Sinopsis Drama Thailand 55:15 Never Too Late Episode 15: Kembali Menjadi Wujud Dewasa

Ayu Nabila | Lintang Larissya
Sinopsis Drama Thailand 55:15 Never Too Late Episode 15: Kembali Menjadi Wujud Dewasa
Cuplikan adegan drama Thailand episode 15 '55:15 Never Too Late' (instagram/@gmmtv)

Drama Thailand terbaru yang diproduksi oleh sutradara Saranyu Jiralaksanakul melalui rumah produksi GMMTV, ‘55:15 Never Too Late’ kinin sudah memasuki episode 15 dan tentu saja kisahnya semakin seru. Drama Thailand ‘55:15 Never Too Late’ sendiri menceritakan lima orang dewasa berumur 55 tahun yang kembali menjadi siswa umur belasan tahun dalam waktu semalam. Drama ‘55:15 Never Too Late’ dibintangi oleh Nanon Korapat, Khaotung, View Benyapa, Piploy Kanyarat, dan Kayavine.  

Untuk kalian yang mengikuti drama Thailand satu ini dan belum sempat menonton episode 15, berikut sinopsis '55:15 Never Too Late' episode 15.

Sinopsis Drama Thailand 55:15 Never Too Late Episode 15

Pada awal episode 15 ini, scene memperlihatkan video Jaya yang populer secara tiba-tiba, seorang musik investor ternama mengundang Jaya dan Pao untuk makan siang membicarakan kontrak, orang itu adalah CEO perusahan Jaya sebelumnya yang pernah membuang Jaya dewasa kala kesuksesannya memudar. Tentu Jaya menolak mengingat bagaimana CEO itu memperlakukannya dulu.

Namun, CEO tidak melepaskan Jaya begitu saja, dia merayunya sampai Jaya tertarik dan memutuskan untuk tanda tangan kontak dengan perusahan. Hal yang ada dipikiran Jaya saat itu adalah mendapatkan kembali apa yang menjadi miliknya, yakni lagu, kepopuleran, hidup yang diinginkannya, dan kembali tampil di atas panggung. 

Sang CEO tidak bisa memberikan semua yang Jaya inginkan, tapi CEO itu bisa memberikan kesempatan kepada Jaya untuk membuktikannya sendiri ke semua orang kalau dia adalah orang yang berbakat dengan menyanyi secara live di pembukaan sebuah konser.

Seksan memutuskan untuk keluar dari penyiar di sekolah, Ia memiliki prioritas lain yang harus dilakukan. Seksan juga membantu Pangpond untuk menyatakan perasaannya ke Kiki sebagai bentuk terima kasihnya. Sementara hubungannya dengan Prim masih dalam zona abu-abu, karena Prim tidak bisa menerima Seksan dalam wujud remaja. 

Akhirnya hari yang ditunggu-tunggu tiba, hari di mana Amonthep akan bertanding. Ini merupakan kesempatan satu-satunya untuk menyelamatkan akademi tinju yang dibangun oleh Boonmae dan menyelamatkan keluarganya dari hutang.

Menariknya, Thep akan kembali melawan Pruek, lawan yang pernah dikalahkannya kala itu. Namun sayangnya pada pertandingan ini Thep tidak berhasil meraih kemenangan, ia terjatuh oleh pukulan Pruek dan gagal menjadi juara pertama untuk dapatkan hadiah jutaan baht.

Meskipun gagal menjadi pemenang, Thep mencari jalan lain untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya, begitu pula dengan istri dan anaknya yang akan saling membantu.

Malam harinya, geng 55:15 berkumpul untuk merayakan ulang tahun Jarunee. Tidak terasa sudah tiga bulan mereka kembali menjadi remaja berusia 15 tahun. Banyak yang berubah dari kehidupan mereka, mereka diberikan kesempatan kedua untuk melakukan apapun yang mereka sukai.

Ada yang beruntung di masalah percintaan tapi ada yang harus merelakan cintanya. Ada pula yang berhasil meraih mimpinya, tapi ada juga yang harus mencari jalan hidup baru demi keluarganya. Semua menikmati sekaligus mengikhlaskan apa yang terjadi di hidup mereka kelak di hari tua tidak ada penyesalan.

Episode 15 dari drama Thailand 55:15 Never Too Late ini ditutup dengan adegan sebuah bintang jatuh dan saat itu pula geng 55:15 kembali menjadi wujud dewasa. Tapi tidak dengan Seksan, ia masih dalam wujud remajanya.

Saksikan kelanjutan cerita geng 55:15 yang sudah berubah wujud menjadi dewasa di episode selanjutnya drama Thailand ‘55:15 Never Too Late’ di kanal Youtube GMMTV Official dan Disney+ Hotstar.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak