Awal tahun 2026 bisa dibilang jadi momen yang cukup menyenangkan bagi calon pembeli laptop gaming. Dengan budget di kisaran Rp15–20 jutaan, opsi yang tersedia sekarang jauh lebih beragam dibanding beberapa tahun lalu.
GPU generasi baru seperti RTX 5050 hingga RTX 5060 mulai masuk, prosesor kelas HX dan H-series semakin terjangkau, dan layar dengan refresh rate tinggi kini terasa seperti standar, bukan lagi fitur mewah.
Menariknya, di rentang harga ini, laptop gaming tidak lagi melulu soal FPS. Banyak produsen mulai menawarkan keseimbangan antara performa, layar, efisiensi daya, hingga fleksibilitas untuk kerja content creator. Dari sekian banyak pilihan, ada lima laptop yang paling menonjol dan layak dipertimbangkan di awal 2026.
1. Lenovo LOQ 15IRX10

Lenovo LOQ 15IRX10 bisa dibilang sebagai “gerbang” laptop gaming serius di harga Rp15 jutaan. Lenovo memposisikan seri LOQ sebagai laptop performa tinggi yang tetap rasional, dan itu cukup terasa dari spesifikasinya.
Layarnya sudah 15,6 inci IPS Full HD dengan refresh rate 144 Hz dan akurasi warna 100% sRGB. Ini bukan sekadar layar gaming cepat, tapi juga aman untuk editing foto atau desain grafis ringan hingga menengah.
Dari sisi performa, Intel Core i5-13450HX dipadukan dengan RTX 5050 8 GB GDDR7 TGP 100 watt memberikan tenaga yang lebih dari cukup untuk mayoritas game modern.
Skor Cinebench R23 multicore yang tembus 15 ribuan dan Fire Strike di atas 20 ribu menandakan laptop ini tidak hanya kuat di gaming, tapi juga sanggup diajak rendering dan multitasking berat. Kekurangannya ada di baterai 60 Wh yang realistisnya hanya bertahan sekitar 3 jam, serta bobot 2,4 kg yang memang terasa “laptop gaming banget”.
2. Acer Nitro V15

Naik sedikit ke kisaran Rp17 jutaan, Acer Nitro V15 menawarkan daya tarik yang cukup unik, yaitu Intel Core i9-13900H. CPU ini jelas monster untuk kelas harganya. Dipadukan dengan RTX 4060 8 GB, performa gaming dan produktivitas terasa sangat kencang, meski TGP GPU-nya berada di angka 75 watt.
Dalam pengujian game berat seperti Cyberpunk 2077, God of War, hingga Spider-Man, Nitro V15 masih mampu menjalankan setting tinggi dengan FPS yang playable.
Sayangnya, layarnya masih menjadi kompromi utama. Panel IPS Full HD 144 Hz dengan akurasi warna 45% NTSC membuat laptop ini lebih cocok untuk gamer ketimbang kreator. Di sisi lain, bobotnya yang hanya 2,11 kg dan baterai yang relatif awet untuk pemakaian ringan menjadikannya cukup menarik dari sisi mobilitas.
3. Lenovo Legion 5i 15IRX10

Masuk ke kelas yang lebih “niat”, Lenovo Legion 5i 15IRX10 menawarkan pengalaman yang lebih matang secara keseluruhan. Menggunakan Intel Core i7-13650HX dan RTX 5050 dengan TGP hingga 115 watt, performanya jelas lebih agresif dibanding LOQ. Selisih 7–10% performa GPU cukup terasa di game yang sangat GPU-bound.
Nilai jual utamanya ada di layar. Panel IPS 15,3 inci Full HD+ dengan rasio 16:10, refresh rate 165 Hz, dan akurasi 100% sRGB membuat laptop ini nyaman untuk kerja dan gaming sekaligus.
Build quality, sistem pendingin, serta keyboard khas Legion juga terasa lebih premium. Konsekuensinya, konsumsi daya cukup tinggi. Dengan baterai 80 Wh, daya tahannya sekitar 3–4 jam.
4. ASUS TUF Gaming A16

ASUS TUF Gaming A16 hadir sebagai alternatif menarik bagi yang ingin performa tinggi tapi lebih hemat daya. Menggunakan AMD Ryzen 7 260 dan RTX 5050 115 watt, performa gaming-nya setara Legion 5i. Bedanya, efisiensi prosesor AMD terasa signifikan, terutama saat laptop tidak terhubung ke charger.
Dengan baterai 90 Wh, A16 bisa bertahan hingga 4–5 jam untuk penggunaan campuran, bahkan lebih lama jika hanya mengandalkan iGPU. Layarnya pun tidak main-main, 16 inci IPS Full HD+ 165 Hz dengan akurasi 100% sRGB, cocok untuk kreator. Bobot 2,2 kg memang masih berat, tapi cukup seimbang dengan daya tahan baterainya.
5. HP Victus 15

HP Victus 15 FB3888AX menjadi penutup yang paling unik. Laptop ini mengandalkan AMD Ryzen AI 5 340 yang terkenal sangat efisien. Hasilnya, dalam pengujian PCMark mode Eco, baterai 70 Wh-nya bisa bertahan hingga 14 jam, angka yang jarang kita dengar di laptop gaming.
GPU RTX 5060 8 GB GDDR7 TGP 80 watt menjadikannya yang paling baru secara grafis di daftar ini. RAM 16 GB DDR5 dan SSD 1 TB juga sangat lega. Sayangnya, layar masih menjadi titik lemah dengan akurasi warna 62,5% sRGB. Untuk gaming dan penggunaan harian tidak masalah, tapi kurang ideal untuk kerja kreatif serius.
Laptop gaming Rp15–20 jutaan di tahun 2026 menawarkan pilihan yang semakin matang. Lenovo LOQ cocok untuk budget minimal dengan kebutuhan serba bisa, Acer Nitro V15 unggul di performa CPU, Legion 5i dan ASUS TUF A16 menyasar pengguna yang ingin keseimbangan performa dan layar premium, sementara HP Victus 15 menonjol di daya tahan baterai. Tinggal sesuaikan dengan prioritas, apakah butuh untuk FPS tinggi, layar akurat, atau mobilitas maksimal.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS