Ulasan
Ulasan Buku Siswa di Atas Garis: 7 Rahasia Menjadi Pelajar Sukses
Buku 'Siswa di Atas Garis: 7 Rahasia Menjadi Pelajar Sukses' yang ditulis oleh Sabam Sopian Silaban memiliki banyak makna yang mendalam, dimulai dari cara berpikir, perilaku, dan dampak yang ditimbulkan. Buku ini berjumlah 154 halaman dengan dibagi beberapa subbab untuk dapat dipahami pembahasannya. Penulis berharap dengan adanya buku yang telah diterbitkan mampu mengubah pola pikir pelaku pendidikan, baik pelajar dan guru.
Selain itu, buku ini juga mengajak untuk kepada seluruh pelaku pendidikan dapat merealisasikannya dalam kehidupan masing-masing. Sasaran pembaca buku diantaranya para pelaku pendidikan di Indonesia, para pelajar, pengambil kebijakan di instansi pendidikan, guru formal, dan nonformal, serta para orang tua pelajar. Buku ini bermanfaat bagi para guru sebagai bahan diskusi bersama anak didik dan modal referensi buku motivasi. Tulisan buku ini mudah dipahami dan memiliki makna mendalam dengan motivasi yang selalu diberikan di setiap halaman.
Berikut ini adalah 7 rahasia menjadi pelajar sukses untuk mencapai siswa di atas garis diantaranya:
1. Menetapkan impian hidup
Memulai halaman baru dengan melakukan segala sesuatu dan menetapkan tujuan sehingga memiliki fokus dan arah adalah cara yang mampu mengubah pola pikir setiap siswa secara signifikan. Modal menetapkan impian hidup dengan membayangkan kondisi yang diinginkan dan melakukan suatu hal untuk bisa bermanfaat bagi banyak orang itulah kunci utama sesungguhnya.
Dalam menjalani hidup kita harus menjadi sang pemimpi untuk dapat meraih cita-cita yang diharapkan, walaupun merasa hal tersebut mustahil. Percayalah tuhan akan membantu dan menjanjikan dengan cita-cita yang diinginkan bila ikhtiar yang dilakukan sejalan dengan doa yang dilantunkan setiap melaksanakan ibadah.
Tanamkan dalam diri masing-masing bahwa kesuksesan terdapat di tangan siswa yang rajin dan bukan siswa yang pintar. Rajin dalam belajar bisa dilakukan oleh semua siswa dengan membuang penyakit belajar, hal tersebut membuat siswa menjadi malas untuk belajar bila tidak dihilangkan. Giat belajar adalah salah satu kunci keberhasilan pelajar dalam menetapkan impian hidup.
2. Mengukir prestasi
Setiap siswa memiliki potensi minat dan bakat masing-masing, baik dalam bidang akademik dan non akademik. Pada kenyataannya, banyak orang yang memiliki potensial tetapi tidak pernah menjadi insan yang berprestasi. Begitu juga dengan orang yang mempunyai bakat terpendam tak tergali, karena ia tidak tahu bakat yang dimiliki untuk mengoptimalkannya.
Terkadang, siswa yang ingin mengukir prestasi hanya ingin mendapatkan kemenangan dalam setiap kompetisi. Padahal setiap orang yang menempati kemenangan di dalam kompetisi, mungkin saja ia pernah gagal berulang kali.
Meningkatkan jiwa dalam berkompetisi dengan berdaya saing positif mampu meningkatkan minat dan bakat yang dimiliki setiap masing-masing siswa untuk dapat dikembangkan. Dengan mengikuti kompetisi bisa menyimpan pengalaman dalam hidup yang sangat berharga.
3. Hidup di atas garis
Biasakan menjadi siswa yang hidup di atas garis dalam menjalani kehidupan. Semakin baik dalam berperilaku dan beretika maka kesuksesan akan mendekati secara perlahan. Sebab siswa yang pintar tak memiliki etika dan adab maka kemungkinan besar terjadi ia akan terjatuh pada akhirnya dalam menggapai mimpi.
Hidup di atas garis bagaikan sebuah pilihan, siswa yang hidup di area kehidupan tersebut mampu memberikan dampak positif yang baik di lingkungan sekitarnya, sikap tersebut diantaranya selalu tersenyum, menyapa lebih dulu, bersedia memberi ilmu kepada teman, bersenda gurau, sabar dan pemaaf, rajin memberi sedekah, suka menolong, dan lain sebagainya.
Memang dibutuhkan waktu untuk menjadi pribadi yang hidup di atas garis. Namun, sebenarnya hal tersebut merupakan pilihan dan keputusan bagi setiap siswa yang memiliki keinginan untuk hidup lebih baik. Dengan hidup di atas garis memberikan ruang yang luas untuk memberi yang terbaik dari yang kita miliki. Alangkah indahnya hidup di atas garis bila kita bisa menerapkan dalam kehidupan.
4. Mengenal gaya belajar
Umumnya setiap manusia memiliki lima indra dalam menerima rangsangan dan merespons informasi. Siswa dapat melakukan tes untuk mengetahui gaya belajar yang dominan. Jenis gaya belajar diantaranya visual, auditorial, dan kinestetik.
Bila kamu condong dalam gaya belajar visual, maka kamu menangkap lebih cepat informasi melalui gambaran secara keseluruhan, baik dengan dilengkapi warna dan simbol.
Namun, jika kamu memiliki gaya belajar auditorial artinya lebih cepat menangkap informasi yang didapat dengan mendengarkan informasi berulang-ulang atau dengan melakukan cerita.
Sedangkan gaya belajar kinestetik lebih suka belajar melalui gerakan dan menghafal informasi atau dengan cara praktik.
5. Melakukan senam otak
Otak yang terus bekerja setiap hari tanpa henti juga membutuhkan relaksasi. Fisik yang lelah akan memengaruhi cara kerja otak dan begitu pula sebaliknya. Salah satu cara untuk melakukan senam otak yaitu dengan belajar sambil bermain sehingga isi dari pelajaran akan lebih mudah diserap.
Selain itu, mencoba gerakan-gerakan yang bisa merangsang otak agar lebih rileks dalam belajar untuk mempertajam penglihatan, meningkatkan kemampuan berpikir, meningkatkan konsentrasi, dan mencari ide mampu melatih otak untuk bekerja dan melakukan relaksasi.
6. Menulis sekumpulan impian besar
Impian besar yang diinginkan tidak hanya diucapkan saja, tetapi dituliskan dalam sebuah kertas dan tempelkan di sisi kamar untuk kamu mengingat mimpi yang harus digapai.
Ketika merasa lelah dalam melakukan proses untuk mencapainya, kamu bisa melihat lagi mimpi-mimpi yang telah dituliskan dalam secarik kertas itu. Rencana-rencana kecil itulah yang akan membuatmu semakin bersemangat dalam mencapai impian
7. Selalu berdoa untuk mencapai impian
Amin adalah kata terdahsyat kenyataan yang mendahului keadaan nyata sesungguhnya. Usaha yang dikerjakan jika sejalan dengan doa yang diucapkan maka akan membuahkan keberhasilan yang berdampak positif dengan jalan yang diberkahi oleh tuhan.
Doa merupakan sebuah keharusan untuk mencapai segala impian, kepintaran yang dimiliki sesungguhnya hanyalah milik tuhan dan kecerdasan itu hanyalah titipan tuhan kepada makhluknya. Tanpa dengan adanya doa, kesuksesan akan diraih dengan sekejap saja, yakni keberhasilan di dunia dan tidak mendapatkannya ketika di akhirat.
Buku 'Siswa di Atas Garis: 7 Rahasia Menjadi Pelajar Sukses' bisa menjadi rekomendasi bagi para pelaku pendidikan untuk bersama-sama meraih impian besar. Penulis memberikan motivasi kepada para siswa untuk mengejar mimpi tanpa henti, dengan tidak melihat segi ekonomi, kepintaran, kecerdasan, dan dari perspektif sudut pandang yang berbeda lainnya.
BACA BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE