alexametrics

Meningkatkan Daya Beli Masyarakat dengan Kemudahan Berkredit

sulisrizkyka
Meningkatkan Daya Beli Masyarakat dengan Kemudahan Berkredit
ilustrasi kartu kredit

Grab Indonesia, salah satu platform digital terlaris ikut andil dan berperan dalam pemulihan ekonomi nasional. Upaya tersebut dirumuskan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia lewat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Kerja sama tersebut dilakukan demi memperpanjang nafas UMKM Grabfood.

Dilansir dari website resmi Grab.com, Pada Rabu (23/9) saat acara Penyaluran KUR bagi UMKM Mitra Platform Digital di Kantor Kemenko Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di masa pandemi, Pemerintah mengeluarkan berbagai kebijakan pembiayaan untuk UMKM

“Dalam rangka meningkatkan peran UMKM sebagai pengungkit pertumbuhan ekonomi dan penyerap tenaga kerja pada masa pandemi Covid-19, Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan pembiayaan UMKM dengan memberikan kemudahan akses, penundaan pembayaran dan menyediakan tambahan subsidi bunga sehingga murah dan meringankan UMKM melalui pelonggaran kebijakan KUR,”

Program tersebut sangat diapresiasi oleh Presiden Grab Indonesia yaitu Ridzki Kramadibrata. Grab khususnya GrabFood akan terus dan selalu berinovasi untuk memberikan yang terbaik untuk ekonomi Indonesia. Grab juga telah bekerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk menghadirkan fasilitas KUR kepada UMKM Grab. Disamping itu, grab memperluas penyalurannya KUR melalui kerja sama dengan Bank Mandiri dan Bank BNI.

Kebijakan KUR yang dijabarkan diatas merupakan bagian dari Program Pemulihan Ekonomi Nasional dengan tujuan untuk memperkuat daya beli masyarakat (Demand), produksi (Supply) serta Mengingkatkan jumlah uang yang beredar. Alokasi dana yang diberikan pemerintah untuk UMKM sebesar Rp.123,46 triliun. Program ini dilaksanakan hingga 2021 mendatang.

Dalam Peraturan Kemenko No.8 Tahun 2020, pemerintah menetapkan penundaan angsuran pokok dan pemberian tambahan subsidi bunga KUR sebesar 6% selama 3 bulan pertama dan 3% selama tiga bulan berikutnya, perpanjangan jangka waktu, penambahan limit plaform serta  penundaan kelengkapan persyaratan administrasi pengajuan KUR.

KUR adalah program inklusi keuangan Pemerintah dan Bank BUMN dengan suku bunga yang sangat rendah yaitu 6% per tahun dengan masa pinjaman selama 1 hingga 3 tahun. Program tersebut Sebagai bentuk dukungan terhadap UMKM yang terdampak Covid-19, Pemerintah memperpanjang subsidi bunga KUR sebesar 6% sampai Desember 2020, sehingga para pelaku UMKM dapat menikmati pinjaman bebas bunga.

Melalui kolaborasi pemerintah, Bank dan Grab (merchant GrabFood dan mitra agen GrabKios) akan diprioritaskan dan dipercepat proses aplikasinya setelah melalui screening awal yang dilakukan oleh Grab berdasarkan data kinerja mereka.

Kemudahan syarat kredit yang dilakukan oleh Pemerintah, Bank serta Grab Indonesia melalui merchant GrabFood. Hal tersebut serupa dengan program yang diluncurkan oleh Platform digital Kredivo pada event HARBOLNAS (Hari Belanja Online Nasional).

Kredivo merupakan aplikasi kredit online dan instan kepada pelanggan untuk transaksi di e-commerce, offline merchants dan pinjaman tunai, diolah berdasarkan real-time decisioning. Platform ini ikut berupaya memulihkan perekonomian dengan cara memberikan bunga 0% untuk tenor 3 dan 6 bulan. Penawaran tersebut dihadirkan guna meningkatkan dan mempertahankan daya beli masyarakat di masa pandemi. Tetapi, penawaran tersebut hanya berlaku ketika pada tanggal kembar yaitu 10.10, 11.11 dan 12.12.

Dilansir dari Liputan6.com, Menurut Riset Kredivo dan Katadata Insight Center yang berjudul “Perilaku Konsumen E-commerce Indonesia” menunjukkan fakta bahwa ketika Harbolnas atau tanggal kembar tiba. Hari tersebut merupakan hari tersibuk belanja online, peningkatan transaksi sangat terlihat dan besarannya 2-5 kali lipat daripada hari biasanya. Produk tertinggi yang menyumbang jumlah transaksi hingga 50% dari total trsanski adalah produk fashion, kesehatan, kecantikan serta peralatan rumah tangga.

Dari hasil data tersebut, Lily selaku Manajer Umum Kredivo mengatakan bahwa hari belanja online nasional merupakan hari yang tepat untuk meningkatkan dan mendorong daya beli masyarakat. Karena ketika masa pandemi tiba, banyak masyarakat yang menahan uangnya untuk konsumsi dan berbelanja yang tidak sesuai dengan kebutuhan sehari-hari.

Melalui program yang diluncurkan Kredivo, konsumen dapat memanfaatkan program cicilan 0% setiap bulan ditanggal kembar sebanyak 1 kali, dengan ketentuan transaksi minimal satu juta rupiah di seluruh merchant yang sudah bermitra dengan Kredivo. 

Kredivo, sebagai platform kredit online yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), selalu berupaya untuk mengimbangi akses keuangan dengan edukasi keuangan bagi masyarakat. Kemudahan pembayaran bunga yang rendah ketika berbelanja online, Kredivo juga menerapkan prinsip responsible lending bertujuan agar konsumen tetap bijak dalam berbelanja.

Program ini diharapkan bisa memulihkan daya beli masyarakat, memudahkan masyarakat dalam berbelanja, dan  menjadi stimulus bagi roda perekonomian Indonesia, terlebih mengingat Harbolnas menjadi salah satu momentum dengan jumlah transaksi terbesar di e-commerce sepanjang tahun. Selain itu, Program ini juga bertujuan untuk membantu merchant dalam meningkatkan rata-rata nilai pembelian.

Peran pemerintah bersama OJK dan platform digital akan terus mendorong permintaan masyarakat atas barang dan jasa didukung sektor jasa keuangan melalui penyaluran kredit, penurunan suku bunga kredit serta skema penjaminan kredit. Percepatan pengeluaran pemerintah agar permintaan kredit meningkat.

Semua dukungan dan percepatan implmentasi stimulus yang diberikan pemerintah bertujuan untuk mendorong sektor rill agar kembali tumbuh, menjaga likuditas di industri, stabilitas nilai tukar dan inflasi rendah serta mendorong pertumbuhan kredit di akhir tahun.

Dengan segala upaya dan program yang dilakukan, diharapkan dapat mendukung pemerintah dalam memulihkan ekonomi serta meningkatkan daya saing dan ketangguhan para UMKM dan E-commerce di Indonesia.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak