Susah Fokus? Pomodoro adalah Teknik yang Kamu Butuhkan

Fikri Akhmad Adhitiya
Susah Fokus? Pomodoro adalah Teknik yang Kamu Butuhkan
Ilustrasi waktu. (Pexels/Pixabay)

Apakah kamu sering merasa gagal fokus saat akan mengerjakan sesuatu? Seringkali ketika akan belajar, atau mengerjakan tugas, kita terdistraksi dengan hal-hal yang ada di sekitar kita. Paling sering, sih tergoda untuk mengecek gadget untuk membuka media sosial atau menunggu balasan pesan dari gebetan –walaupun akhirnya tetap kecewa karena belum juga dibalas.

Hingga akhirnya sekian waktu berlalu, namun hal yang kamu kerjakan belum juga mengalami perkembangan. Tugas belum kelar-kelar, belajar tapi nggak masuk ke otak.

Lalu bagaimana cara untuk mengatasinya?

Salah satu teknik yang sering digunakan untuk mengatasi permasalahan gagal fokus adalah dengan Teknik Pomodoro.

Apa itu Pomodoro?

Teknik Pomodoro adalah salah satu bentuk cara mengatur waktu agar pikiran tetap fokus pada hal yang ingin dikerjakan. Caranya adalah dengan mengatur timer untuk fokus dan istirahat dengan suatu interval tertentu –seperti 25 menit, 20 menit, dan sebagainya.

Teknik ini ditemukan oleh Francesco Cirillo yang merasa gagal fokus saat itu. Lalu dia menggunakan sebuah alarm berbentuk tomat untuk membatasi kapan dia harus mulai fokus, dan kapan harus beristirahat.

Dalam bahasa Italia, Pomodoro berarti tomat. Hal ini berasal dari kisah Francesco yang menggunakan alarm tomat. Sehingga teknik ini diberikan nama sesuai dengan alarm yang digunakannya.

Bagaimana cara menerapkan Pomodoro?

1.    Tentukan Target Tugas/Belajar

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah menentukan target yang ingin kamu capai. Jika ingin belajar, dapat kamu tentukan berapa bab/materi yang ingin kamu selesaikan. Jika ingin mengerjakan tugas, tentukan berapa nomor yang harus kamu selesaikan.

2.    Tentukan Interval Waktu

Setelah mengetahui target yang ingin dicapai, kamu bisa menentukan interval waktu yang ingin kamu gunakan. Seperti dijelaskan sebelumnya, Teknik Pomodoro mengharuskan kamu membagi waktu untuk fokus dan waktu untuk istirahat. Kamu bisa menggunakan interval 25 menit fokus dengan 5 menit istirahat, 20 menit fokus dan 5 menit istirahat, dan sebagainya. Interval ini tergantung pada preferensi kamu.

3.    Pasang Timer sesuai Interval Waktu

Gunakan timer untuk pengingat kapan harus fokus, dan kapan harus istirahat. Ketika kamu memasuki waktu fokus, kamu harus menjauhi segala macam faktor yang membuatmu teralihkan. Jangan sentuh handphonemu, jangan tinggalkan tempat kerjamu, jangan tidur!

Jika timer telah berbunyi dan menandakan telah memasuki waktu istirahat, barulah kamu boleh untuk melakukan kegiatan-kegiatan di atas. Namun perlu diingat, kamu hanya boleh mengecek handphonemu selama 5 menit –jika kamu menggunakan interval 5 menit istirahat.

Ulangi tahap ini sampai target yang kamu buat tercapai.

4.    Ambil Istirahat Panjang

Jika targetmu telah tercapai, kamu bisa mengambil istirahat lebih panjang. Kamu dapat beristirahat selama 10 menit, atau selama 15 menit.

Saat masa istirahat ini, kamu bisa sambil menentukan, apakah akan melanjutkan mengerjakan, atau mengakhiri. Tidak masalah jika kamu ingin mengakhirinya, karena dia online tapi tidak membalas pesanmu. Eh, maksudnya karena target yang kamu buat telah tercapai.

Memulai Teknik Pomodoro mungkin akan penuh godaan dan menjemukan, namun jika kamu konsisten melakukannya, maka perlahan kamu akan bisa fokus dalam mengerjakan tugasmu.

Video yang mungkin Anda suka

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak