Ulasan Novel Sirkus Pohon: Romansa Kehidupan yang Polos dan Indah

Ayu Nabila | Rizky Melinda Sari
Ulasan Novel Sirkus Pohon: Romansa Kehidupan yang Polos dan Indah
Ilustrasi sirkus. (pexels)

Identitas Buku

Judul buku: Sirkus Pohon

Jenis buku: Novel

Penulis: Andrea Hirata

Penerbit: Bentang Pustaka

Cetakan Ketiga: Januari 2018

Ulasan Novel Sirkus Pohon

Karya salah satu penulis senior Indonesia, Andrea Hirata ini tidak kalah seru dan menarik untuk dikupas dibanding dengan karya fenomenal yang lain, seperti Laskar Pelangi.

Novel berjudul Sirkus Pohon ini bercerita tentang seorang lelaki bernama Hob, yang hidup di sebuah daerah terpencil di pulau Sumatra dengan segala kesederhanaannya. Ia bekerja serabutan, tinggal bersama ayah dan adik perempuannya yang sudah bersuami dan memiliki dua orang anak.

Hidup Hob benar-benar mencerminkan hidup masyarakat pedalaman yang polos dan murni. Persahabatannya dengan Taripol membuatnya di drop out dari sekolah. Ketika sudah menjadi lelaki dewasa, Hob dipertemukan oleh takdir dengan Sirkus Keliling Blasia. Pertemuan ini membuat ia sadar bahwa panggilan hidupnya adalah menjadi seorang badut sirkus.

Melalui tokoh Hob, aku sebagai pembaca dapat mengetahui bahwa kehidupan sirkus tidak sesederhana dan seremeh yang terlihat di pasar malam. Di dalamnya ada cinta, harapan, dan ketulusan. Sirkus merupakan sebuah hiburan yang murah meriah bagi sebagian besar masyarakat. Sayang, sekarang ini sudah jarang terlihat.

Membaca novel ini membuat pandanganku secara pribadi terhadap sirkus berubah. Mereka, para pekerja sirkus dengan berbagai talenta dan kelebihan unik masing-masing, benar-benar menampilkan sosok manusia yang luar biasa.

Andrea Hirata atau yang biasa disapa dengan panggilan Pak Cik selalu sukses memukai para pembaca dengan kalimat-kalimat sederhana dan khasnya. Setiap kalimat yang disajikan dalam buku ini benar-benar indah dan mencerminkan kehidupan masyarakat yang polos dan menghangatkan.

Kisah romansa antara tokoh utama, Hob, dengan calon istrinya yang bernama Dinda juga sukses membuatku tersentuh. Saat Hob sudah bersiap untuk melamar pujaan hatinya tersebut, tiba-tiba Dinda terkena suatu penyakit atau kelainan yang menyebabkan ia berperilaku aneh. Dinda hanya diam sepanjang hari, tidak ingin makan, tidak ingin minum, tidak ingin berbicara, bahkan pandangan matanya kosong.

Kesetiaan Hob benar-benar diuji. Namun, Hob mampu membuktikan perasaannya pada Dinda. Lantas, berhasilkah Hob dan Dinda hidup bahagia? Lalu ada hubungan apa sebenarnya antara pohon delima yang ada di depan rumah Hob dengan kehidupan yang dijalani Hob?

Temukan jawabannya dalam salah satu masterpiece Pak Cik yang keren ini, novel Sirkus Pohon!

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak