Belakangan ini publik pencinta sepak bola nasional masih kerap bersilang pendapat mengenai proses naturalisasi pemain yang dilakukan oleh PSSI. Guna memperkuat skuat Garuda agar bisa memberikan warna di ajang persepakbolaan internasional, induk sepak bola Indonesia tengah gencar mencari para pemain berdarah Indonesia yang tengah meniti karir di luar negeri. Namun kemudian, muncul pula istilah diaspora yang menjelaskan bahwa apa yang dilakukan federasi tersebut bukanlah naturalisasi, namun merekrut para pemain diaspora Indonesia.
Nah, bagi yang masih bingung dengan dua istilah ini, kita bahas bersama apa itu naturalisasi, dan apa itu diaspora.
1. Naturalisasi
Jika kita mengacu pada penjelasan yang diberikan oleh Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, secara umum naturalisasi dapat diartikan sebagai akuisisi kewarganegaraan dan kebangsaan oleh individu atau orang yang bukan warga negara atau kebangsaan negara tersebut ketika dilahirkan.
Jika melihat penjelasan tersebut, nantinya akan ada dua kelompok pemain dalam melakukan naturalisasi. Sederet pemain seperti Jordi Amat, Sandy Walsh, Ivar Jenner, Shayne Pattynama dan Rafael Struick merupakan pemain yang menjadi warga negara Indonesia dengan proses naturalisasi karena masih memiliki darah keturunan Indonesia dan bisa dibuktikan dengan dokumen.
Sementara kelompok kedua, adalah para pemain yang melakukan naturalisasi murni karena tak memiliki darah keturunan Indonesia dalam tubuh mereka, seperti Cristian Gonzales, Victor Igbonefo, Esteban Vizcarra, Bio Paulin dan beberapa pemain lainnya.
2. Diaspora
Sementara itu, diaspora diartikan sebagai perantau atau individu yang menyebar keluar dari negara asalnya. Dengan kata lain, diaspora adalah orang yang meninggalkan tanah kelahirannya untuk pergi ke negara lain dengan tujuan tertentu, bisa dalam hal karir, ekonomi, pendidikan atau lainnya.
Jika kita berpedoman dengan penjelasan ini, maka pemain seperti Asnawi Mangkualam Bahar, Pratam Arhan, Marselino Ferdinan, Saddil Ramdani adalah pemain diaspora Indonesia di luar negeri. Untuk Elkan Baggott, dia juga bisa dikategorikan sebagai pemain diaspora, karena dirinya menjadi WNI dengan cara memilih, ketika usianya masih masuk dalam masa kewarganegaraan ganda terbatas.
Dan ini juga terjadi dalam proses seleksi Timnas Indonesia U-17, di mana para pemain muda berpaspor Indonesia atau yang orang tuanya memiliki paspor Indonesia, mendapatkan panggilan dari coach Bima Sakti untuk mengikuti proses seleksi pembentukan Timnas untuk Piala Dunia U-17 nanti.
Nah, sekarang sudah mulai jelas bukan, perbedaan antara pemain naturalisasi dan pemain diaspora?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
Artikel Terkait
-
Didenda Buntut Suporter Ngotot Datang ke Kandang Persik, Manajemen Arema FC Introspeksi
-
Sepak Terjang Timnas Korea Selatan, Calon Lawan Timnas Indonesia Jelang Piala Dunia U-17
-
Didenda Komdis PSSI Rp25 Juta, Persebaya Ultimatum Bonek
-
Ranking FIFA Timnas Indonesia akan Melesat Andai Kalahkan Turkmenistan, Begini Hitungannya
-
Soroti Catatan Apik Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Tim Garuda Mampu Kalahkan Turkmenistan
Hobi
-
Jadi Rekan Setim, Marc Marquez Prediksi Bakal Dikalahkan oleh Pedro Acosta
-
FIFA ASEAN Cup: Pertaruhan Hidup-Mati Bagi John Herdman di Timnas Indonesia
-
Atletico Madrid Bekuk Real Madrid 2-1, Mourinho Mengamuk Bawa Kertas Bukti Kesalahan VAR
-
Raphinha Mesin Gol Baru FC Barcelona: 12 Gol dan Jadi Top Scorer La Liga
-
MotoGP Austria 2026: Pedro Acosta Gendong KTM jadi Juara di Kampung Halaman
Terkini
-
Banjir Kritik Netizen, Drama The Scandal Dinilai Terlalu Fokus pada Adegan Intim
-
Review Film Brave Citizen: Berani Melawan saat Semua Orang Memilih Diam
-
Sinopsis Doctor X: Dokter Jenius Melawan Mafia Rumah Sakit, Rilis 9 Oktober
-
Ulasan Lie After Lie: Saat Kebohongan Menjadi Satu-satunya Jalan Keluar
-
Di Bawah Rp29 Ribu! 4 Sheet Mask Niacinamide Murah yang Ampuh Bikin Glowing