Persebaya Surabaya harus bermain menghadapi PSIS Semarang tanpa dua pemain kunci, yakni Ernando Ari Sutaryadi dan Malik Risaldi. Namun, skuad Bajul Ijo bisa tetap mengamankan tiga poin sempurna di pertandingan lanjutan BRI Liga 1 2024-2025.
Menang tipis dengan satu gol dari Flavio Silva di Pulau Dewata sudah lebih dari cukup untuk membuat tim asuhan Paul Munster menghirup udara lega sebelum jeda kompetisi. Kini mereka menempati peringkat kedua klasemen sementara, satu tingkat di bawah Borneo FC Samarinda.
Peluang untuk kembali bertengger di posisi puncak masih terbuka lebar, sebab Persebaya memiliki jumlah poin yang sama dengan skuad Pesut Etam, yakni 21. Namun meski tetap menunjukkan performa yang solid, Bajul Ijo tak lantas mengabaikan dua pemain andalannya.
Melansir ligaindonesiabaru.com, tim fisioterapis Bajul Ijo memusatkan perhatian penuh untuk memastikan pemulihan Ernando dan Malik Risaldi berlangsung dengan optimal. Bahkan saat rekan-rekannya menikmati libur di awal jeda kompetisi, kedua pemain berlabel Timnas Indonesia itu tetap menjalani pemulihan agar segera kembali pulih.
Keputusan tersebut juga diambil demi memastikan bahwa keduanya bisa pulih sepenuhnya tanpa ada resiko cedera panjang.
“Mereka tidak dibawah dalam away ke Bali untuk memastikan pemulihan mereka berjalan maksimal,” demikian rilis official klub melalui akun media sosialnya, Rabu (6/11/2024).
Sebagai informasi dua pilar Persebaya Surabaya ini mengalami cedera di pekan ke-9, tepatnya saat mereka menjalani pertandingan ketat menghadapi PSM Makassar. Ernando Ari mengalami cedera bahu, sedangkan Malik Risaldi cedera kaki.
Situasi ini jelas tidak menguntungkan. Sebab mereka tak hanya menepi dari starting line up klub, tetapi terpaksa absen membela Timnas Indonesia di kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga. Di mana skuad Garuda akan menjamu Jepang dan Arab Saudi.
Selain fokus pada aspek fisik, Persebaya Surabaya pun serius dalam memperhatikan segi mental para pemainnya. Bajul Ijo tengah menjajaki kerja sama dengan Dinas Psikolog Angkatan Laut (Dispasial) untuk memberikan pendampingan psikologis.
Hal ini menjadi bentuk komitmen tim dalam mempertahankan performa terbaik dan mampu bersaing di papan atas BRI Liga 1.
“Kita siap mendukung Persebaya Surabaya untuk mempersiapkan tim dan pemain, mengejar prestasi tertinggi,” kata Kepala Dinas Psikologi Angkatan Laut, Laksma Wisnu Agung Priyambodo.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Ekonomi Sirkular Jadi Solusi Atasi Sampah Menumpuk, Efisien Diterapkan?
-
Erick Thohir Ultimatum Timnas Indonesia Jelang Hadapi Mozambik, Ada Apa?
-
Less Waste Bukan Cuma Pilah Sampah, Pencegahan Hulu ke Hilir Masih Tabu?
-
Less Waste Hulu ke Hilir: Mengapa Pencegahan Sampah Harus Jadi Prioritas?
-
Masakan Sering Terbuang, Meal Planning Jadi Solusi Tepat?
Artikel Terkait
-
Hasil BRI Liga 1: Duo Striker Cetak Gol, Persija Jakarta Libas Madura United 4-1
-
BRI Liga 1: Juru Gedor Kurang Gacor, PSIS Semarang Punya Tugas yang Berat!
-
3 Pemain Asing Andalan yang Belum Tunjukkan Performa Terbaik di BRI Liga 1
-
BRI Liga 1: Bekuk Bali United, Strategi Khusus PSBS Biak Diungkap Pelatih
-
BRI Liga 1: Gacor di Level Asia, Madura United Bisa Redam Persija Jakarta?
Hobi
-
The Last Dance! Messi dan Ronaldo Berpotensi Jalani Piala Dunia Terakhir
-
Wajib Tahu! Ini 4 Perubahan Aturan yang Akan Diterapkan di Piala Dunia 2026
-
Motor 3 Roda? Harley-Davidson Perkenalkan CVO Street Glide 3 Limited 2026
-
Piala Dunia 2026 Disebut yang Terbesar Sepanjang Masa, Ini Alasannya!
-
Sejarah Baru! Piala Dunia 2026 Gebrak Dunia dengan 3 Tuan Rumah dan 48 Tim Peserta
Terkini
-
Menyusuri Lorong Rindu dalam Antologi Puisi Bertemu di Temaram
-
Tinggalkan Dunia Hiburan, Aktor Ahn Chang Hyun Pilih Jadi Pemadam Kebakaran
-
Krisis 1998 dan Pentingnya Kepemimpinan di Masa Sulit
-
Harga BBM Naik, Gaya Hidup Tetap Jalan: Tanda Pola Konsumtif Sulit Lepas?
-
Drakor The East Palace Tayang 17 Juli, Nam Joo Hyuk Jadi Pemburu Hantu