Mees Hilgers, amunisi tambahan milik skuad Garuda menjelang laga krusial di kualifikasi Piala Dunia 2026 digadang-gadang bakal segera debut. Diketahui, pemain FC Twente itu resmi berstatus sebagai Warga Negara Indonesia sejak 30 September kemarin.
Kemudian tiga hari berselang, Mees Hilgers dipastikan berpindah federasi sehingga eligible mewakili PSSI. Bentrok Bahrain dengan Timnas Indonesia nanti malam diprediksi menjadi laga debut bagi sang pesepak bola, sekaligus panggung unjuk kualitas.
Sebab nama Mees Hilgers semakin dielu-elukan oleh para suporter tanah air, utamanya setelah memantapkan hati untuk memperkuat Timnas Indonesia. Hal ini termasuk peristiwa yang lumrah, sebab dirinya memang mempunyai pengalaman berkarier di liga top Eropa.
Transfermarkt mencatat, bek dengan nilai pasar Rp121,67 miliar tersebut memperkuat FC Twente di berbagai kompetisi bergengsi seperti Eredivisie atau kompetisi tertinggi di Liga Belanda. Bahkan Mees juga tampil brilian ketika klubnya menghadapi salah satu raksasa Liga Inggris, yakni Manchester United di Liga Eropa beberapa waktu lalu.
Dalam Eredivisie musim 2023-2024, ia telah diturunkan pelatih di 7 laga dengan catatan menit bermain hingga 585. Jam terbang yang tinggi dibarengi kemampuan dan pengalaman mumpuni membuat pemain 23 tahun itu diprediksi bakal menjadi pilar penting bagi skuad Garuda saat melawan Bahrain, China, atau pertandingan-pertandingan berikutnya.
Mees Hilgers Tak Sabar Menjalani Laga Debut
Melansir laporan Antara News pada Kamis (10/10/2024), Mees Hilgers bertekad untuk memberikan kekuatan ekstra bagi Timnas Indonesia. Tak dapat dipungkiri bahwa partai melawan Bahrain adalah duel penting yang harus serius dipersiapkan.
“Saya berharap bisa menjalani debut saya di pertandingan melawan Bahrain. Saya ingin memberikan kekuatan ekstra bagi tim kita. Saya rasa kita punya peluang yang bagus menghadapi Bahrain,” ujarnya seperti dikutip dari kitagaruda.id.
Ia pun sangat menantikan atomsfer dukungan langsung dari suporter Timnas Indonesia. Baginya, hal tersebut akan semakin menambah motivasi untuknya maupun pemain lain agar meraih kemenangan perdana.
“(Untuk suporter) berikan kami suntikan energi biar pun kalian di rumah. Bagi yang akan hadir di stadion nanti, berikan dukungan maksimal ke kami dan mari bersoraklah lebih kencang dari suporter tim tuan rumah," sambung Mees.
Tak hanya para pemain, suporter memang sudah dibuat tak sabar untuk menantikan kiprah penggawa skuad Garuda di markas Bahrain. Akankah berhasil memperpanjang tren positif?
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Final ASEAN Futsal: Suoto Jamin Timnas Indonesia Tak Minder Hadapi Thailand
-
Akui Kelalaian, Fantagio dan Cha Eun Woo Minta Maaf soal Kontroversi Pajak
-
Penuh Visi, John Herdman Dorong Transformasi Sistem Pembinaan Usia Dini
-
PSSI Buka Suara soal Kasus 'Paspor Gate', Naturalisasi Pemain Tetap Sah?
-
John Herdman Dinilai Terapkan Gaya Baru untuk Timnas Indonesia
Artikel Terkait
-
FIFA Sanksi Bahrain Jelang Hadapi Timnas Indonesia, Rafael Struick Cs Bisa Terhindar dari Teror Kampungan
-
FIFA Berpihak ke Timnas Indonesia, Bahrain Alami Kerugian Besar
-
6 Pemain Kunci Timnas Indonesia yang Terancam Dilarang Main Lawan China
-
Latihan Pekan Ini, Berikut 3 Dampak Positif Andai Elkan Baggott Kembali ke Timnas Indonesia
-
Media Bahrain Soroti 2 Pemain Lokal Timnas Indonesia Ini, Sebut Bisa Jadi Ancaman
Hobi
-
Bukan Hanya Pembalap, Tim Tech3 Juga Tentukan Nasib untuk Tahun 2027
-
Kepala Pundak Kerja Lagi, Karya Sal Priadi Jadi OST Monster Pabrik Rambut
-
Kesabaran Mulai Habis, Fabio Quartararo Tak Temukan Titik Terang di Yamaha
-
Atenx Katros Ubah Mio 2003 Jadi Motor Listrik, Tenaga Setara Motor 400 cc!
-
Marc Marquez Terpuruk, Aprilia Berpesta: Hanya Sementara atau Seterusnya?
Terkini
-
Jogja yang Romantis bagi Pelajar, tapi Terasa Pedih bagi Pekerja
-
Simfoni Kesederhanaan Didikan Mamak Nur dan Bapak Syahdan dalam Novel Pukat
-
Maaf Aku Lahir ke Bumi: Refleksi tentang Luka yang Tidak Pernah Bersuara
-
Murah Tapi Gak Murahan! 7 HP Samsung Terbaik 2 Jutaan
-
Satire di Balik Tawa: Membaca Indonesia Lewat Buku Esai Lupa Endonesa