Indonesia belakangan ini bertransformasi menjadi negara yang cukup menyebalkan bagi dunia olah raga Vietnam. Pasalnya, di berbagai bidang olah raga, keberadaan Pasukan Merah Putih selalu saja membuat kubu Vietnam menjadi meradang.
Terbaru, kontingen Merah Putih kembali membuat luka bagi Timnas Vietnam dan pendukungnya di ajang Piala AFF 2024 yang berlangsung di Nakhon Ratchasima, Thailand. Menyadur laman aseanfootball.org, Timnas Futsal Indonesia berhasil menggulung Timnas Vietnam di partai final dengan skor dua gol tanpa balas.
Menyadur laman Suara.com pada Minggu (10/11/2024), dua gol kemenangan Timnas Futsal Indonesia tersebut disumbangkan oleh Muhammad Syaifulloh di menit ketujuh dan dilengkapi oleh Rizky Xavier. Alhasil, dua gol yang dicetak oleh Indonesia itu membuat Vietnam kembali merana setelah sebelumnya selalu menjadi pecundang saat bersua dengan Timnas Indonesia di cabang sepak bola.
Sekadar informasi, semenjak tahun 2017 lalu, persepakbolaan Vietnam memang telah bertransformasi menjadi salah satu yang paling pesat progressnya di daratan Asia. Maka tak mengherankan jika pada akhirnya, mereka pernah ditahbiskan sebagai negara dengan perkembangan sepak bola terbaik di Asia oleh AFC selaku induk sepak bola benua Asia.
Hal itu memang bukan sebuah hal yang mengada-ada. Pasalnya, setelah tahun 2017 tersebut, Vietnam selalu menjadi momok bagi negara-negara sekawasan, tak terkecuali Thailand dan Indonesia. Hingga pada puncaknya, mereka pun mampu merajai persepakbolaan kawasan Asia Tenggara dan hampir menyapu bersih seluruh event kejuaraan di berbagai level usia.
Namun sayangnya, kejayaan mereka mulai runtuh semenjak tahun 2023 lalu. Dan diakui ataupun tidak, aktor utama di balik keruntuhan prestasi mereka adalah Indonesia. Pasca digulung oleh Indonesia di babak semifinal pentas Sea Games 2023 Kamboja, di level-level lainnya pun mereka mengalami hal serupa.
Seperti yang dituliskan oleh laman Suara.com, Timnas Vietnam yang dulunya menjadi lawan berat bagi Indonesia, kini harus terjun bebas prestasinya setelah selalu dipecundangi Indonesia di berbagai event kelas benua seperti putaran final Piala Asia 2023, hingga babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Putaran Kedua lalu.
Sebagai pendukung Timnas Indonesia, tentunya kita berharap, apa yang terjadi kepada Vietnam bisa terus berlanjut. Pasalnya, kemapanan yang dalam beberapa tahun terakhir dibangung oleh Vietnam, kini mulai mampu dirobohkan oleh Indonesia, baik di persepakbolaan, maupun Futsal yang sejatinya masih satu rumpun olah raga dengan sepak bola.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Selaku Bapak-Bapak yang Kerap PP Rembang-Tuban, Saya Menaruh Kejengkelan terhadap Hal-Hal Ini!
-
Cerita Bapak-Bapak PP Rembang-Tuban: Mengapa Saya Selalu Mengelus Dada Setiap Melintas di Jalur Ini?
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan
-
Jadi Guru Pembimbing Sekaligus Juri adalah Dilema, Ibarat Sudah Kalah Duluan Sebelum Mulai Lomba
-
Emansipasi atau Eksploitasi? Menggugat Seremonial Tahunan untuk Kartini di Bulan April
Artikel Terkait
-
Timnas Indonesia Pincang Lawan Jepang, 2 Sosok Penting Dipastikan Absen
-
Timnas Indonesia U-22, Piala AFF 2024 dan Kebijakan Potong Generasi Jilid II Shin Tae-yong
-
Resmi! Kevin Diks Bela Timnas Indonesia Lawan Jepang
-
Krisis Gelandang Melanda Timnas Indonesia, Perlukah Menaturalisasi Pemain Baru?
-
Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Asia Futsal 2026!
Hobi
-
Bukan Hanya Pembalap, Tim Tech3 Juga Tentukan Nasib untuk Tahun 2027
-
Kepala Pundak Kerja Lagi, Karya Sal Priadi Jadi OST Monster Pabrik Rambut
-
Kesabaran Mulai Habis, Fabio Quartararo Tak Temukan Titik Terang di Yamaha
-
Atenx Katros Ubah Mio 2003 Jadi Motor Listrik, Tenaga Setara Motor 400 cc!
-
Marc Marquez Terpuruk, Aprilia Berpesta: Hanya Sementara atau Seterusnya?
Terkini
-
Gentrifikasi Piring: Saat Makan Murah Menjadi Barang Mewah
-
Lawan di Sungai, Kawan dalam Kehidupan: Mengintip Sisi Humanis Pacu Jalur
-
Mampu Bertahan Adalah Prestasi: Mengapa Kita Harus Berhenti Mengejar Puncak yang Salah
-
GTO Kembali! Takashi Sorimachi Jadi Eikichi Onizuka Lagi Setelah 28 Tahun
-
Jadi "Patrick Otak Besar": Strategi Survival Saat Gaji Habis Ditelan Harga Beras