Ulasan Novel Where Loyalty Lies: Perjalanan Menemukan Jati Diri

Hikmawan Firdaus | aisyah khurin
Ulasan Novel Where Loyalty Lies: Perjalanan Menemukan Jati Diri
Novel Where Loyalty Lies (goodreads.com)

"Where Loyalty Lies" merupakan novel debut Elle Christopher yang terbit pada Juli 2025. Novel ini menghadirkan kisah tentang keberanian seorang perempuan meninggalkan hidup “sempurna” yang selama ini hanya mengikatnya pada ekspektasi orang lain, lalu menemukan kembali jati dirinya melalui perjalanan penyembuhan dan cinta baru. Dengan latar pegunungan Georgia yang menenangkan, novel ini menekankan pada tema self-discovery, kesetiaan pada diri sendiri, dan cinta yang tumbuh secara alami.

Tokoh utama dalam novel ini adalah Emerson Sinclair, seorang perempuan yang tampak memiliki segalanya, suami mapan, rumah besar, dan kehidupan yang sesuai standar masyarakat. Namun di balik semua itu, ia merasa terjebak. Hidupnya penuh tuntutan, penuh kepura-puraan, dan jauh dari kebahagiaan sejati. Keputusan besar ia ambil ketika ia memilih meninggalkan kehidupan lamanya dan pindah ke sebuah kabin sederhana milik neneknya di pegunungan Georgia.

Di sanalah Emerson bertemu Sam Sterling, seorang pria yang hangat, membumi, dan penuh ketulusan. Sam berbeda dari siapapun yang pernah ia kenal. Ia tidak menuntut Emerson untuk menjadi sosok yang “sempurna”, melainkan menerima dirinya apa adanya. Dari sinilah tumbuh ikatan yang perlahan berubah menjadi cinta yang tulus.

Namun, jalan Emerson tidaklah mudah. Masa lalunya tidak begitu saja menghilang. Tekanan dari keluarga, bayang-bayang pernikahan sebelumnya, hingga tuntutan sosial yang mengekang terus menghantuinya. Pertanyaannya, apakah Emerson akan setia pada dirinya sendiri dan memilih kebahagiaan bersama Sam, atau kembali pada kehidupan lama yang meski aman, namun tidak membahagiakan?

Novel ini menekankan tema kesetiaan dalam arti yang lebih dalam. Judul Where Loyalty Lies bukan hanya tentang setia pada pasangan atau keluarga, tetapi lebih pada kesetiaan terhadap diri sendiri, berani memilih jalan hidup yang sesuai dengan hati. Elle Christopher dengan indah menyoroti dilema perempuan modern yang sering kali menanggung beban ekspektasi sosial.

Selain itu, novel ini juga berbicara tentang penyembuhan dan kebebasan. Emerson mewakili banyak orang yang merasa “hidup sesuai aturan orang lain” lalu berusaha menemukan keberanian untuk mengatakan cukup dan memulai kembali. Novel ini menjadi pengingat bahwa meninggalkan sesuatu yang merugikan, meski tampak nyaman, adalah bentuk keberanian terbesar.

Emerson Sinclair digambarkan sebagai sosok yang pada awalnya rapuh, penuh luka, dan terjebak dalam pernikahan yang kaku. Namun sepanjang cerita, pembaca dapat menyaksikan pertumbuhannya menjadi perempuan yang kuat dan berani memperjuangkan kebahagiaan sejati. Transformasinya terasa realistis dan menyentuh.

Sam Sterling adalah pasangan pria yang ideal, ia penyayang, sabar, dan apa adanya. Ia tidak berusaha mengubah Emerson, melainkan mendukung proses penyembuhan yang sedang dijalaninya. Sosok Sam memberi warna kehangatan dan rasa aman yang kontras dengan dunia Emerson sebelumnya.

Karakter pendukung, seperti keluarga dan sahabat Emerson, menambah lapisan konflik. Mereka mewakili tekanan eksternal yang menguji keputusan Emerson, apakah ia tetap setia pada nilai lama atau berani melawan demi dirinya sendiri.

Elle Christopher menulis dengan gaya yang sederhana namun emosional. Narasinya mengalir lembut, penuh deskripsi atmosfer pedesaan Georgia yang mendukung nuansa penyembuhan. Dialog-dialognya jujur dan sarat emosi, membuat hubungan Emerson dan Sam terasa natural.

Kekuatan terbesar novel ini ada pada bagaimana penulis menyelipkan suspense emosional. Tidak ada aksi berlebihan atau drama berlarut, namun ketegangan batin Emerson dibangun secara konsisten hingga klimaks. Pembaca dibuat penasaran, apakah Emerson benar-benar bisa melepaskan masa lalunya?

Banyak pembaca yang memuji novel ini karena kemampuannya menyampaikan perjalanan emosional yang relatable. Emerson bukan tokoh sempurna, tetapi justru kelemahannya yang membuat ia dekat dengan hati pembaca. Sam pun digambarkan bukan sebagai pahlawan klise, melainkan sebagai sosok realistis yang hadir di waktu yang tepat.

Beberapa ulasan bahkan menyebut kisah ini sebagai love story yang sebenarnya bukan tentang cinta kepada orang lain, tetapi cinta pada diri sendiri. Hal ini membuat novel ini lebih dari sekadar kisah romansa biasa.

"Where Loyalty Lies" adalah novel yang memikat dengan cerita sederhana namun sarat makna. Elle Christopher menyajikan kisah tentang perjalanan emosional seorang perempuan yang berusaha melepaskan diri dari keterikatan masa lalu untuk menemukan kebahagiaan sejati. Melalui karakter Emerson dan Sam, pembaca diajak merenungkan kembali arti kesetiaan, pengorbanan, serta keberanian memulai hidup baru.

Identitas Buku

Judul: Where Loyalty Lies

Penulis:Elle Christopher

Penerbit: Stonegate Press

Tanggal Terbit: 15 Juli 2025

Tebal: 414 Halaman

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak

Ingin dapat update berita terbaru langsung di browser Anda?