Dear Parents, Ini 5 Cara Melatih Kedisiplinan bagi Anak

Hayuning Ratri Hapsari | Anisa Rachma Agustina
Dear Parents, Ini 5 Cara Melatih Kedisiplinan bagi Anak
Ilustrasi anak (Pexels/samer daboul)

Kedisiplinan anak terbentuk karena kebiasaan dari orang tua. Orang tua yang menginginkan anak yang disiplin harus senantiasa mengarahkan dan membimbing anak supaya budaya disiplin tersebut terbentuk.

Apabila anak hanya dibiarkan tanpa mendapat pengarahan, maka anak akan tumbuh menjadi pribadi yang tidak memiliki aturan dan semaunya sendiri.

Pembentukan karakter kedisiplinan anak dimulai sejak dini. Sebagai orang tua kamu dan pasangan harus senantiasa bahu-membahu dalam proses ini.

Mendidik anak bukan hanya tugas dari salah satu pihak, namun kedua belah pihak. Keberhasilan pembentukan karakter ini apabila anak bisa menjalankan semua hal sesuai dengan keteraturan. Dalam artikel ini akan dibahas mengenai 5 cara melatih kedisiplinan anak.

1. Membiasakan Bangun Pagi

Salah satu cara melatih kedisiplinan anak adalah dengan membiasakan mereka untuk bangun pagi. Ketika menginginkan anak yang bisa bangun pagi sebagai suri tauladan orang tua harus memberikan contoh terlebih dahulu.

Beri pengertian mengenai manfaat yang akan diperoleh ketika bangun pagi. Hal ini dapat menjadikan motivasi untuk mereka. Sehingga minat bangun pagi dapat tumbuh dalam jiwa anak.

2. Membuat Jadwal

Hal kedua yang harus dilakukan oleh orang tua adalah membuat jadwal harian untuk anak. Hal ini dilakukan supaya anak memiliki aturan dan aktivitasnya memiliki keteraturan.

Jadwal yang dibuat disesuaikan dengan kondisi anak. Orang tua tidak boleh memaksakan semua kehendaknya tanpa memikirkan perasaan dan kondisi anak. Sesuaikan jadwal dan buat semenyenakan mungkin. 

3. Melatih Anak Tepat Waktu

Setelah jadwal terbentuk ini saatnya untuk melatih anak untuk menghargai waktu. Hal ini dilaksanakan dengan mengajari anak untuk tepat waktu.

Misalnya ketika jadwal banguntidur anak adalah jam 05.00 maka tanamkan pada anak untuk dapat berusaha bangun jam 05.00. Beri pengertian kepada mereka bahwa ketika mereka bangun tidak tepat waktu maka akan menggeser jadwal lainnya.

4. Membuat Konsekuensi

Setelah anak mengetahui mengenai jadwal kegiatannya. Selanjutnya buatlah konsekuensi mengenai aturan-aturan tersebut. Apabila anak melanggar maka ada konsekuensi yang harus ditanggung. Hal ini dilakukan untuk melatih kedisiplinan dan anak harus bertanggung jawab akan apa yang ia lakukan.

Pilih hukuman yang mendidik seperti menghafalkan pancasila, surah pendek atau beberapa hukuman yang menggantung education.

5. Memberikan Contoh

Pada poin kelima adalah poin terpenting dari pembentukan karakter disiplin anak. Ketika kamu ingin anakmu menaati peraturan yang telah kamu buat.

Kamu harus memberikan contoh kepada anakmu. Berperilaku baik dan terpuji sehingga anak akan melihat dan meniru apa yang orang tuanya lakukan.

Nah, itu dia 5 cara membentuk kedisiplinan anak. Semoga bermanfaat.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak