Kabar yang cukup mengejutkan datang dari timnas Indonesia. Beberapa waktu lalu, ketua umum PSSI, Erick Thohir resmi mengumumkan 2 nama calon pemain naturalisasi baru yang akan membela skuad garuda kedepannya. Kabar ini disampaikan langsung oleh pria yang juga merupakan Menteri BUMN Republik Indonesia tersebut di akun instagram pribadinya, @erickthohir.
“Tadi sore banyak teman wartawan menanyakan kabar @meeshilgerss dan @eliano.r. Ini saya sudah makan malam bareng dan salaman,” tulis Erick Thohir.
Selain Mees Hilgers, PSSI juga berencana akan menaturalisasi satu pemain keturunan lainnya, yakni Elianoi Reijnders. Melansir dari laman transfermarkt.co.id, Eliano Reijnders sendiri merupakan pemain liga Belanda asal klub PEC Zwolle dan juga merupakan adik dari gelandang timnas Belanda, Tijjani Reijnders.
Hadirnya Mees Hilgers di Timnas Indonesia Buat Elkan Baggott Tersingkir?
Melansir dari laman transfermarkt.co.id, kesediaan Mees Hilgers untuk dinaturalisasi dan membela timnas Indonesia memang cukup mengejutkan. Pasalnya, bek berusia 23 tahun yang pernah memperkuat timnas Belanda U-21 tersebut sempat memutuskan menolak membela timnas Indonesia beberapa waktu lalu karena beberapa alasan. Namun, kini dirinya menyatakan bahwa memiliki keinginan untuk membela tanah leluhurnya tersebut.
Hadirnya Mees Hilgers tentunya akan dapat kian memperkokoh lini belakang timnas Indonesia. Belum lagi memang permasalahan kedalaman skuad menjadi salah satu permasalahan yang masih menjadi sebuah ‘ganjalan’ bagi timnas Indonesia di beberapa pertandingan yang telah dilalui.
Namun, hadirnya pemain FC Twente tersebut juga bisa sekaligus membuat salah satu pemain keturunan timnas Indonesia rawan tersingkir saat ini. Nama tersebut adalah Elkan Baggott. Bek berusia 22 tahun asal klub Inggris Blackpool FC tersebut memang dalam beberapa pertandingan tak dipanggil oleh Shin Tae-yong ke timnas Indonesia. Hal ini kemungkinan besar karena permasalahan internal antara Elkan Baggott dan Shin Tae-yong saat ini.
Hadirnya Mees Hilgers yang dianggap memiliki kualitas lebih baik daripada Elkan Baggott juga diprediksi akan kian membuat bek keturunan Inggris-Indonesia tersebut terpinggirkan dari timnas Indonesia. Melansir dari laman transfermarkt.co.id, kendati hanya bermain di kasta sepakbola Belanda yang levelnya dianggap dibawah liga Inggris, akan tetapi Mees Hilgers sangat konsisten bermain di Eredivisie yang merupakan kasta tertinggi di liga Belanda.
Bersama FC Twente, sejak debut di tim senior pada tahun 2020, Mees Hilgers sudah mengemas 87 laga dan mencetak 2 gol sejauh ini.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Timnas U-17 Cari Pemain Keturunan Baru, Opsi Cepat Tingkatkan Performa?
-
Cyrus Margono Gabung Persija, Target Indonesia Juara AFF Cup Kian Nyata
-
Berpeluang Membela Timnas Indonesia, Luke Vickery Berikan Kode Positif?
-
Mengapa Pemain Lokal Enggan Abroad? Sorotan Mentalitas dari Eks Striker Naturalisasi Timnas
-
Nova Arianto Jadi Pelatih Sementara Timnas U-17, Siap Lahirkan Talenta Emas
Artikel Terkait
-
Ketum PSSI Beri Nasihat untuk Elkan Baggott: Dia Harus ...
-
Indonesia vs Arab: Selebrasi Sandy Walsh dan Keputusan AFC yang Memihak Oratmangoen
-
Fakta Unik Hasil Imbang Indonesia vs Arab Saudi: Poin Perdana Setelah Belasan Tahun
-
3 Kejutan Besar yang Terjadi di Match Day 1 Kualifikasi Piala Dunia 2026, Ada Indonesia?
-
BREAKING NEWS! Mees Hilgers dan Eliano Reijnders Segera Dinaturalisasi, Erick Thohir Umbar Senyum
Hobi
-
Timnas U-17 Cari Pemain Keturunan Baru, Opsi Cepat Tingkatkan Performa?
-
Performa Timnas Indonesia U-17 Masih Jauh dari Ekspektasi, Perlu Tambahan Diaspora?
-
MotoGP 2026 Belum Dimulai, Rumor Transfer 4 Pembalap Ini Sudah Panas
-
Garasi Drift Pamer Project Baru, Lamborghini Murcielago Jadi Drift Bull
-
Nova Arianto Kritik Performa Timnas Indonesia U-17 usai Dibekuk China, Tak Puas?
Terkini
-
Problematika Oversharing dan Krisis Privasi Digital
-
Grindboys dan Rico Lubis : Bunyi-bunyian yang Jadi Bahasa Tongkrongan
-
Novel Logika Asa: Tak Apa untuk Mencintai Kelemahan Diri
-
Lewat Dongeng Boneka Tangan, KKNT UNP Kediri Ajarkan Kecerdasan Emosional di KB Mentari
-
Paradoks Negara Agraria dan Maritim: Kaya Alam, Miskin Akses, Pangan Mahal