Tren positif Timnas Indonesia U-17 di kualifikasi Piala Asia masih terus berlanjut. Setelah mengalahkan Kuwait, performa apik skuad Garuda Muda turut ditampilkan saat mereka bertemu Kepulauan Mariana Utara di pertandingan kedua.
Tak tanggung-tanggung, sepuluh gol berhasil dilesakkan oleh tim asuhan Nova Arianto. Muhammad Aldyansyah Taher, Muhamad Zahaby Gholy dan I Komang Gelgel masing-masing melesakkan dua gol pada babak tersebut. Kemudian ditambah gol-gol tunggal dari dari Evander Florasta, Ida Bagus Pramana, Daniel Alfrido dan Fadly Alberto Hengga.
Indonesia saat ini memiliki enam poin dari dua laga dengan selisih gol +11. Akan tetapi Australia unggul jumlah gol, sehingga lebih berhak menempati puncak klasemen sementara Grup G. Tentu kemenangan bersih dan clean-sheet yang terjaga menjadi bekal baik untuk pasukan Merah Putih.
Melansir laman resmi PSSI, pelatih kepala Nova Arianto menyampaikan rasa syukur atas hasil tersebut dan menyebut kemenangan ini sebagai modal penting menjelang laga penentu melawan Australia. Dalam pertandingan melawan Kepulauan Mariana Utara, Nova sengaja melakukan rotasi pemain sekaligus memberikan kesempatan bagi pemain yang belum tampil.
“Yang pasti ini adalah hasil yang kita syukuri. Sejak awal, kita sudah mempersiapkan pemain untuk nantinya menghadapi Australia. Semua pemain yang belum bermain, kita mainkan hari ini,” kata pelatih berusia 44 tahun itu, Kamis (26/10/2024).
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir Ungkap Dampak Kemenangan untuk Timnas Indonesia
Skor telak atas Kepulauan Mariana Utara juga disoroti oleh Erick Thohir. Ketua Umum PSSI tersebut mengunggah sejumlah momen dalam pertandingan melalui akun Instagramnya, yakni @erickthohir.
Tak ketinggalan, ia juga mengungkapkan dampak positif dari tiga poin penuh yang kembali diperoleh Timnas Indonesia U-17.
“Indonesia 10-0 Kep. Mariana Utara. Kemenangan kedua Timnas U-17 untuk menambah kepercayaan diri jelang pertandingan penentu melawan Australia,” tulis Erick, Jumat (25/10/2024).
“Semangat!” tambahnya.
Laga pamungkas Grup G menghadapi Australia bakal menjadi penentuan bagi langkah Garuda Muda berikutnya. Mereka harus finis sebagai juara grup atau setidaknya termasuk runner up terbaik agar bisa melaju ke putaran final Piala Asia U-17 di Arab Saudi tahun 2025 mendatang.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Jajan Dulu, Tenang Kemudian: Coping Mechanism ala Gen Z, Aman Diteruskan?
-
Penyakit Lama Kambuh, Jerman Kembali Tersingkir Dini dari Ajang Piala Dunia
-
Belanda Terpeleset di Babak Tos-tosan, Maroko Kantongi Tiket 16 Besar
-
Jepang Ikut Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Wakil Asia 'Kehilangan Muka'?
-
Piala Dunia 2026 dan Seni Melupakan Masalah Selama 90 Menit
Artikel Terkait
-
Selain Ramadhan Sananta, 3 Pemain Timnas Ini Layak Berkarir ke Luar Negeri
-
Kabar Buruk! Kevin Diks Bingung Kapan Bisa Gabung dengan Timnas Indonesia: Saya Tak Tahu Kalau...
-
Timnas Indonesia U-17 Fokus Hadapi Australia, Mantap Targetkan Kemenangan!
-
Mampu Tampil Konsisten di 2 Tim Berbeda, Bukti Profesionalitas Kadek Arel
-
Mees Hilgers Bawa Kabar Buruk dari Liga Europa Jelang Lawan Jepang
Hobi
-
Divonis Tak Bisa Jalan, Kisah Ismael Saibari Menginspirasi Dunia Sepak Bola
-
Rahasia Ruang Ganti Piala Dunia 2026: Apa yang Sebenarnya Terjadi Saat Jeda Paruh Waktu?
-
Kylian Mbappe Menggila, Siap Kejar Rekor Gol Lionel Messi di Piala Dunia!
-
Piala Dunia 2026 dan Tak Selarasnya Casing Timnas Maroko dengan Dapur Pacu Mereka
-
Uruguay Gagal di Piala Dunia 2026, Marcelo Bielsa Tinggalkan La Celeste
Terkini
-
5 Drama Korea Paling Populer Bulan Juni 2026, Ada Agent Kim Reactivated!
-
Ending Gantung, Netflix Siap Produksi Serial Nemesis Season 2
-
Dari Chromebook ke Proyek Strategis: Bisakah Hukum Berlaku Konsisten?
-
Disindir 'Takut Ya?', Hakim Kasus Nadiem Ngibrit Usai Ketuk Vonis 10 Tahun
-
Review Avatar: The Last Airbender Season 2: Berani Beda, tapi Apakah Lebih Baik dari Animasinya?