Sambo hingga Bjorka, 5 Rentetan Kasus Besar Paling Menyita Perhatian Publik Menjelang Akhir 2022

Hernawan | Rizka Utami Rahmi
Sambo hingga Bjorka, 5 Rentetan Kasus Besar Paling Menyita Perhatian Publik Menjelang Akhir 2022
Ilustrasi garis polisi (Freepik/user9023173)

Pada pertengahan hingga menjelang akhir tahun 2022, banyak sekali kasus-kasus besar yang benar-benar membuat publik tercengang. Pasalnya kebanyakan kasus yang terjadi tergolong tidak biasa dan melibatkan tokoh-tokoh besar di Indonesia. Dari banyaknya kasus besar, tidak sedikit justru yang berasal dari Polri.

Setidaknya ada 5 kasus yang beberapa bulan terakhir sangat menyita perhatian publik hingga kasusnya selalu ditayangkan hampir di seluruh stasiun tv. Bahkan beritanya tersiar hingga berminggu-minggu, sampai berbulan-bulan lamanya. Berikut ini adalah daftar kasus besar tersebut.

1. Kasus pembunuhan Brigadir J

Awal pertengahan juli 2022 institusi PoIri tercoreng dengan adanya kasus pembunuhan ajudan Kadiv Propam, Novriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Sebelumnya kasus yang diawali dengan berita "Polisi Tembak Polisi" antara Bharada Richard Eliezer alias Barada E dan Brigadir J tersebut cukup mendapatkan atensi besar karena TKP pembunuhan terjadi di rumah Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.

Kini diketahui bahwa Ferdy Sambo bersama istri, pengawal dan supir pribadi adalah tersangka pembunuhan berencana terhadap Alm. Brigadir J.

2. Hacker Bjorka

Belum reda masalah pembunuhan Brigadir J oleh Sambo cs, pada pertengahan Agustus 2022, publik sudah dibuat ramai dengan berita seorang hacker "Bjorka" yang diduga berhasil meretas situs pemerintah dan mencuri puluhan juta data para pengguna Indihome.

Tidak sampai di situ, Bjorka juga pernah membahas siapa dalang di balik pembunuhan aktivis Munir. Hal-hal lain seperti di bukanya data Menteri Kominfo, Johny Gerard Plate atau tokoh-tokoh besar lain membuat Bjorka semakin terkenal sebagai hacker di Indonesia.

3. Tragedi Kanjuruhan

Pada awal Oktober 2002, berita duka datang dari dunia sepak bola Indonesia. Pertandingan antara Arema FC dan Persebaya yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan menyisakan luka mendalam imbas 132 orang meninggal dunia akibat insiden penembakan gas air mata yang dilakukan oleh oknum polisi.

Tragedi Kanjuruhan ini begitu menyita perhatian publik hingga mancanegara.

4. Kasus KDRT Lesti Kejora

Kasus yang paling menyita perhatian publik selanjutnya datang dari dunia entertainment, yaitu kasus KDRT yang dilakukan oleh artis Risky Billar terhadap istrinya seorang penyanyi dangdut terkenal yaitu Lesti Kejora.

Sontak saja hal ini membuat publik gaduh dan kaget, wajar saja, selama ini image pasangan serasi dan harmonis dilabeli untuk kedua pasangan ini. Namun ternyata, pada akhir September Lesti diketahui membuat laporan kepada kepolisian mengenai KDRT yang dialaminya

Atas kejadian itu Lesti melaporkan Billar yang berakhir dengan penetapan tersangka dan penahanan terhadap suaminya. Namun baru sehari penahanan, lesti diketahui mencabut laporannya dan meminta suaminya tersebut dibebaskan yang membuat publik kecewa sekaligus kesal dengan keputusan Lesti ini.

5. Keterlibatan Irjen Teddy Minahasa dalam kasus narkoba

Yang terbaru adalah kasus narkoba yang menyeret Irjen Teddy Minahasa. Diketahui bahwa Irjen Teddy telah terlibat dalam pengendalian peredaran narkoba yang juga melibatkan beberapa pihak kepolisian.

Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 5kg sabu berhasil digagalkan pihak kepolisian dalam kasus tersebut. Hal tersebut tentunya menambah rentetan panjang kasus besar yang berasal dari Institusi polri hingga bisa mencoreng nama instansi besar tersebut.

Apalagi Irjen Teddy Minahasa baru beberapa waktu yang lalu ditunjuk menjadi Kapolda Jawa Timur menggantikan Irjen Nico Afinta. Pada Mei lalu Irjen Teddy Minahasa berhasil menciduk pelaku peredaran narkoba jenis sabu dengan jumlah yang tidak tanggung-tanggung yaitu seberat 41,4 kg.

Sayangnya, kini ia sendiri yang menjadi tersangka kasus narkoba  yang tentunya semakin mencoreng institusi Polri selama beberapa bulan terakhir

Kasus besar di atas hanyalah sebagian kasus yang paling menyita perhatian publik dibanding semua kasus yang ada. Semoga hukum di Indonesia bisa tetap adil walaupun tidak jarang kejahatannya berasal dari penegak hukum itu sendiri.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak