alexametrics

Agar Kantong dan Mentalmu Sehat, Ini 5 Tips Biar Nggak Jadi Bucin!

Latifah
Agar Kantong dan Mentalmu Sehat, Ini 5 Tips Biar Nggak Jadi Bucin!
Ilustrasi Sepasang Kekasih. (freepik.com/svetlanasokolova)

Cepat sadar! Hidup bukan perkara cinta saja, lho!

Suara.com - Bucin atau budak cinta, sepintar tampak sweet dan romantis. Tapi sebenarnya, hal itu menunjukkan kondisi hubungan yang tak seimbang. Hanya salah satu pihak yang rela melakukan hal apa pun demi pasangannya.

Hal ini bisa berdampak negatif, baik untuk kantong maupun kesehatan mental. Bagi kantong, karena orang yang bucin rela dirinya bangkrut yang penting lihat pasangannya bahagia.

Sementara bagi kesehatan mental, seseorang yang bucin rentan sekali depresi ketika pasangan yang sudah ia begitu agungkan, ternyata memutuskan hubungan.

Supaya kamu terhindar dari perilaku bucin, di bawah ini ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan. Ini tipsnya!

1. Menyadari, hidup bukan perihal cinta semata

Supaya kamu tak terjebak menjadi budak cinta, hal yang perlu kamu sadari, hidup ini tak hanya berisi persoalan cinta. Kamu pun perlu mengisinya dengan berbagai aktivitas lain, misalnya mengembangkan karirmu, atau melakukan hobi yang kamu suka.

2. Memberi batasan pada hubungan

Agar kamu tak ketergantungan pada pasangan, kamu pun perlu menerapkan batasan dalam hubungan. Jika kamu memang sibuk, kamu tak perlu takut untuk menolaknya. Begitu pun ketika pasanganmu ada aktivitas lain, kamu jadi gak tergantung padanya dan selalu menuntut bisa nempel sama dia.

3. Berusaha untuk mencintai dirimu sendiri terlebih dahulu

Mencintai diri sendiri ini tak sama dengan egois. Self-love, menunjukkan kalau kamu mengenali kelebihan dan kekurangan diri, sehingga bisa tahu apa yang terbaik bagi dirimu.

Dari sini, kamu pun jadi dapat menyadari apakah hubungan dengan pasanganmu itu sehat atau seimbang, atau malah sebenarnya telah menyakiti, karena dirimu yang selalu berkorban.

4. Ada tidaknya pasangan, kamu tetap berharga

Hal yang sering menjadi penyebab orang jadi budak cinta, karena ketakutannya ditinggalkan oleh pasangan. Padahal, ada atau tidaknya pasangan tak mengurangi nilai dirimu sendiri. Kamu tetap berharga, kok!

Jika kamu sudah tak lagi khawatir akan ditinggalkan pasanganmu, kamu pun bisa lebih tegas selama menjalin hubungan. Dan menghindarkanmu dari orang yang hanya ingin memanfaatkan kamu saja.

5. Melakukan evaluasi

Langkah yang juga perlu kamu lakukan supaya gak jadi budak cinta, dengan melakukan evaluasi. Kamu perlu jujur pada diri sendiri, apakah hubungan yang selama ini terjalin telah membuatmu nyaman dan bahagia, atau malah membuatmu kewalahan karena harus selalu menuruti keinginan pasangan.

Cinta yang baik, harusnya tak dicapai dengan memperbudak seseorang. Kamu dan dia setara, dan bisa sama-sama saling pengertian. Lakukan langkah di atas, ya supaya kamu nggak terjebak jadi budak cinta!