Ajang AFF Cup 2024 atau yang nanti akan bernama ASEAN Cup 2024 tentunya bisa menjadi ajang ‘comeback’ bagi sebagian pemain timnas Indonesia yang telah lama tidak memperkuat skuad garuda di ajang internasional. Melansir dari laman resmi PSSI (pssi.org), di ajang ASEAN Cup 2024 nanti, timnas Indonesia yang tergabung di grup B bersama Vietnam, Filipina, Laos dan Myanmaar dirumorkan akan menurunkan skuad B atau tim pelapis.
Hal ini dikarenakan padatnya jadwal timnas Indonesia di akhir tahun 2024 nanti. Pasalnya, apabila timnas Indonesia lolos ke babak round 3 ajang kualifikasi Piala Dunia 2026 nanti, maka pelaksanaan babak round 3 tersebut akan digelar hampir bersamaan dengan ASEAN Cup 2024. Babak round 3 kualifikasi Piala Dunia 2026 akan digelar pada 18-19 November 2024. Sementara itu, ASEAN Cup 2024 akan dimulai pada 23 November 2024 mendatang.
Belum lagi PSSI dan Shin Tae-yong memang sejak awal tidak menargetkan apa-apa di ajang ASEAN Cup 2024 nanti. Melansir dari akun instagram @garudaupdates, Erick Thohir selaku Ketua Umum PSSI meminta ajang AFF Cup atau ASEAN Cup sebagai sarana uji pemain muda dan skuad cadangan di timnas Indonesia. Hal ini tentunya untuk menjaga kedalaman skuad garuda guna menatap ajang-ajang yang lebih besar lainnya.
Diturunkannya Skuad B Bisa Jadi Peluang Dipanggilnya Kembali 3 Pemain Naturalisasi
Rencana penurunan skuad B atau tim pelapis di ajang ASEAN Cup 2024 tentunya bisa menjadi peluang bagi 3 pemain naturalisasi timnas Indonesia untuk dapat kembali membela skuad garuda di ajang tersebut. Ketiga pemain tersebut tentunya adalah Ezra Walian, Stefano Lilipally dan Ilija Spasojevic.
Nama Ezra Walian tentunya yang paling memungkinkan untuk dapat kembali membela timnas Indonesia di ajang ASEAN Cup 2024 nanti. Melansir dari laman transfermarkt.co.id, gelandang serang asal klub Persib Bandung tersebut memang lama absen membela timnas Indonesia sejak tahun 2021 silam di ajang AFF Cup 2020. Kalah saing dengan pemain lain menjadi alasan dirinya tersingkir dalam beberapa laga di timnas Indonesia dalam 3 tahun terakhir.
Namun, melihat performanya di Persib Bandung di Liga 1 musim 2023/2024 ini setidaknya membuatnya cukup layak kembali dipanggil oleh Shin Tae-yong. Dua nama terakhir, yakni Stefano Lilipally dan Ilija Spasojevic meskipun berpeluang bisa kembali membela timnas Indonesi, namun mereka harus bersaing dengan pemain-pemain yang lebih muda semacam Dimas Drajad, Ramadhan Sananta maupun Hokky Caraka.
Hal ini tentunya cukup masuk akal mengingat kedua pemain tersebut sudah tidak muda lagi. Stefano Lilipally sendiri kini telah berusia 34 tahun dan Ilija Spasojevic telah berusia 36 tahun. Namun, pengalaman mereka di timnas Indonesia tentunya bisa digunakan oleh Shin Tae-yong untuk menjadi mentor bagi para pemain muda semacam Ramadhan Sananta maupun Hokky Caraka.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Indonesia Hadapi Peserta Piala Dunia 2026, Cape Verde Jadi Kandidat Kuat?
-
Skuad Mewah Bertabur Bintang Naturalisasi Gagal Total, Ada Apa dengan Kutukan Timnas Indonesia?
-
Tak Bisa Dibantah! STY Masih Jadi Pelatih Terbaik bagi Timnas Indonesia
-
Gaya Kepelatihan Berkelas Eropa! Alasan Mengejutkan John Herdman Nonton Timnas dari Tribun Penonton
-
Rekor Shin Tae-yong Jadi Hantu, John Herdman Dituntut Buktikan Kualitas di ASEAN Cup
Artikel Terkait
-
Presiden Sepakbola Thailand Komentari Dinamika Sepakbola di Asia Tenggara
-
Minimalisir Paparan Penyakit, Pemain Timnas akan Dikarantikan Ketat
-
Berkat Timnas Indonesia Nathan Tjoe-A-On Dapat Kans Jadi WNI Pertama Tampil di Championship, Elkan Baggott Gagal?
-
Bocor! Ada Pemain Naturalisasi yang Menyusul Gabung Timnas Indonesia, Maarten Paes?
-
2 Faktor Kunci Thom Haye Bisa Diminati Klub Papan Atas Liga Prancis, Bukan karena Gratis!
Hobi
-
Ikhlas Tinggalkan MotoGP, Jack Miller Siap Buktikan Diri di WorldSBK 2027
-
Sempat Ragu, Kenapa Marc Marquez Yakin Bertahan di Ducati hingga 2028?
-
Fabio Calonego Ungkap Target Pribadi bersama Era Baru Persija Jakarta
-
Bali United Bertekad Dominasi Laga Kandang di BRI Super League 2026/2027
-
Jakarta Mulai Bersiap, 2 Lapangan Disiapkan untuk FIFA ASEAN Cup 2026
Terkini
-
Ulasan Film Seni Merayu Tuhan: Refleksi Sunyi Anak Muda Mencari Arah Hidup
-
Dentuman Sound Horeg di Kuburan dan Masjid: Hiburan atau Sudah Kelewat Batas?
-
Review Kung Fu Soccer: Terlalu Absurd Disebut Film Tentang Sepak Bola, Apakah Layak Ditonton?
-
Bli Nyoman dan Desa Les: Ketika sebuah Desa Tumbuh tanpa Kehilangan Akarnya
-
Dari Party ke Padel, Cara Gen Z Mengubah Arti Nongkrong