Belakangan ini, pemain muda potensial Indonesia, Marselino Ferdinan tengah terseret dalam pusaran konflik kepentingan. Mantan pemain Persebaya Surabaya tersebut menjadi pusat perhatian, selepas menimbulkan kekisruhan kepentingan antara timnas Indonesia dan klub.
Seperti diketahui, Marceng (demikian Marselino Ferdinan akrab disapa), kini tengah meniti karier di Eropa. Pada awal bulan ini, pemain berusia 18 tahun tersebut bergabung dengan klub KMDK Deinze yang berkompetisi di divisi kedua Liga Belgia. Karena keputusannya tersebut, pelatih timnas Indonesia U-20, coach Shin Tae Yong meradang.
BACA JUGA: Wajah Amanda Manopo Tampil Kembali di Televisi Jadi Omongan: Auranya Beda
Apa yang dilakukan oleh Marceng dinilai pelatih asal Korea Selatan tersebut kurang tepat, karena saat ini dirinya tengah menggenjot program pemusatan latihan timnas U-20 jelang gelaran Piala Asia U-20 pada awal bulan Maret 2023 ini. Terlebih lagi, menurut coach Shin Tae Yong, Marceng tidak memberitahunya mengenai keputusan tersebut.
Sayangnya, komentar dari mantan pelatih Korea Selatan di gelaran Piala Dunia Rusia tahun 2018 tersebut mendapatkan tanggapan negatif dari kubu Persebaya Surabaya. Manajer Persebaya Surabaya, Yahya Alkatiri menyatakan bahwa program training jangka panjang Shin Tae Yong justru akan merusak karier yang tengah dibangun oleh sang pemain di Eropa.
Konflik kepentingan yang tengah terjadi pada diri Marselino tentu akan berpotensi menjadi sebuah hal yang mengkhawatirkan. Pasalnya, sebelum kejadian yang menimpa Marselino, coach Shin Tae Yong juga pernah mengalaminya beberapa tahun lalu.
Kita pasti masih ingat dengan seorang Ramai Rumakiek. Pemain muda ini menjadi andalan Shin Tae Yong di berbagai level timnas, termasuk di gelaran kualifikasi Piala Asia 2023 babak play off dan Piala AFF 2020. Namun sayangnya, kisruh berdasar kepentingan yang terjadi di tubuh Persipura Jayapura dan federasi sepak bola nasional, benar-benar mengorbankan karier sang pemain.
BACA JUGA: Foto Bareng Rizky Billar dan Baby L, Senyum Lesti Kejora Diomongin: Gini Kan Enak
Ramai Rumakiek yang tengah gemilang dan digadang-gadang akan menjadi bagian dari kebangkitan timnas Indonesia, mesti terlempar dari skuat karena konflik kepentingan.
Sebagai pelatih timnas Indonesia, coach Shin tak mau ambil pusing dengan memanggil pemain yang tengah terseret permasalahan, meskipun bukan dia yang menyebabkannya. Hasilnya, hingga saat ini nama Ramai Rumakiek menghilang seolah ditelan bumi dan tak lagi menghuni skuat kebanggaan negeri.
Jangan sampai deh Marselino Ferdinan bernasib sama seperti Ramai Rumakiek!
Baca Juga
-
John Herdman Nganggur Setahun di Timnas Usia Muda, Sebuah Keuntungan atau Kerugian?
-
Gegara Gerald Vanenburg, John Herdman Dipastikan Bakal Nganggur Setahun! Kok Bisa?
-
Indonesia Urung Tampil, Sepak Bola Asian Games Dipastikan Kehilangan Satu Kekuatan Terbaik
-
Regulasi Asian Games 2026 serta Kekecewaan Besar yang Mengintai Penggawa Garuda dan para Suporter
-
Timnas Indonesia, Asian Games 2026 dan Blunder Pemangku Kebijakan yang Terus Meminta Tumbal
Artikel Terkait
-
Lawak! Pemain Persib Gabung TC Timnas Indonesia U-20, Tapi Lawan Bali United?
-
Skuad Shin Tae-yong Diharapkan Sudah Lengkap Saat Turnamen Mini Timnas Indonesia U-20
-
PSSI Pakai Komentar Menpora untuk Dorong Persija Lepas Pemain ke Timnas Indonesia U-20?
-
Marselino Ferdinan Bisa Bernasib Sial Jika Gabung ke TC Shin Tae-yong
-
Mengenal Petar Segrt, Pelatih Tajikistan yang Pernah Latih PSM Makassar
Hobi
-
Marc Marquez Isyaratkan Pensiun dari MotoGP Tahun Depan, Akhir Sebuah Masa?
-
Pertajam Lini Depan, Timnas Indonesia Incar 2 Penyerang Keturunan Baru!
-
Latih Timnas U-17, Kurniawan Dwi Yulianto Dapat Wewenang Pilih Staf Sendiri
-
Culture Shock, Toprak Razgatlioglu Kesulitan Pakai Ban Michelin di MotoGP
-
Gabung Grup Neraka, Ini Peluang Lolos Indonesia di Piala Asia U-17 2026
Terkini
-
Ulasan Novel Deuce: Tak Semua Remaja Tumbuh dengan Kenyamanan
-
Waspada Spyware! Ciri HP Kamu Sedang Disadap dan Cara Ampuh Mengatasinya
-
Review Novel The Great Gatsby: Sisi Gelap American Dream
-
Min Hee Jin Menang Gugatan Rp292 Miliar, Apa Respons HYBE Selanjutnya?
-
Sajian Khas Imlek Tionghoa Pesisir di Bintan dan Kepulauan Riau, Mana Favoritmu?