Malaysia U-23 harus mengalami nasib tragis di gelaran Piala Asia U-23. Diwajibkan harus memenangi laga di match day kedua kontra Vietnam, Pasukan Harimau Muda justru harus menelan kekalahan dua gol tanpa balas.
Menyadur laman the-afc.com (20/4/2024), dua gol yang membawa kemalangan bagi Malaysia tersebut diciptakan oleh Khuat Van Khang di menit ke-39 melalui tendangan bebas berkelas, dan Vo Hoang Minh Khoa di menit ke-60 melalui titik penalti.
Buah tiga poin yang didapatkan oleh Vietnam di match day kedua tersebut membuat Pasukan Naga Emas Muda memastikan satu tiket ke babak delapan besar gelaran. Dengan koleksi 6 poin yang didapatkannya tersebut, Vietnam kini menduduki posisi kedua di klasemen grup D.
Poin tersebut sama dengan yang didapatkan oleh Uzbekistan, namun Uzbekistan berhak untuk menempati posisi teratas karena unggul selisih gol. Dari laman AFC, Uzbekistan memiliki selisih gol +7, sementara Vietnam memiliki selisih gol +4 saja.
Berbeda dengan Vietnam yang melenggang ke babak delapan besar Piala Asia U-23 edisi 2024 ini, Malaysia harus balik kampung lebih dini dari gelaran. Dari dua kali laga yang telah dijalani, Harimau Muda tak mampu meraih barang satu poin pun.
Sebelum harus menelan kekalahan 0-2 dari Vietnam, Malaysia U-23 juga harus kandas dengan skor yang identik di laga pertama melawan Uzbekistan pada Rabu (17/4/2024) lalu. Alhasil, dengan kondisi tanpa poin, Malaysia sudah tak mungkin lagi bersaing untuk memperebutkan dua posisi teratas di grup D ini.
Dengan demikian, maka dari empat wakil Asia Tenggara yang terjun di turnamen Piala Asia U-23 kali ini, Malaysia menjadi negara pertama yang dipastikan tersingkir dan harus balik kampung dari gelaran. Sementara Vietnam, menjadi negara Asia Tenggara pertama yang melaju ke babak perempatfinal dan dua negara lainnya, yakni Indonesia dan Thailand masih harus menunggu hingga match day terakhir untuk menentukan nasib mereka di gelaran.
Tentunya kita berharap, semoga Timnas Indonesia U-23 sukse memenangi laga terakhir melawan Yordania nanti, dan menyusul Vietnam yang melenggang ke fase gugur turnamen edisi kali ini.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Piala Dunia 2026: Blunder Popovic Bikin Australia Harus Bertarung Keras Hingga Laga Pamungkas
-
Piala Dunia 2026: Tanpa Bantuan AFC, Kualitas Qatar Hanyalah Sekelas Tim Semenjana Asia
-
Piala Dunia 2026: Kemenangan Argentina dan Hat-trick Lionel Messi yang Tak Seharusnya Terjadi
-
Prancis vs Senegal: Tuntasnya Dendam Kekalahan 24 Tahun yang Sempat Bikin FIFA Ubah Regulasi
-
Piala Dunia 2026: Duel Senegal Vs Prancis dan Sepenggal Kenangan Masa Remaja yang Mengecewakan
Artikel Terkait
-
Ogah Cuma Meraih Hasil Seri, Shin Tae-yong Tegaskan Timnas Indonesia U-23 Mau Menang Lawan Yordania
-
Pelatih Korea Selatan Incar Lawan Timnas Indonesia U-23 di Perempat Final, Shin Tae-yong Siap?
-
Akui Timnas Indonesia U-23 Layak Menang dari Australia, Pelatih Yordania Waspada
-
Meski Menang atas Australia, Bung Towel tetap Kritik Pedas Shin Tae-yong
-
3 Pemain Timnas Indonesia U-23 yang Sangat Bisa Diandalkan Lawan Yordania
Hobi
-
Piala Dunia 2026: Panggung Mewah Terakhir Para Pesepakbola Veteran
-
Piala Dunia 2026: Blunder Popovic Bikin Australia Harus Bertarung Keras Hingga Laga Pamungkas
-
Piala Dunia 2026: Tanpa Bantuan AFC, Kualitas Qatar Hanyalah Sekelas Tim Semenjana Asia
-
Piala Dunia 2026: Tak Hanya Messi, Ronaldo Turut Cetak Rekor Prestisius
-
Prediksi Brasil vs Haiti: Selecao Wajib Menang, Haiti Mampukah Bertahan?
Terkini
-
Review The Motorcycle Diaries: Awal Mula Lahirnya Sang Che Guevara
-
Lari dari Adiksi Gawai dan Stres Domestik: Para Ibu di Klabu Temukan Kewarasan Lewat Literasi
-
Kopdes Merah Putih: Niat Mulia Memutus Rantai Tengkulak atau Proyek Ambisius yang Terburu-buru?
-
Manga Remaja Bertema Gender Just Like Mona Lisa Resmi Diadaptasi Anime TV
-
Skandal Heart Signal 5: Peserta Acara Dituduh Jadi Pelakor hingga Hancurkan Rumah Tangga Orang!