Pemusatan latihan timnas Indonesia U-16 akan memasuki tahap penguatan fisik pada awal bulan Juni 2024 ini. Melansir dari laman resmi PSSI (pssi.org), pemusatan latihan skuad timnas Indonesia U-16 tahap ke-4 kali ini dilaksanakan di Yogyakarta sejak 14 April dan direncanakan berakhir pada 6 Juni 2024 nanti.
Pelatih kepala timnas Indonesia U-16, Nova Arianto memanggil setidaknya 36 daftar nama pemain ke pemusatan latihan timnas Indonesia U-16 kali ini. Nama-nama tersebut belum termasuk beberapa pemain diaspora yang nanti akan bergabung dan beberapa nama dari Asprov daerah yang akan mengikuti proses seleksi tahap ke-4.
Menurut pernyataan asisten pelatih timnas Indonesia U-16, Haryanto Prasetyo Adi Utomo, para pemain akan dilatih secara fisik maupun mental selama proses pemusatan latihan kali ini. Hal ini sesuai dengan arahan pelatih kepala timnas Indonesia U-16, Nova Arianto yang menginginkan kemampuan fisik dasar sesuai standar dan juga kemampuan olah dasar sepakbola yang mumpuni.
“Alhamdulillah semenjak datang ke Yogyakarta, program apa yang diperintahkan coach Nova untuk endurance (ketahanan), sedikit teknik, sudah berjalan dengan lancar. Hari ini, kita berada di agenda persiapan umum. Jadi kita tutup hari ini. Mungkin besok ada ice bath, terus kita geser ke bawah,” ujar Haryanto Prasetyo Adi Utomo.
Seleksi Pemain Akan Menganut Sistem Promosi-Degradasi
Lebih lanjut lagi, dalam pemusatan latihan timnas Indonesia U-16 juga akan menerapkan sistem promosi-degradasi yang juga diberlakukan untuk timnas Indonesia U-20 yang diasuh oleh Indra Sjafri. Hal ini dimungkinkan untuk mencari data-data dan kemampuan setiap pemain secara lebih menyeluruh.
“Kita ada pemulangan pemain di sesi TC berikutnya, karena kita akan geser ke Yogya di kota, jadi ada beberapa pemain yang akan kita pulangkan, karena kuota kita hanya cukup 40 pemain, dan juga ada kedatangan pemain lain lagi dari Diaspora dan Asprov. Yang diinginkan oleh coach Nova, dia selalu menekankan untuk kita bermain apa yang kita mau, sesuai filosofinya, kita belajar di level kakak-kakak mereka di U-23 dan senior, apa yang sudah kita berikan di kedua level kelompok umur itu, kita berikan di U-16 ini,” imbuh Haryanto Prasetyo Adi Utomo
Baca Juga
-
Dikalahkan Belgia 2-3, Senegal Tak Mampu Ulang Memori Piala Dunia 2002
-
Bawa Inggris ke Babak 16 Besar, Harry Kane Kejar Gol Messi dan Mbappe
-
Takluk dari Meksiko, Ekuador Gagal Ulang Sejarah Indah 20 Tahun Silam
-
Piala Dunia 2026: Lolos ke 16 Besar, Norwegia Ulang Sejarah 28 Tahun Silam
-
Kylian Mbappe Menggila, Siap Kejar Rekor Gol Lionel Messi di Piala Dunia!
Artikel Terkait
Hobi
-
Lompatan Suporter Meksiko saat Lawan Ekuador Picu Getaran Mirip Gempa
-
Duel Panas Demi 16 Besar: Portugal Siap Habisi Kroasia atau Justru Tumbang?
-
10 Julukan Pesepak Bola Dunia dan Kisah di Balik Namanya
-
Dikalahkan Belgia 2-3, Senegal Tak Mampu Ulang Memori Piala Dunia 2002
-
Romelu Lukaku Sanjung Karakter Kuat Belgia, Setan Merah OTW Tembus Final?
Terkini
-
Tim Favorit Justru Paling Tertekan di Piala Dunia 2026, Benarkah?
-
Sinopsis Film Sihir Tanah Kubur: Teror Mistis Menggugat Iman dan Keluarga
-
Di Balik Ban Kapten, Ada Sisi Psikologi yang Menentukan Nasib Sebuah Tim
-
Elite Force Tayang 22 Juli, Serial Netflix Angkat Operasi Antiteror GIGN
-
Satu Program, Seribu Panggung: Jejak Narasi MBG dalam Pidato Prabowo