali komitmen, mengembalikan kepercayaan, dan memperbaiki komunikasi. Selain itu, kamu dan pasangan juga harus saling menghormati keputusan, saat memutuskan sesuatu.

5. Bersikap jujur

Kamu harus bersikap jujur kepada pasangan jika ingin maju. Kurangi kemungkinan kamu harus berbohong kepadanya dengan berselingkuh di belakangnya. Bersikaplah terbuka agar hubunganmu tetap harmonis dan mengurangi konflik dalam hubunganmu.

6. Menepati janji-janjimu

Jika kamu berada jauh dari jangkauannya, kamu tetap harus menepati apa yang pernah kamu janjikan sebelumnya kepada pasanganmu. Hal ini karena membangun kepercayaan dalam hubungan bukanlah hal yang mudah jika kamu sulit diandalkan apalagi dipercaya.

7. Bersikap terbuka

Bersikap terbuka dengan tidak menyembunyikan apapun darinya. Selain itu, wajar bagi pasanganmu jika mereka merasa dikhianati dan tidak percaya jika kamu bersikap acuh dan tidak jujur. 

8. Saling menyampaikan dan mendengar

Salah satu kegagalan dalam hubungan adalah sulitnya untuk menyampaikan sesuatu kepada pasangan. Dengan saling menyampaikan dan mendengarkan pasangan dapat memperbaiki hubunganmu dengan pasangan.

Jika kamu berselingkuh karena dia tidak memenuhi ekspektasimu sebagai pasangan, penting bagimu untuk lebih mengenalnya dan lebih memahami pribadi masing-masing.

9. Memberi ruang kepada pasangan

Kamu juga perlu memberinya ruang kepada pasanganmu jika emosi sedang memuncak atau salah satu dari kalian sedang tidak baik-baik saja. Terkadang, untuk dapat membicarakan sesuatu dan menyelesaikan semuanya kamu dan pasangan perlu mengambil jarak untuk dapat mendinginkan pikiran.

10. Menghabiskan waktu bersama

Selain membiarkan pasanganmu memiliki waktu sendiri, kamu juga perlu memiliki waktu bersama. Rencanakan jadwal kencan dan ketika pasanganmu sudah siap kamu bisa berlibur bersama.

11. Melakukan couples therapy

Terapi pasangan yang berfokus pada emosi adalah modalitas yang baik untuk mengatasi rasa sakit perselingkuhan dan untuk membantu membangun kembali cara-cara baru dalam berinteraksi. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pasangan yang mengalami perselingkuhan dan mencari bantuan profesional sering kali menemukan kembali sikap optimis dan mampu memperbaiki hubungan mereka.

12. Bersedia untuk memaafkan

Selain dimaafkan oleh pasangan, kamu juga perlu memaafkan dirimu sendiri. Kamu harus bertanggung jawab atas kecuranganmu, tetapi kamu juga tidak perlu terjebak dengan rasa bersalah selama sisa hidupmu.

Perselingkuhan biasanya akan memperumit hubungan, meski awalnya terasa menyenangkan. Berani jujur ​​pada diri sendiri dan pasangan bukanlah hal yang buruk. Kamu dapat berkomitmen kembali dengan pasanganmu, atau kamu berdua mungkin memutuskan lebih baik untuk melanjutkan dan mengakhiri hubungan. Bagaimanapun, menerima konsekuensi atas perbuatanmumu akan membantumu lebih maju.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak