Virus human papillomavirus (HPV) adalah infeksi menular seksual (IMS) yang sangat umum. HPV dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk kanker serviks, kanker vulva, kanker vagina, kanker penis, kanker dubur, dan kutil kelamin.
Banyak orang yang mengira bahwa HPV hanya menyerang perempuan. Padahal, laki-laki juga berisiko terinfeksi HPV. Bahkan, laki-laki juga bisa mengalami masalah kesehatan yang serius akibat HPV.
Berikut ini adalah 8 alasan mengapa HPV juga bisa menyerang laki-laki. Mari disimak ulasannya.
BACA JUGA: 3 Obat Demam Bahan Alami yang Bisa Bantu Kurangi Gejala, Ada Lada Hitam
HPV dapat ditularkan melalui hubungan seksual.
Hubungan seksual yang tidak aman, baik vaginal, anal, maupun oral, dapat meningkatkan risiko penularan HPV.
HPV dapat ditularkan melalui sentuhan kulit-ke-kulit.
HPV dapat menyebar melalui kontak kulit-ke-kulit, seperti pada bagian tubuh yang terinfeksi, seperti penis, skrotum, atau anus.
HPV dapat ditularkan dari ibu ke anak selama persalinan.
Bayi yang lahir dari ibu yang terinfeksi HPV berisiko mengalami kutil kelamin atau infeksi HPV lainnya.
HPV dapat bertahan hidup di kulit atau selaput lendir selama bertahun-tahun.
HPV dapat tetap berada di tubuh seseorang bahkan setelah infeksi awal telah sembuh. Tidak semua orang yang terinfeksi HPV akan mengalami gejala. Banyak orang yang terinfeksi HPV tidak memiliki gejala apa pun.
HPV dapat menyebabkan kanker.
Beberapa jenis HPV dapat menyebabkan kanker, termasuk kanker serviks, kanker vulva, kanker vagina, kanker penis, kanker dubur, dan kutil kelamin.
BACA JUGA: Peringati Hari Polio Sedunia, Berikut 5 Cara Cegah Penyakit yang Satu Ini
HPV dapat menyebabkan kutil kelamin.
Kutil kelamin adalah pertumbuhan kulit yang tidak berbahaya, tetapi dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan rasa malu.
HPV dapat menyebabkan infeksi saluran kemih.
Infeksi saluran kemih (ISK) adalah infeksi yang terjadi pada saluran kemih, termasuk kandung kemih, ureter, dan uretra. ISK dapat disebabkan oleh berbagai bakteri, termasuk HPV.
Tentang Vaksin
Vaksin HPV dinilai bisa melindungi laki-laki dari kanker dan infeksi HPV lainnya. Vaksin HPV diberikan dalam dua atau tiga dosis, tergantung pada jenis vaksinnya. Vaksin HPV paling efektif jika diberikan sebelum seseorang mulai aktif secara seksual.
Laki-laki yang aktif secara seksual juga disarankan untuk melakukan tes HPV secara teratur. Karena, tes HPV bisa mendeteksi infeksi HPV sebelum menyebabkan masalah kesehatan yang lebih serius.
Berikut adalah beberapa tips untuk mencegah penularan HPV, yaitu:
- Gunakan kondom selama berhubungan seksual.
- Hindari hubungan seksual dengan pasangan yang memiliki IMS.
- Vaksin HPV.
Dengan mengetahui informasi ini, diharapkan laki-laki dapat lebih memahami risiko HPV dan mengambil langkah-langkah melindungi diri dari infeksi seperti yang dijelaskan oleh sumber tulisan Janet Brito, Ph.D. Everything You Need to Know About HPV for People with a Penis.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
Belajar Membaca Peristiwa Perusakan Makam dengan Jernih
-
Kartini dan Gagasan tentang Perjuangan Emansipasi Perempuan
-
Membongkar Kekerasan Seksual di Kampus oleh Oknum Guru Besar Farmasi UGM
-
Idul Fitri dan Renyahnya Peyek Kacang dalam Tradisi Silaturahmi
Artikel Terkait
-
5 Alasan 'Doona!' Wajib Ditonton, Ungkap Trauma yang Dialami Seorang Idol
-
Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Pakai Kemeja Biru Saat Daftar Pilpres, Ternyata Ini Maknanya!
-
Kutil Kelamin, Gejala, Dampak dan Cara Mengobatinya agar Tidak Merajalela
-
Catat! Ini Gejala dan Risiko Cacar Monyet yang Mewabah di Jakarta
-
4 Alasan The Worst of Evil Wajib Ditonton, Ungkap Kasus Narkoba di 3 Negara
Health
-
Kabar Duka Dokter Muda Tewas Akibat Campak: Bukan Sekadar Penyakit Anak-Anak!
-
Duel Karbo Lebaran: Ketupat vs Nasi, Siapa yang Paling Bikin Gula Darah Meroket?
-
Bikin Wangi dan Terasa Lembut di Kulit, Bedak Bayi Berisiko Ganggu Paru-paru Nanti
-
Habis Sahur Tidur Lagi? Ternyata Buat Pola Tidur dan Metabolisme Berantakan
-
Bukan Sekadar Ruam Merah: Ini Bahaya Fatal Campak yang Diabaikan Setelah Pandemi
Terkini
-
Nasib Apes Pemain Diaspora: Main di Belanda tapi "Dibekukan" Gara-Gara Paspor WNI?
-
Saat Opini Media Sosial Dianggap Lebih Valid dari Sains: Selamat Datang di Era Matinya Kepakaran
-
Riyadus Shalihin: Teduhnya Oase Spiritual di Tengah Hiruk-Pikuk Dunia
-
Pantai Panjang Bengkulu: Pasirnya Putih, Ombaknya Panjang, Bikin Betah Sampai Lupa Pulang!
-
3 Tablet Rp1 Jutaan Rasa Premium di 2026: Murah, Kencang, dan Layar Tajam