Bagi tim nasional (timnas) Qatar, tampil di Piala Asia 2023 ibarat misi sulit juara bertahan untuk mempertahankan takhta. Berikut profil tim Piala Asia 2023, Qatar.
Sebagai juara bertahan Piala Asia, timnas Qatar berupaya mempertahankan takhta, apalagi mereka akan tampil di hadapan publik sendiri. Akan tetapi, misi timnas Qatar tak mudah mengingat mereka baru saja mengalami transisi pergantian pelatih jelang Piala Asia 2023 yang akan dihelat 12 Januari hingga 10 Februari 2024.
Ya, pada 6 Desember 2023 lalu, Asosiasi Sepak Bola Qatar (QFA) resmi mengumumkan mengakhiri kontrak Carlos Quieroz. Padahal mantan pelatih Real Madrid dan timnas Portugal itu belum lama di Qatar. Ia mulai ditunjuk jadi pelatih timnas Qatar pada Februari 2023 lalu.
Tak lama berselang pemutusan kontrak Carlos Quieroz, QFA langsung menunjuk pelatih berkebangsaan Spanyol, Marquez Lopez untuk menangani timnas Qatar. Waktu yang singkat untuk persiapan Piala Asia 2023 ini tentu tidak mudah bagi Marquez Lopez.
Meski begitu, pelatih berusia 61 tahun tak khawatir mengenai tekanan yang datang padanya. Sebab, Qatar sendiri bukan negara asing baginya. Sebelum menerima tawaran melatih timnas Qatar, Lopez mempunyai pengalaman menjadi pelatih klub asal Qatar, Al-Wakrah SC dari 31 Januari 2018 hingga 5 Desember 2023.
"Ini adalah kesempatan yang baik bagi saya setelah sekian lama berkarir di Al Wakrah. Saya percaya pada mentalitas dan gaya saya," kata Marquez Lopez, dikutip dari Gulf Times, pada 1 Januari 2024.
"Saya bukan orang baru di tim nasional dan saya mengenal semua pemain dengan baik," ujarnya.
Terkait misi sulit Qatar mempertahankan takhta Piala Asia, Marquez Lopez mengatakan tim asuhannya harus mengatasi tekanan ekspektasi bermain di kandang sendiri jika ingin meraih kesuksesan di Piala Asia.
"Tekanan selalu ada dalam sepak bola dan penting bagi para pemain untuk menikmati momen-momen tersebut. Jika tidak ada kenikmatan dalam permainan, lalu untuk apa kita bermain di tempat pertama? Kami adalah juara bertahan dan tentu saja ini merupakan tanggung jawab yang besar bagi tim dan semua pemain," ujar Lopez.
Lebih lanjut, Lopez mengatakan bahwa tim asuhannya akan melangkah demi selangkah di Piala Asia 2023.
"Kami akan melangkah demi selangkah karena ini adalah tantangan besar. Pertama-tama kami akan berpikir untuk memenangkan pertandingan pertama."
"Tujuan pertama kami adalah untuk membuat para penggemar Qatar senang, dan tanpa diragukan lagi, dukungan mereka kepada tim akan memberi kami motivasi dan kekuatan tambahan," tambahnya.
Adapun timnas Qatar tergabung dalam Grup A Piala Asia 2023. Tim asuhan Marquez Lopez itu akan berhadapan dengan Lebanon, Tajikistan, dan China.
Kiprah timnas Qatar di Piala Asia
Piala Asia 2023 akan menjadi penampilan timnas Qatar yang ke-11 sepanjang sejarah mereka. Prestasi terbaik The Maroon, julukan timnas Qatar di Piala Asia adalah juara pada 2019.
Data dan Fakta timnas Qatar
Kode FIFA: QAT
Julukan: The Maroon
Asosiasi:Qatar Football Association (QAF)
Konfederasi: AFC (Asia)
Pelatih kepala: Marquez Lopez
Penampilan di Piala Asia:
- 1980 - Fase grup
- 1984 - Fase grup
- 1988 - Fase grup
- 1992 - Fase grup
- 2000 - Perempat final
- 2004 - Fase grup
- 2007 - Fase grup
- 2011 - Perempat final
- 2015 - Fase grup
- 2019 - Juara
- 2023 - ?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Data Bicara: Mobil F1 atau Motor MotoGP yang Lebih Cepat?
-
Profil Sjoerd Woudenberg: Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era Kluivert
-
Mengapa Nama Orang Islandia Banyak Berakhiran "-Son"? Ini Alasannya
-
Mengapa All England? Sejarah di Balik Nama Kejuaraan Bulu Tangkis Tertua
-
Kilas Balik MotoGP Argentina 2018: Start Unik Jack Miller yang Jadi Sorotan
Artikel Terkait
-
AFC Sorot Prestasi Shin Tae-yong Jelang Pimpin Timnas Indonesia di Piala Asia 2023
-
Timnas Indonesia Terbanyak! Berikut Jadwal Uji Coba Tim-Tim ASEAN Jelang Piala Asia 2023
-
Jadwal Timnas Indonesia Januari 2024: 3 Uji Coba, Here We Go Piala Asia 2023!
-
2 Fakta Soal Vietnam yang Bakal Kesusahan Bersaing dengan Timnas Indonesia, Apa yang Terjadi?
-
3 Pemain Andalan Vietnam Dipastikan Absen di Piala Asia 2023, Keuntungan bagi Timnas Indonesia
Hobi
-
Atenx Katros Ubah Mio 2003 Jadi Motor Listrik, Tenaga Setara Motor 400 cc!
-
Marc Marquez Terpuruk, Aprilia Berpesta: Hanya Sementara atau Seterusnya?
-
Jadwal MotoGP Prancis 2026: Ducati Masih Berupaya, Aprilia dalam Bahaya
-
Rekornya Terputus, Marco Bezzecchi Akui Tak Mudah Lawan Alex Marquez
-
Piala Presiden 2026: PSSI Rajin Garap Turnamen "Hura-Hura", Lupa Prioritas Piala Indonesia
Terkini
-
Review Jujur dari Buku Kisah Kota Kita: Merawat Kota, Merawat Rasa
-
Usul Pindah Gerbong: Mengapa Pernyataan Menteri PPPA Memicu Amarah Publik?
-
Menyembuhkan Rasa, Kerentanan dan Mimpi dalam Buku Puisi Pelesir Mimpi
-
Pesantren dan Masa Depan Karakter Bangsa: Jangan-jangan Ini Jawabannya
-
Selaku Bapak-Bapak yang Kerap PP Rembang-Tuban, Saya Menaruh Kejengkelan terhadap Hal-Hal Ini!