4 Cara Putus secara Baik-Baik dengan Pasangan

Hayuning Ratri Hapsari | Winda L.
4 Cara Putus secara Baik-Baik dengan Pasangan
Ilustrasi putus (Unsplash.com/@kellysikkema)

Cara putus secara baik-baik dengan pasangan mungkin terdengar mustahil. Memutuskan hubungan dengan pasangan sedikit banyak akan menyisakan luka tersendiri. Apalagi ketika hal tersebut sangat sulit dilakukan dan sudah terlalu toksik. Untuk itu, istilah ghosting memang sangat populer belakangan ini.

Meskipun tampaknya lebih mudah untuk melakukan ghosting, hal tersebut bisa saja tidak menghormati calon mantan kamu, lho! 

Jika kamu bertanya-tanya apa yang harus dikatakan untuk memutuskan hubungan dengan seseorang, berikut mungkin adalah 4 cara putus secara baik-baik dengan pasangan.

1. Memutuskan hubungan melalui pesan teks

Meskipun putus dengan seseorang paling baik dilakukan secara tatap muka, adakalanya menggunakan pesan teks bisa menjadi pilihan yang lebih baik. 

Selain itu, kamu juga harus bisa menahan keinginan untuk menjelaskan secara berlebihan, tetap berpegang pada fakta, dan tidak menyertainya dengan kata-kata kasar atau bahkan yang dapat menyakiti calon mantanmu.

2. Tidak melakukan banyak drama

Putus dengan seseorang secara langsung jauh lebih sulit daripada melalui telepon, email, atau bahkan teks, tetapi itu adalah hal yang benar untuk dilakukan. 

Jika kamu dan calon mantanmu sudah bersama dalam waktu yang lama atau telah membuat komitmen yang signifikan, maka kamu harus putus secara langsung.

Sama seperti saat putus dengan seseorang melalui pesan teks, yang terbaik adalah menjaga semuanya tetap singkat, sederhana, dan tidak melakukan banyak drama secara langsung.

Bahkan, jika kamu memiliki daftar alasan mengapa mereka adalah orang yang buruk, tahan keinginan untuk memberi tahu mereka. Hal ini mungkin menjadi katarsis, tetapi tidak akan terlalu berguna dan mempengaruhi produktivitas kamu.

3. Pilih waktu dan tempat yang tepat

Salah satu kunci cara putus dengan seseorang secara langsung adalah memilih kapan dan di mana. Ini akan tergantung pada beberapa faktor. Misalnya, mendekati hari-hari penting ataupun di tempat yang banyak disaksikan oleh orang lain. 

Untuk itu, dalam memilih tempat untuk membicarakan nasib hubunganmu dengan calon mantan perlu dipertimbangkan agar mereka dapat bereaksi tanpa takut penonton atau penghakiman.

Selain itu, memiliki teman dekat baik secara fisik atau melalui telepon juga cukup penting, sehingga kamu memiliki dukungan selama dan setelah pembicaraan itu berakhir.

4. Bersiaplah untuk berbagai reaksi yang akan diterima

Salah satu kerugian putus dengan seseorang secara langsung adalah bahwa kamu akan berada di sana dan harus menghadapi segala kemungkinan yang terjadi.

Seperti kemarahan, kesedihan atau kekesalan mereka, bahkan mungkin saja permohonan calon mantanmu agar tidak putus. 

Maka yang harus kamu ingat adalah, bahwa kamu tidak dapat mengontrol reaksi mereka. Kamu hanya dapat mengontrol reaksimu sendiri atas reaksi mereka. Lalu, tetap pada keputusan awalmu. Kamu memiliki alasan tersendiri untuk putus, dan reaksi mereka tidak dapat mengubah itu.

Persiapkanlah bagaimana kamu akan bereaksi terhadap berbagai kemungkinan reaksi mereka, sehingga kamu tidak akan membuat keputusan yang buruk.

Tidak diragukan lagi bahwa putus itu sulit. Mencari tahu bagaimana cara putus dengan seseorang lebih sulit, bahkan ketika kamu telah mempersiapkan apa yang harus dikatakan saat putus dengan calon mantanmu. 

Akan tetapi, yang perlu kamu ingat bahwa melepaskan hubungan yang sudah toksik untuk dirimu yang lebih baik bukanlah hal yang buruk.

Itulah 4 cara putus secara baik-baik dengan pasangan. Walaupun perpisahan sangat menyakitkan, jika keputusan itu terbaik untukmu dan calon mantanmu jangan pernah ragu untuk melakukannya. Selamat mencoba!

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak