Ulasan

Ulasan Buku Ayah yang Dirindukan: Kisah Seorang Anak SD Harus Menanggung Beban Berat

Ulasan Buku Ayah yang Dirindukan: Kisah Seorang Anak SD Harus Menanggung Beban Berat
Ilustrasi cover buku "Ayah yang Dirindukan." (pexels)

Identitas Buku

Judul Buku: Ayah yang Dirindukan

Penulis: Yandianto

Penerbit: PT Bintang Ilmu

Jumlah Halaman: 108 Halaman

Cetakan Kedua, Desember 2006

Ulasan Buku "Ayah yang Dirindukan"

Membaca kembali buku-buku yang sudah pernah dibaca ketika masih anak-anak memang memiliki kesan tersendiri. Rasanya, dulu ketika pertama kali membaca, aku hanya sekadar membaca begitu saja. Sekarang, setelah bertahun-tahun kembali membaca buku yang sama, sensasi dan pengalaman yang ditawarkan oleh sebuah buku bisa berbeda.

Buku "Ayah yang Dirindukan" bercerita tentang Jaka, seorang anak Sekolah Dasar (SD) yang hidup bersama neneknya di sebuah rumah sederhana yang terletak di sebuah desa yang juga sederhana. Setiap harinya, Jaka selalu semangat untuk berangkat ke sekolah. Meskipun hujan turun, ia tetap berangkat dengan bermodalkan sepotong daun pisang dan setumpuk buku dalam pelukannya yang berusaha ia lindungi dari rembesan air hujan.

Nenek Jaka memiliki sebuah warung yang menjual gorengan dan kopi di depan rumahnya. Dari sanalah ia mendapatkan uang untuk bertahan hidup bersama cucunya. Meskipun tentu saja uang yang dihasilkan dari berjualan tersebut sangat jauh dari kata cukup. 

Jaka mempunyai seorang teman perempuan, Sumirah namanya. Jangan berpikir berlebihan, ini adalah cerita anak SD, sudah pasti tidak ada masalah percintaan dan segala macamnya. Hubungan mereka berdua  murni persahabatan, dan di sinilah letak menariknya buku anak-anak. Segala sesuatu dipandang sebagai hal yang wajar dan sederhana.

Kisah hidup Jaka cukup pilu dan mengharu biru untuk anak seusianya. Kehidupan rumah tangga orang tuanya yang tidak harmonis dan berakhir tragis, membuat ibunya menerima beban batin yang sangat berat, sehingga berakhir mengidap penyakit mental. Jaka juga harus menerima kenyataan bahwa ayahnya tidak pernah muncul dan ikut berperan dalam kehidupannya.

Cerita yang ada dalam buku Ayah yang Dirindukan ini disampaikan dengan bahasa yang ringan dan mudah dipahami, mengingat sasaran pembaca utama cerita ini adalah anak-anak usia SD. Namun, banyak sekali pelajaran hidup yang bisa diambil. Tentang keyakinan, persahabatan yang tulus, keluarga, iklhas menerima, dan pelajaran berharga lainnya.

Jaka selalu berpegang teguh pada keyakinan bahwa ketika Tuhan berkehendak, maka tidak ada yang bisa menghentikan rencana milik-Nya.

Itulah ulasan singkat buku "Ayah yang Dirindukan," sebuah kisah sederhana yang sangat menyentuh hati dan mampu membuka mata. Buku ini sangat sirekomendasikan untuk dibaca oleh anak-anak usia SD, agar mereka tumbuh menjadi sosok yang tangguh dan bersahaja seperti Jaka. Selamat membaca!

    Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

    Komentar

    Rekomendasi

    Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda