Saat jatuh cinta, dunia memang terasa seperti milik berdua. Itu sebabnya kalian kadang jadi lupa kalau sedang berada di tempat umum dan malah asyik bermesraan.
Walaupun sah-sah saja menunjukkan bahasa cinta terhadap pasangan di tempat umum, tapi sebaiknya jangan sampai berlebihan, ya. Berikut beberapa alasan kenapa sebaiknya kamu tak terlalu umbar kemesraan di depan publik. Apa saja alasannya? Simak terus ulasan di bawahi ini!
1. Merusak reputasi orangtua
Kamu mungkin telah dewasa, sehingga merasa bebas untuk melakukan apa pun. Meski begitu, tetap harus dipikirkan bahwa tindakanmu akan menjadi cerminan orang-orang di sekitarmu.
Ketika kamu terlalu mesra dan itu diperlihatkan di depan banyak orang, maka gak hanya reputasimu saja yang rusak, tapi juga orangtua. Bagaimanapun orang lain akan berpikir apakah dulunya orangtuamu tak mengajarkan etika bagaimana harus bersikap di depan umum sehingga sampai berbuat tak sopan seperti itu.
2. Bikin orang lain risi
Wajar ketika kamu sudah lama tak bertemu dan rasanya gak pernah ingin berpisah. Nempel terus kayak prangko.
Akan tetapi, perhatikan pula kondisi di sekitarmu. Bagimu dan pasangan mungkin aksi kalian membuat bahagia, tapi belum tentu orang lain yang melihat. Terlalu mesra di depan umum bisa bikin orang lain risi dan bukan tak mungkin kamu akan dianggap norak berasa baru pacaran saja.
3. Tak pantas untuk ditiru anak kecil
Anak kecil merupakan peniru ulung dari lingkungan sekitarnya. Ketika melihat orang dewasa yang berperilaku berlebihan, yaitu mengumbar kemesraan, maka anak kecil pun bisa mencontoh. Tentu saja perilaku ini tidak pantas untuk ditiru.
Kalau sampai dicontoh, itu artinya kamu sudah berkontribusi dalam mengajarkan anak kecil perilaku yang tidak baik, lho.
4. Dikucilkan keluarga atau teman dekat
Melihat hubunganmu yang sudah kelewat batas dan diumbar di tempat umum tanpa ada rasa malu sama sekali bisa membuat keluarga dan teman dekatmu jadi malu. Mereka gak mau diasosiasikan denganmu, sehingga memilih menjaga jarak.
Selain gak mau ketularan norak dan gak sopan, cara ini sebenarnya dilakukan sebagai bentuk protes untuk mengingatkan kalau perbuatanmu dengan pasangan sudah kelewat batas.
Semoga uraian tadi bisa menjadi bahan untuk evaluasi diri agar bisa bersikap lebih bijak di depan umum. Gimana menurutmu?